Politik & Pemerintahan

Persiapan Upacara HUT RI-80, 57 Anggota Paskibra Dikukuhkan

Bupati Mimika Johannes Rettob memberikan selamat kepada anggota Paskribaka setelah dikukuhkan

MIMIKA, BM

Upacara memperingati HUT RI ke-80 tahun 2025 yang akan digelar Minggu besok (17/08/2025), sebanyak 57 pelajar yang terpilih sebagai anggota Paskibra tingkat Kabupaten Mimika dikukuhkan.

57 anggota Paskibraka ini dikukuhkan oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob di gedung Eme Neme Yauware,Sabtu malam (16/08/2025).

Pengukuhan Paskibraka yang ditandai dengan pengucapan ikrar Paskibra oleh seluruh anggota Paskibraka, prosesi penciuman bendera Merah Putih. Kemudian pernyataan pengukuhan oleh Bupati Mimika dan penyematan pin lencana Paskibraka serta pemasangan tali kendit berwarna hijau.

Anggota Paskibra yang dikukuhkan ini terbagi dalam dalam dua tim, yakni tim pagi dan tim sore.

"Atas nama pribadi, masyarakat dan pemerintah Kabupaten Mimika, kami mengucapkan selamat atas terpilihnya anak-anakku sekalian sebagai pasukan pengibar bendera sang merah putih tingkat Kabupaten Mimika tahun 2025," kata Bupati Mimika, Johannes Rettob dalam amanatnya.

Disampaikan Bupati, terpilih menjadi anggota Paskibraka tentunya merupakan putra-putri terbaik Kabupaten Mimika yang telah dinyatakan lulus seleksi dengan berbagai proses dan tahapan yang harus dilalui.

"Dengan terpilihnya kalian sebagai anggota Paskibraka menunjukkan bahwa kalian dinilai memiliki kemampuan dan persyaratan sebagai anggota Paskibraka, berupa ketahanan fisik yang prima, postur tubuh yang sesuai, mental dan moralitas yang baik, serta disiplin yang tinggi,"ujar Bupati John.

Kata Bupati John, tugas yang kalian jalankan ini tentunya merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi orang tua, dikarenakan putra-putrinya mendapatkan kesempatan dan kepercayaan untuk menunaikan suatu tugas yang mulia.

"Satu hal yang perlu senantiasa ditanamkan, bahwa misi Paskibraka tidak boleh berhenti pada momentum peringatan ulang tahun Republik Indonesia ini saja, namun jiwa nasionalisme dan patriotisme,kepeloporan serta kepemimpinan yang terbentuk harus mampu
djiwai dan terus diimplementasikan dalam perilaku kehidupan sehari-hari,"katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Mimika juga memberikan apresiasi kepada para pembina, pamong, pelatih, tim medis dan panitia atas segala usaha serta kesungguhan dalam membimbing, membina selama proses pendidikan dan pelatihan putra-putri terbaik Kabupaten Mimika.

"Apabila selama proses tersebut ada kesalahan ataupun kekeliruan, hal tersebut bukanlah hal yang disengaja akan tetapi untuk suksesnya kegiatan ini semoga dapat dijadikan pembelajaran untuk lebih baik lagi di masa yang akan datang,"ucap Bupati John.

Tak lupa juga Bupati Mimika berpesan kepada anggota Paskibraka untuk selalu mengemban amanah dan kepercayaan yang telah diberikan oleh keluarga, masyarakat dan pemerintah Kabupaten Mimika.

"Keberhasilan dan kesuksesan kalian dalam mengibarkan dan menurunkan sang
merah putih merupakan tugas yang tidak mudah, namun kami optimis anak-anakku sekalian dapat menunaikan tugas tersebut dengan baik dan sukses," pesan Bupati John. (Ignasius Istanto)

Karnaval Budaya di Miktim Meriahkan HUT RI dan Sambut Hari Jadi Mapurujaya

Wakil Bupati Emanuel Kemong saat melepas peserta Karnaval Budaya

MIMIKA, BM

Antusias masyarakat dari kelompok anak-anak hingga orang dewasa mengikuti karnaval budaya yang dilaksanakan di wilayah Mimika Timur pada Senin (18/08/2025).

Pantauan wartawan dilapangan, para peserta yang terdiri dari kelompok anak-anak, baik tingkat TK sampai SMA/SMK, juga kelompok dewasa, diantaranya masyarakat sekitar dan instansi terkait.

Setiap peserta menampilkan keunikan dan ciri khas masing-masing sehingga menambah semarak suasana.

Meskipun hujan deras mengguyur di pertengahan acara, semangat peserta tidak luntur. Barisan parde tetap rapi, dan langkah kaki terus maju mengikuti rute yang dimulai atau star dari kompleks inkubator jalan poros Mapurujaya hingga finis di halaman Kantor Distrik Mimika Timur.

