Pemda Mappi Tekan Inflasi Daerah Dengan Cara Ini


Suasana operasi murah


MAPPI, BM

Pemerintah Daerah Kabupaten Mappi melalui Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM, bekerja sama dengan pelaku usaha, TP-PKK dan Dharma Wanita di Kota Kepi, menggelar Operasi Pasar Murah di halaman kantor Diistrik Obaa.

Rilis yang diterima BM, operasi pasar murah dilakukan pada Senin (26/9/2022) dan dibuka secara langsung oleh Penjabat Bupati Mappi, Michael R. Gomar.

Michael R. Gomar dalam sambutannya mengatakan, kegiatan operasi pasar murah dilakukan dalam rangka menindaklanjuti arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk pengendalian inflasi serta stabilitas harga sembako dan ketahanan pangan.

“Kegiatan ini dilaksanakan atas dukungan dari (Tim Pengendali Inflasi Daerah) TPID serta satgas pangan dan pelaku usaha untuk melakukan pengawasan dan pengendalian inflasi di Kabupaten Mappi," ungkapnya.

Lanjut PJ Gomar, Pemda Mappi berharap operasi pasar murah ini dapat memberikan harga terjangkau pada masyarakat secara umum untuk dapat dibeli, terutama untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga masing-masing.

Menurutnya, operasi pasar murah ini terbuka bagi seluruh masyarakat termasuk PNS, TNI/ Polri dan lainnya yang diprogramkan
untuk dilaksankaan secara berkelanjutan dalam rangka menyambut hari-hari besar keagamaan.

Gomar juga menegaskan bahwa satgas pangan akan melakukan pengawasan pada pelaku usaha untuk menjaga stabilitas harga sembako serta ketahanan pangan yang tersedia dan terjangkau oleh masyarakat untuk pengendalian inflasi di Kabupaten Mappi.

“Memang komoditi yang dijual saat ini masih sangat terbatas dalam jumlah dan jenis komoditi barang, tetapi kedepannya diharapkan beberapa jenis barang yang menjadi kebutuhan masyarakat bisa tersedia dengan harga yang terjangkau," ujarnya.

"Harapan kita bersama, kegiatan operasi pasar murah ini bermanfaat bagi kita semua dalam kondisi kehidupan saat ini sehingga dapat memenuhi kebutuan dalan rumah," harapnya.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM Kabupaten Mappi, Agus H. Nasikin menambahkan, bahwa respon pelaku usaha sangat baik. Hal ini dapat dilihat dengan partisipasi yang mereka tunjukan.

“Produk yang dijual ini memang dibawah harga toko (promo), sedangkan minyak goreng ini sesuai dengan harga pemerintah. Kita sediakan 13.000 liter. Harga minyak goreng Rp 13.000 per liter, gula pasir Rp. 15.000 per kilogram, beras lokasi Rp. 12.000 per kilogram, supermie rasa soto Rp. 14.000 per 5 bungkus, garam 10.000 per kilogram dan kopi senang Rp. 4.000 per bungkus,” jelasnya.

Operasi pasar murah ini mendapat respon positif dari masyarakat karena sangat membantu mereka dalam mendapatkan
bahan pokok dengan harga yang terjangkau.

“Kami senang apalagi harga barang sekarang ini mulai mahal, tapi pemerintah buat pasar murah begini dan ini sangat membantu kami,”ungkap Remon.

Sementara itu, Sunandi warga kota Kepi juga mengaku senang dengan dilaksanakannya operasi pasar oleh Pemerintah Daerah Mappi.

“Keadaan masyarakat sekarang ini agak susah dengan tingginya harga barang tetapi melalui pasar murah ini kami sangat terbantu. Kalau bisa tidak hanya kali ini saja tetapi pasar murah ini sering -sering dilaksanakan biar bisa membantu kami masyarakat kecil,”harapnya. (Red)

Top