Olah Raga

Tim Basket Korpri Papua Tengah Resmi Dilepas Mengikuti Kejuaraan Basket Zona Indonesia Timur

Tim Basket Korpri Papua Tengah mendengarkan arahan dari Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Mimika, Hendritte Tandiono, Senin (6/3/2023)

MIMIKA, BM

Tim Basket Korpri perwakilan Provinsi Papua Tengah resmi dilepas untuk mengikuti ajang kejuaraan basket zona Indonesia Timur di Makassar, Sulawesi Selatan.

Pelepasan tim basket tersebut dipimpin oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Mimika, Hendritte Tandiono, di halaman Kantor Pusat Pemerintahan Mimika, Jalan Poros SP3, Timika, Papua Tengah, Senin (6/3/2023).

"Atas nama Pemerintah Papua tengah, Pemerintah Kabupaten Mimika, Kabupaten Intan Jaya, dan Kabupaten nabire, hari ini Senin tanggal 6 maret 2023, kami melepaskan Tim Basket Korpri yang luar biasa ini untuk bertanding di Makassar dalam kegiatan lomba basket zona Indonesia Timur," ujar Hendritte.

Kepada para pemain, Hendritte berharap dapat bertanding dengan baik untuk meraih kemenangan dari lomba tersebut.

"Bertandinglah dengan baik. Jagalah kesehatan selama di sana, dan jagalah nama Provinsi Papua Tengah dengan nama kabupaten Mimika, Intan Jaya dan Nabire," tuturnya.

Sementara kepada Manajer Tim Basket Korpri Papua Tengah, Hendritte berpesan agar dapat selalu mengawasi para pemain dengan baik.

"Sekalipun ini semua sudah orang tua, tetapi bapak selaku manajer, saya harap menjadi tanggung jawab bapa sampai mereka kembali dengan jumlah 13 orang yang sama," pesannya.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa kehadiran Tim Basket Korpri Papua Tengah pada ajang ini merupakan pemenuhan atas undangan langsung dari Gubernur Sulawesi Selatan.

Hendritte juga menjelaskan bahwa para pemain yang terpilih untuk mewakili Provinsi Papua Tengah berasal dari tiga kabupaten, yakni Kabupaten Mimika, Nabire, dan Intan Jaya.

"Mimika ditunjuk yang paling banyak. Untuk itu saya mewakili pimpinan Pemerintah Kabupaten Mimika mengucapkan selamat atas terpilihnya bapak-bapak untuk membawa nama Provinsi Papua Tengah ke kejuaraan lomba basket zona Indonesia Timur di makassar. Selamat berlomba dan semoga menang," pungkasnya. (Endy Langobelen).

Kejuaraan Sepakbola Tingkat SMP Akan Diadakan di Timika

Kadis Disparbudpora Mimika, Jacob Toisuta

MIMIKA, BM

Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Mimika pada tahun ini akan mengadakan kejuaraan sepakbola di Tingkat SMP untuk mencari bibit unggul bagi pengembangan sepakbola di Mimika.

Kepala Disparbudpora Mimika Jacob Toisuta mengatakan bahwa kejuaraan tersebut nantinya akan digelar di Stadion Imipi Wania SP1, Kamoro Jaya Distrik Wania.

Dengan diadakan kejuaraan ini nantinya akan disaring 18 pemain untuk mengikuti TC berjalan pembinaan usia dini.

“Pada tahun ini kita akan buat kegiatan kejuaraan tingkat SMP seluruh Mimika, nanti kita akan pilih 18 orang untuk TC berjalan pembinaan usia dini,” tutur Yopi.

Yopi mengatakan, bahwa pembinaan usia dini yang akan disiapkan dalam TC berjalan yakni umur 12 hingga 14 tahun sehingga ia berharap agar setiap klub dari sekolah dapat bekerja sama dengan Sekolah Sepak Bola (SSB).

“Jadi nanti ada pemain usia 12,13,14 yang nanti mereka itu akan disiapkan. Saya juga mengharapkan ada Kerjasama antar SSB dan sekolah-sekolah terutama SMP,” katanya.

Meski belum diketahui kapan akan diselenggarakan kejuaraan antar SMP tersebut, yang jelas Disparbudpora Mimika telah menyiapkan prosedur untuk pelaksanaan.

Mereka juga perlu melihat kondisi lapangan SP1 serta membutuhkan proses mendetail tentang anak-anak sekolah.

