Ekonomi dan Pembangunan

212 Mitra BPS Mimika Ikuti Pelatihan Sensus Pertanian 2023

Pelatihan ini dilakukan di Hotel Horison Ultima Timika

MIMIKA, BM

Sebanyak 212 mitra Badan Pusat Statistik (BPS) Mimika mengikuti Pelatihan Petugas Sensus Pertanian 2023 (ST 2023).

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Horison Ultima Timika, Senin (22/5/2023) dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Setda Mimika, Maria Rettob.

Diketahui, sensus pertanian (ST) tahun 2023 ini akan dilaksanakan pada bulan Juni hingga Juli mendatang.

Kepala BPS Kabupaten Mimika, Ouceu Satyadipura mengatakan tujuan pelaksanaan sensus pertanian yakni untuk memperbaiki data tentang petani di Mimika secara lengkap.

Setelah didapat profil petani imbasnya akan terhimpun data petani yang bagus dan lengkap dimana dapat digunakan menyusun kebijakan pemerintah.

Selain itu, melalui sensus ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Mimika.

“Jika kita temukan petani yang masih membuka usaha kecil-kecilan, tidak menutup kemungkinan pemerintah bisa memberikan bantuan untuk mengembangkan usaha mereka,”kata Ouceu.

Ouceu mengatakan sensus pertanian dilakukan setiap 10 tahun sekali, subsektor sensus pertanian tidak hanya menyasar pertanian tetapi juga perikanan, peternakan, perhutanan, budidaya tanaman hias, hortikultura, tanaman obat-obatan ataupun lainnya.

Ada 3 sensus yang dilakukan setiap 10 tahun sekali yakni sensus ekonomi untuk semua usaha dan sensus penduduk.

Ia menjelaskan, BPS Mimika telah menyiapkan pelaksanaan sensus dengan melakukan koordinasi dengan pihak terkait seperti Dinas Perikanan, Dinas Pertanian dan Pangan serta Dinas Komunikasi dan Informatika.

“Persiapan sendiri sudah kita lakukan, sekarang tinggal kita menuju implementasinya, sekarang kita sudah ditahap pelatihan untuk mitra-mitra yang akan melakukan sensusnya langsung ke lapangan,”ungkapnya.

Sementara, Staf Ahli Setda Mimika Maria Rettob dalam sambutan mengatakan, sensus pertanian dilaksanakan secara rutin di Indonesia setiap 10 tahun sekali sesuai undang-undang nomor 16 tahun 1997.

Sensus pertanian merupakan sensus yang bertujuan untuk mendapatkan data statistik pertanian yang lengkap dan akurat supaya diperoleh gambaran yang jelas tentang struktur pertanian di Indonesia.

Selain itu guna mendapat kerangka sampel yang dapat dijadikan landasan pengambilan sampel untuk survei-survei pertanian rutin tahun 2023 agar bisa memotret secara real keadaan pertanian yang ada di Kabupaten Mimika

"Saya juga berharap melalui pelatihan ini pemahaman petugas lapangan akan konsep dan definisi serta SOP lapangan akan lebih baik lagi," ungkapnya. (Shanty Sang)

Perjuangkan Sektor Wisata, Pj Bupati Mappi Temui Direktur Pemasaran Pariwisata Kemenparekraf RI

Pj Bupati Mappi, Michael R Gomar dan Direktur Pemasaran dan Pariwisata Kemenparekraf RI, Dwi Marhen

JAKARTA, BM

Dalam rangka pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Mappi, Provinsi Papua Selatan, Penjabat Bupati Mappi, Michael R. Gomar menemui Direktur Pemasaran dan Pariwisata Nusantara, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI, Dwi Marhen di Jakarta, Jumat (19/5/2023).

Pj Bupati mengatakan, pertemuan ini membahas pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Mappi karena Mappi memiliki potensi wisata alam yang sangat indah, sehingga perlu kolaborasi dan dukungan serta saran dan masukan dari pemerintah pusat dalam pengembangan sektor wisata.

“Kita sudah melakukan pertemuan dengan bapak Direktur Pemasaran dan Pariwisata. Banyak sekali langkah -langkah yang disampaikan guna pengembangan wisata di daerah. Setelah ini kita akan tindaklanjuti,”ungkap Gomar.

Setelah mendengar masukan dari Kemenparekraf, Pj Bupati akan mendorong semua OPD untuk terlibat aktif dalam pengembangan pariwisata, termasuk kepala distrik hingga kepala kampung.

“Peran serta semua pihak, kolaborasi yang baik dari tingkat kampung sampai kabupaten sangat diperlukan. Ke depannya ini akan menjadi atensi kami di Kabupaten Mappi,”tegasnya.

Direktur Pemasaran dan Pariwisata Nusantara, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI, Dwi Marhen menyebutkan, pemerataan pembangunan tidak harus melalui pembangunan infrastruktur namun hal itu juga bisa dilakukan melalui pengembangan sektor pariwisata.

