Budaya

Hari Noken Sedunia : Manfaatkan Media Sosial Untuk Promosi ke Luar Mimika

Salah satu mama memamerkan hasil kerajinannya

MIMIKA, BM

Dalam rangka memperingati Hari Noken Sedunia yang jatuh pada 4 Desember, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Mimika gelar Expo Festival UMKM, Kamis (4/12/2025) hingga Sabtu (6/12/2025) di pelataran Graha Eme Neme Yauware.

Nampak stand-stand didominasi dengan hasil kerajinan noken dari Mama-mama terutama dari pegunungan dan pesisir.

Selain noken, ada juga rajut pakaian dari kayu dan aksesoris serta stand kopi.

Bupati Mimika Johannes Rettob merasa prihatin karena kurangnya promosi sehingga acara nampak sepi.

Ia berpesan agar memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan noken untuk menjangkau masyarakat di luar Mimika.

“Hari ini adalah Hari Noken Sedunia. Kita prihatin sekali, kenapa tidak kemas dan publikasikan dengan baik sehingga orang mau datang,” katanya.

“Kita sudah punya Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) yang diberikan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham),” lanjutnya.

Bupati JR menambahkan, ada empat merk noken yang dipatenkan dan tidak bisa diberikan kepada yang lain. Ini menjadi suatu kebanggan bagi Papua secara keseluruhan, khususnya Mimika.

“Sudah punya sertifikasi, ini yang harus kita jaga, harus berusaha bagaimana ini bisa kita jual,” tandasnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Mimika Samuel Yogi menyampaikan perlu kerjasama antar para pelaku UMKM dan lintas organisasi perangkat daerah (OPD) untuk dapat membangkitkan UMKM.

“Mari kita sama-sama membangkitkan UMKM bersama kepemimpinan bupati dan wakil bupati. Mari kita sama-sama bersatu mengembangkan UMKM yang ada di Mimika,” pungkasnya. (Elfrida Sijabat)

Mimika Tuan Rumah, Bupati John Ajak Masyarakat Sukseskan Pesparani II Papua Tengah

Bupati Mimika Johannes Rettob foto bersama panitia usai menyambut kedatangan peserta di Bandara Mozes Kilangin

MIMIKA, BM

Kabupaten Mimika menjadi tuan rumah perhelatan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik II Papua Tengah.

Sebagai tuan rumah, Bupati Mimika Johannes Rettob mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menyukseskan pagelaran tersebut yang diselenggarakan pada 2-6 Desember 2025.

Opening ceremony akan dilaksanakan di GOR Futsal hari ini Selasa (2/12/2025) dan diikuti oleh 5 peserta yang dipastikan ikut yakni Puncak, Deiyai, Dogiyai, Nabire dan Mimika.

5 kabupaten tersebut akan berlaga untuk 13 kategori lomba yakni yakni cerdas cermat rohani, bertutur kitab suci untuk kategori anak dan remaja, mazmur kategori anak, remaja dan dewasa.

Selain itu juga, paduan suara anak, paduan suara remaja, paduan suara pria, paduan suara wanita dan paduan suara campuran dewasa.

Untuk Paduan Suara akan dilaksanakan di GOR Futsal SP5. Sementara untuk Mazmur Kategori anak, remaja dan dewasa akan dilaksanakan di Gereja Katolik Katedral Tiga Raja.

Tak ketinggalan kategori lomba Cerdas Cermat Kitab Suci akan digelar di Aula Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

Bupati Mimika kepada awak media Senin (1/12/2025) berharap setelah Mimika mendapatkan penghargaan Harmony Award dapat menjadi tuan rumah yang baik dan dapat menjaga keharmonisan serta rasa solidaritas antar agama yang ada di Mimika.

“Pesparani adalah kegiatan pesta milik Katolik tetapi panitia yang terlibat didalamnya berasal dari seluruh agama,” katanya.

Bupati John menargetkan Mimika dapat keluar sebagai juara umum.

“Saya berharap semua even-even yang ada di Mimika bisa membawa dampak untuk Mimika saya harap juga UMKM bisa bekerja sama dengan panitia sehingga dapat menambah perekonomian masyarakat,” harapnya. (Elfrida Sijabat)

Bupati JR Resmikan Vihara Bodhi Mandala, Ada Momen Menarik Iringi Proses Peresmiannya

Bupati Mimika Johannes Rettob saat menandatangani prasasti

MIMIKA, BM

Bupati Mimika Johannes Rettob meresmikan Vihara Bodhi Mandala pada Senin (1/12/2025) di Jalan Irigasi.