"Sebelum pertandingan kita skrening, untuk anak SMP itu harusnya umur berapa. Setelah itu baru kita lakukan pembinaan kepelatihan siapa pelatih yang layak untuk pimpin pembinaaan usia dini ini," ungkapnya.

"Setelah itu baru nanti kita bikin pertandingan dan dari hasil pertandingan itu kita ambil pemain-pemain terpilih untuk pembinaan dini TC berjalan sambil menunggu fasilitas layak yang mendukung macam pola asrama,” jelasnya.

Untuk itu, kata Yopi, dalam waktu dekat pihaknya akan bersurat ke sekolah agar pihak sekolah menyiapkan pemainnya.

“Dalam waktu dekat nanti kita akan kasih surat ke SMP untuk menyiapkan dia punya pemain minimal 25 orang, kelas 1 sampai kelas 3 tapi nanti kita lebih focus ke kelas 1 dan 2. Kita butuh 18 tapi kita akan ambil 25, 25 itu kita skrining Kesehatan dulu focus kita ke 18 orang dari 25 orang,” ungkapnya. (Shanty Sang)

Septinus Timang Resmi Jabat Ketua Umum Persemi Mimika


Foto bersama Septimus Timang dengan panitia

MIMIKA, BM

Setelah melewati serangkaian proses seleksi hingga pemilihan, Septinus Timang secara resmi terpilih menjadi Ketua Umum Persatuan Sepakbola Mimika (Persemi) Mimika periode 2023-2027.

Ia terpilih pada Musyawarah Persemi Kabupaten Mimika yang dilaksanakan di ruang pertemuan Hotel Grand Tembaga, Sabtu (11/2/2023).

Septinus Timang terpilih sebagai ketua Umum Persemi setelah melewati 2 tahapan pemilihan, yang mana pada pemilihan pertama Septinus Timang dan Rafael Taorekeyau memperoleh jumlah suara yang sama yaitu 6 suara.

Keduanya menyisihkan Novian Kulla yang hanya memperoleh 5 suara dan Frans Pigome 4 suara.

Memasuki putaran kedua, Septinus Timang memperoleh 11 suara terbanyak menyisihkan Rafael Taorekeyau dengan jumlah 10 suara.

Dengan demikian Septinus Timang akhirnya keluar sebagai ketua Umum Persemi berdasarkan Surat Keputusan Musyawarah Persemi nomor : 002/SK-PNTP/II/2023 tentang penetapan ketua terpilih Persemi periode 2023-2027.

Diketahui, dari 22 klub yang memiliki hak suara, satu klub abstain yaitu Klub Kamasan Tembagapura yang tidak memberikan hak suara.

Ketua Umum Persemi Mimika, Septinus Timang mengatakan, hal pertama yang akan dilakukan adalah membentuk tim formatur untuk melengkapi struktur kepengurusan.

"Sekarang yang menjadi fokus kita adalah bagaimana kita konsultasi ke klub termasuk kita evaluasi sekaligus mendiskusikan hal-hal terkait dengan persemi ke depan," Kata Septinus.

Pada prinsipnya, Septinus mengatakan bahwa masyarakat Indonesia saat ini haus akan prestasi dalam sepak bola. Terlebih lagi Mimika didukung APBD yang cukup besar termasuk dukungan sponsor.

"Saya mau Persemi kedepan lebih baik. Contohnya, seperti Persipura. Sehingga tugas kami ke depan adalah bagaimana kita menyelenggarakan kompetisi sehingga dengan kompetensi ini maka bisa melakukan pembinaan usia dini," ungkapnya.

Menurutnya, pembinaan usia dini sangat penting karena merupakan roh sepak bola dalam mencari bibit unggul.

"Karena bagi saya roh sepak bola itu bagaimana kita melakukan pembinaan mulai dari tahap bawah sampai ke atas sehingga kita bisa dapat pemain yang terbaik untuk bisa berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi," terangnya.

Ia meyakinkan bahwa ke depan tidak akan sulit mendapatkan pemain muda karena Mimika memiliki 320 ribu penduduk sehingga mencari 11 hingga 24 pemain pemain tidaklah sulit.

Menurutnya hal ini menjadi pekerjaan kedepan dan nanti akan dikonsultasikan dengan klub-klub yang ada di Timika termasuk akan melakukan perbaikan terutama pembinaan klub.

"Setelah kita bentuk tim formatur itu nanti kami dari klub akan siapkan renstra untuk 5 tahun ke depan," ujarnya. (Shanty Sang)

Top