Distrik Kuala Kencana Kini Miliki Website Sendiri Guna Permudah Pelayanan

Launching website milik Distrik Kuala Kencana
MIMIKA, BM
Guna mempermudah pelayanan informasi bagi masyarakat maupun stakeholder lainnya di Mimika, Distrik Kuala Kencana membuat website sendiri.
Website Distrik Kuala Kencana secara resmi di launching oleh Staf Ahli Bidang Politik Hukum dan Pemerintahan Setda Mimika, Simon Motte yang berlangsung di Aula Distrik Kuala Kencana, Kanis (16/12).
Simon Motte dalam sambutannya mengatakan, kabupaten ini sudah terbentuk sejak tahun 1996 sebagai kabupaten administratif yang mana bupati karatekernya Drs Titus Potereyau yang ditarik dari Biak yang waktu itu menjabat sebagai kepala Dispenda.
"Dalam proses perjalanan hampir 17 tahun ada dinamika-dinamika, ada suka duka untuk kita membangun kabupaten ini dulu mulai dengan 4 distrik kemudian naik jadi 8, naik lagi 12 dan sekarang sudah 18 termasuk Distrik Kuala Kencana," ujarnya.
Simon mengatakan, seiring berjalannya pemerintahan ini, akhirnya banyak perubahan yang terjadi di Kabupaten Mimika.
Pemerintahan di bawa kepemimpinan Bupati Eltinus Omaleng dan Wakil Bupati Johanes Rettob mempunyai visi dan misi terwujudnya Mimika yang cerdas, aman, damai dan sejahtera.
"Yang kita bicara pertama cerdas salah satunya adalah website yang kita launching hari ini, bagaimana peran pemerintahan terhadap masyarakat. Tujuannya agar masyarakat semakin mudah dilayani," ungkapnya.
Sebagai salah satu bentuk apresiasi penyelenggaraan pemerintahan kepada masyarakat, Kabupaten Mimika berapa waktu lalu menerima penghargaan Smart Governance dari Kemenkominfo RI.
"Kenapa Mimika terpilih, karena sekarang itu salah satu pengurusan KTP sudah terjangkau sampai di distrik-distrik jauh. Bahkan, ada banyak inovasi yang dikeluarkan dalam pengurusan dokumen kependudukan untuk permudah masyarakat," ungkapnya.
Simon Motte mengatakan dalam pemerintahan ada sistem yang berbeda di tiap OPD namun saling berhubungan yakni E-ktp (dukcapil), e-budgeting (keuangan), E-planning dan e-monitoring, di Dispenda ada Simpa(bappeda) dan SAPK (kepegawaian).
"Mungkin kedepan website ini juga akan diaplikasikan masuk ke akun masing-masing kepala kampung, supaya mereka bisa melihat jumlah penduduk serta apa yang sudah mereka buat dan bangun untuk masyarakat," terangnya.
Dengan hadirnya website ini, masyarakat pada akhirnya tidak lagi ke kantor distrik namun mereka bisa memperoleh i firmasi secara langsung melalui ha dphone mereka.
"Ini merupakan terobosan luar biasa dari distrik. Saya harap kepala distrik lain dan lurah harus mendukung apa yang sudah dimulai oleh Kepala Distrik Kuala Kencana. Webiste ini untuk membantu kita semua dan mengupdate semua perubahan yang terjadi," tuturnya.
Sementara Sekretaris Distrik Kuala Kencana, Lenny Tonglo menjelaskan bahwa Website ini dimaksudkan sebagai sarana publikasi untuk memberikan informasi dan gambaran tentang potensi Distrik Kuala Kencana serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat untuk mengakses informasi.
"Kami sudah buat website ini sejak bulan September 2021, kami turun lapangan mengambil data dan bekerja sama dengan kepala kampung dan lurah dan kami garap sampai bulan November kemarin hingga kami membuat linknya," jelasnya.
"Jadi yang ingin mendapat informasi bisa di ketik di google dan ketik saja Distrik Kuala Kencana maka akan tampil website dan semua informasinya," katanya.
Dikatakan, di dalam website ini terdapat beberapa fitur tentang syarat-syarat membuat ijin usaha, jual beli tanah, keterangan ahli waris dan lain-lain.
"Ketika di klik akan muncul langsung apa yang ingin di cari dan persyaratannya apa saja. Dari pada datang ke Kantor Distrik Kuala Kencana hanya untuk lihat persyaratan pembuatan surat-surat kan lebih baik di cek saja di handphone. Sekarang sudah lebih mudah," ungkapnya. (Shanty)





