Pengembagan sektor ini dapat dilakukan melalui kreatifitas masyarakat dengan mempromosikan wisata yang ada di kampung/desa dan kecamatan hingga di kabupaten.

"Pemerinta daerah harus berperan aktif dalam pengembangan sektor pariwisata sebagaimana arahan dari Presiden Joko Widodo untuk melakukan kampanye, Bangga Berwisata di Indonesia," ujarya.

Dwi menyebutkan, Program Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) untuk mendorong minat dan kebanggaan masyarakat Indonesia dalam mendorong perjalanan wisatawan nusantara dengan target 1,2 – 1,4 miliar pada tahun 2023.

Ha ini dilakukan melalui penguatan promosi, pengembangan destinasi, dan peningkatan jumlah event terintegrasi antara pemerintah, BUMN, asosiasi dan swasta, serta menyasar kelompok masyarakat usia muda dan dewasa.

"Untuk itu di Kabupaten Mappi perlu disiapkan beberapa agenda agar kita bisa melakukan kunjungan kesana. Karena pariwisata ini adalah bisnis kebahagiaan,”tegasnya.

Dwi menuturkan, peran serta pemerintah dan masyarakat sangat penting dalam mendukung pariwisata di daerah termasuk optimaliasi penggunaan media sosial (medsos) guna mempromosikan wisata di daerah tersebut.

*Dinas terkait khususnya dinas pariwisata wajib memiliki akun media sosial seperti YouTube, Instagram dan Twitter. Ini sebagai salah satu wadah untuk melakukan promosi. Dengan membuat konten video kreatif agar bisa diakses oleh masyarakat umum serta mengetahui potensi wisata diwilayah tersebut,”pungkasnya. (Red)

Belum Tera Ulang, Beberapa Pertashop di Mimika Sudah Beroperasi


Pertashop di Jalan Yos Sudarso, Mimika

MIMIKA, BM

Sejak beberapa tahun belakangan, Pertamina Shop atau Pertashop mulai menjamur di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika mencatat, saat ini ada sebanyak 13 Pertashop yang tersebar di beberapa titik Kota Timika.

"Dari jumlah itu, semuanya belum kita tera ulang, tapi ada beberapa yang sudah beroperasi menjual bahan bakar," ujar Suharso, Kepala Bidang Metrologi dan Perlindungan Konsumen saat ditemui di SP5, Timika, pada Selasa (23/5/2023).

Menurutnya, setiap Pertashop yang beroperasi seharusnya dilakukan tera ulang guna menjamin hak perlindungan terhadap konsumen dalam membeli bahan bakar.

"Sampai sekarang, belum ada satu pun (Pertashop) yang melakukan pengajuan ke kita untuk kita tera ulang," ungkapnya.

Suharso berharap para pemilik dari setiap Pertashop yang ada Mimika bisa segera mengajukan permohonan agar dilakukan tera ulang.

"Walaupun alatnya itu baru, tetap harus ditera dulu. Makanya kami menunggu mereka untuk segera ajukan ke kami untuk selanjutnya kami tera ulang timbangannya," pungkasnya.

Pantauan media Beritamimika.com, sejauh ini setidaknya ada tiga Pertashop sudah beroperasi, yakni Pertashop di Jalan Yos Sudarso, di Jalan Budi Utomo Ujung, dan di Kawasan Pomako.

Abdurrahman, suami dari pemilik Pertashop di Jalan Yos Sudarso mengaku belum mengetahui persis prosedur tera ulang.

Pemahamannya selama ini bahwa pihak Disperindag yang bakal mendatangi setiap pedagang untuk dilakukan tera ulang.

"Saya belum tahu kalau tera ulang itu kita pedagang yang ajukan. Saya pikirnya, mereka (Disperindag) yang datang sendiri untuk lakukan itu," ujarnya saat ditemui pada Selasa (23/5/2023) sore.

"Seperti macam di pasar itu kan saya lihat biasanya tukang tera yang datang untuk periksa semua timbangan di toko-toko. Jadi, selama ini kita juga menunggu tukang teranya datang," imbuhnya.

Abdurrahman mengatakan dalam waktu dekat pihaknya akan menghubungi Disperindag untuk melakukan pengajuan tera ulang.

"Saya baru tahu seperti ini jadi kami akan segera ajukan. Kemarin-kemarin kami belum tahu bahwa harus ajukan. Barang ini pun datang dari Jawa belum pernah kita bongkar-bongkar segala macam," tuturnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa Pertashop milik istrinya ini sudah beroperasi selama setahun. Setiap harinya, sebanyak 400 sampai 500 liter dapat terjual.

"Kalau di SPBU itu sudah habis, kita bisa laku segitu. Tapi tidak tentu juga. Kalau kita isi stok biasanya dua kali seminggu," tutupnya. (Endy Langobelen)

BERITA EKONOMI & PEMBANGUNAN

Top