11 SPPG Ditutup Sementara, Satgas MBG Mimika Perketat Pengawasan
Ketua Satgas MBG Mimika, Emanuel Kemong
MIMIKA, BM
Sebanyan 11 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan atau ditutup sementara.
Pasalnya, penutupan sementara SPPG tersebut lantaran masalah Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
Ketua Satgas MBG Mimika, Emanuel Kemong mengatakan, bahwa pihaknya akan lebih memperketat pengawasan terhadap SPPG yang masih beroperasi agar hal yang dialami 11 SPPG tersebut tidak akan terulang lagi.
"Kami akan perketat pengawasannya lagi dengan tujuan untuk memastikan kualitas gizi, kebersihan dan keamanan makanan bagi siswa yang menerima," katanya.
Emanuel menuturkan pencabutan status pemberhentian sementara hanya dapat dilakukan setelah pihak SPPG menyerahkan bukti perbaikan dan dokumen pendukung yang sah, serta telah diverifikasi oleh Direktorat Pemantauan dan Pengawasan Wilayah III.
Sementara itu, Kepala Regional BGN Papua Tengah Nalen Sitomorang mengatakan, untuk SPPG yang di suspend itu ada 11, dan itu sifatnya berhenti sementara bukan berhenti permanen.
"Berhenti sementara sampai mitra atau yayasan memperbaiki, kemudian kita akan cek. Jika sudah memenuhi prosedur dan syarat maka akan dibuka kembali SPPGnya," jelas Nalen.
Kesebelas SPPG ini mayoritas masalahnya hanya pada IPAL. Jika, masalah IPAL telah diperbaiki maka SPPG tersebut dapat beroperasi kembali.
"Selain kita memberikan makanan bergizi gratis kita juga harus menciptakan lingkungan yang sehat," pungkasnya. (Shanty Sang)





