Karnaval budaya dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-80 dan menyambut HUT Mapurujaya ke -49 ini secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong dengan didampingi Kepala Distrik Mimika Timur Bakri Athoriq.

Hadir juga anggota DPRD Mimika Asri Akkas dan
Hj. Rampeani Rachman serta tamu undangan lainnya.

"Saya ucapkan terimakasih banyak kepada panitia dan juga peserta karnaval, walaupun cuaca tidak mendukung tapi antusias sehingga kegiatan karnaval dalam merayakan HUT RI dan menyambut HUT Mapurujaya ke-49 tetap berjalan,"ucap Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong dalam sambutannya sebelum melepas peserta karnaval.

Hal yang sama juga disampaikan Kepala Distrik Mimika Timur Bakri Athoriq bahwa karnaval ini selain merayakan HUT RI ke-80, juga merupakan rangkaian menyambut HUT Mapurujaya ke-49.

"Untuk HUT Mapurujaya ini puncaknya besok tanggal 19 Agustus. Jadi dengan usia ke-49 ini kita lihat pembangunan diwilayah Miktim sudah merata baik ditingkat pendidikan, kesehatan maupun infrastruktur," ujarnya.

Disampaikan Kadistrik Miktim bahwa untuk peserta karnaval itu ada 84 kelompok dengan jumlah 1091 orang.

"Jadi didalam karnaval budaya ini para peserta diberikan nomor undian untuk doorprize. Setelah itu akan dilakukan prosesi adat dari siang hingga pagi hari, dan besoknya itu merupakan acara puncaknya," katanya. (Ignasius Istanto)

Pertumbuhan Penduduk Mimika Didominasi Migrasi, GDPK 2025–2045 Jadi Kompas Pembangunan

Penyerahan dokumen GDPK

MIMIKA, BM

Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) 2025-2045 adalah sebuah dokumen perencanaan jangka panjang yang berfungsi sebagai peta jalan dalam mengarahkan kebijakan kependudukan di daerah.

GDPK Mimika memuat lima pilar utama yakni, pengendalian kuantitas penduduk, peningkatan kualitas penduduk, pembangunan keluarga, penataan mobilitas dan persebaran penduduk, serta penguatan basis data kependudukan.

Dokumen ini akan diintegrasikan ke dalam RPJPD, RPJMD, dan perencanaan sektoral, serta akan diusulkan menjadi Peraturan Daerah pada 2025.

Bupati Mimika Johannes Rettob dalam sambutannya mengatakan dokumen ini digadang menjadi kompas kebijakan daerah untuk memanfaatkan peluang bonus demografi yang diproyeksikan memuncak pada 2030–2035.

GDPK bukan sekadar dokumen teknis, melainkan kerangka strategis yang memandu semua kebijakan agar berpusat pada penduduk. Mimika mempunyai waktu 5–10 tahun untuk memanfaatkan bonus demografi. Semua kebijakan, infrastruktur, dan kelembagaan harus siap agar peluang ini tidak terbuang sia-sia.

"Berdasarkan proyeksi GDPK, laju pertumbuhan penduduk Mimika pada 2025–2045 berada pada tingkat rendah, dengan angka kelahiran dan kematian yang sangat rendah. Pertumbuhan justru dipicu oleh arus migrasi masuk,"kata Bupati John.

Bupati John mengatakan, di Mimika penduduk justru tidak bertambah di lokal, tapi justru datang dari luar, berdasarkan hasil study. Struktur penduduk saat ini memasuki usia dewasa dan produktif, bahkan cenderung menuju struktur tua.

"Dinamika kependudukan pada masa depan oleh faktor migrasi dan banyak kelahiran, ini yang menjadi dasar pembangunan kebijakan-kebijakan pemerintah kedepan,”ujar Bupati John dalam Lauching dan Seminar Eksekutif Grand Desain Pembangunan Kependudukan (GDPK) Kabupaten Mimika Tahun 2025-2045 oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB, Di Hotel Horison Ultima, Rabu (13/8/2025)

Menurutnya, dokumen ini sangat penting sehingga dapat dibuat dalam peraturan daerah. Konsepnya akan dibuat dulu kemudian disampaikan kepada DPRK untuk ditetapkan sebagai peraturan daerah.

Salah satu konsep unggulan yang diusung adalah 'Membangun Kampung Rasa Kota' adalah memastikan kampung memiliki layanan dasar, infrastruktur, dan fasilitas sosial setara perkotaan, tanpa menghilangkan identitas lokal.

Konsep ini terhubung dengan visi “Membangun dari Kampung ke Kota” untuk menciptakan pusat pertumbuhan baru yang inklusif dan berdaya saing.

"Mulai tahun ini Pemkab Mimika akan menyusun profil kependudukan 10 kampung percontohan. Data ini akan menjadi dasar kebijakan berbasis bukti, mencakup seluruh 133 kampung secara bertahap,"ungkapnya. (Shanty Sang)

Top