Setelah menerima penghargaan HARMONY AWARD dari Kementerian Agama Republik Indonesia Sabtu (29/11/2025), Bupati Mimika kembali dan tiba di Bandara Mozes Kilangin Senin (1/12/2025) dengan membawa pulang dua piala penghargaan kebanggaan Mimika yakni peringkat pertama “Kinerja Terbaik Pemerintah Derah Tingkat Kabupaten’ dan peringkat kedua ‘FKUB Inspiratif Tingkat Kabupaten’.

Kedatangannya disambut sukacita oleh istri Ny. Susy Herawaty Rettob yang juga sebagai Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Mimika beserta masyarakat Mimika yang sudah menanti di pintu Kedatangan bandara.

Setelah itu, Bupati Mimika Johannes Rettob didampingi Ny. Susy Rettob dan rombongan langsung menuju Vihara Bodhi Mandala untuk meresmikan tempat ibadah umat Buddha tersebut.

Vihara Bodhi Mandala dibangun empat tahun lalu diatas tanah seluas 9584 meter persegi dan mampu menampung hingga 150-200 orang.

Suasana yang menenangkan begitu terasa ketika memasuki tempat doa ini. Patung Buddha bersila yang dapat kita ditemui di Vihara ini didatangkan langsung dari Tiongkok dan terbuat dari marmer dengan tinggi 3 meter.

Menariknya, peletakan batu pertama Vihara ini dilaksanakan oleh Johannes Rettob yang saat itu menjabat sebagai Wakil Bupati dan bertepatan dengan momen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi).

Kini, peresmiannya dilaksanakan juga oleh Johannes Rettob yang kini menjabat sebagai Bupati Mimika serta bertepatan dengan momen Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) II.

Patung Buddha bersila di Vihara Bodhi Mandala

Bupati Mimika Johannes Rettob dalam sambutannya mengatakan ia langsung datang dari bandara dan langsung meresmikan Vihara untuk memberikan suatu rasa semangat dan kebersamaan karena Mimika meraih dua penghargaan dan penghargaan itu untuk seluruh umat beragama yang ada di Kabupaten Mimika.

Dimulai dari Vihara Bodhi Mandala, selanjutnya penghargaan tersebut akan diantar secara bergilir kepada agama lain seperti Kristen, Katolik, Islam dan Hindu.

“Penghargaan ini kita jaga. Apa yang sudah ‘distempel’ (diakui-red) bahwa Mimika betul-betul daerah terharmoni di Indonesia. Kita hidup rukun dan damai semua suku bangsa. FKUB besok dibawa ke Pemda, sesudah itu kita kunjungi dengan semua agama dijadwalkan setelah itu akan dibangun Tugu Harmony,” katanya.

Bupati JR juga merasa bangga bahwa di Mimika telah hadir satu tempat ibadah representatif yang mana dibangun secara swadaya.

“Saya mulai mengikuti ini sejak peletakan batu pertama waktu masih hutan belantara, sekarang kita lihat dengan kondisi ini. Artinya, bahwa umat beragama juga ikut serta membangun dalam infrastruktur, ini luar biasa,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Ketua Panitia Pembangunan Vihara Bodhi Mandala, Steven Tan mengucapkan selamat atas pencapaian prestasi yang telah diraih oleh Kabupaten Mimika.

“Selamat dan sukses atas penghargaan HARMONY Award sebagai Kinerja Terbaik Pemerintahan Daerah dan FKUB Inspiratif Indonesia. Sungguh sebuah kebanggaan bagi kami, bapak bupati baru turun dari pesawat langsung kesini untuk menyempurnakan penyelenggaraan ini. Terimakasih kepada bapak bupati, ibu dan rombongan,” ucapnya.

“Semoga berkah kesehatan, usia panjang, kebahagiaan, kesejahteraan, keharmonisan kerukunan berlimpah kepada kita semua. Semoga semua hidup berbahagia,” harapnya.

Sebelum peresmian Ketua Panitia Pembangunan Steven Tan menyerahkan cenderamata kepada Bupati Mimika Johannes Rettob.

Bupati JR kemudian menandatangani prasasti sebagai tanda peresmian berdirinya tempat ibadah Vihara Bodhi Dharma di Mimika. (Elfrida Sijabat)

Top