Olah Raga

Sambut HUT RI, Perbakin Mimika Gelar Kejuaraan Menembak

Kejuaraan dilangsungkan di SP IV, Kamis (6/8)

MIMIKA, BM

Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75, Organisasi Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Kabupaten Mimika melanggsungkan Kejuaraan Menembak.

Pegelaran ke-5 tahun 2020 yang dilakukan di lapangan SP IV jalur 7 ini dilangsungkan siang tadi, Kamis (6/8) hingga Minggu (9/8) nanti dan dihadiri Sekretaris KONI Mimika, Cesar Avianto Tunya dan Ketua DPRD Robby Omaleng.

Ketua Panitia Lomba, Ananias Faot mengatakan selain memeriahkan HUT RI ke-75, lomba ini dilangsungkan untuk mempererat kebersamaan antara badan pengurus dan yang terpenting untuk mencari bakat-bakat berprestasi.

"Lomba ini diikuti 5 klub yang diikuti 150 peserta dengan dua jenis lomba yakni menembak 35 dan 50 meter untuk kategori perorangan dan beregu," ujarnya.

Ketua DPRD Robby Omaleng mengatakan cabang olahraga ini masuk dalam cabor PON 2021 sehingga prestasi harus menjadi prioritas dalam kejuaraan ini.

"Cabor ini masuk PON sehingga kita harus punya target. KONI Mimika harus bantu pikirkan ini. Kita juga harus pikirkan tempat latihan yang layak untuk Perbakin supaya bisa menghasilkan bibit-bibit beprestasi. Kalian usul ke pemda supaya bangun tempat latihan yang bagus," harapnya.

Sementara itu Ketua Perbakin Mimika, Garudhea Meady Purwanto menyampaikan rasa syukur karena kejuaraan ini dapat dilangsungkan walau dalam suasana Covid-19 saat ini.

Ia mengakui Perbakin Mimika belum memiliki lapangan tersendiri sebagai rumah untuk berlatih. Tempat yang digunakan saat ini milik warga sekitar yang dipinjamkan sebagai tempat latihan.

"Kami sudah tiga kali pindah tempat latihan. Kami berharap ada perhatian pemerintah dan DPRD karena prestasi juga didukung dengan fasilitas yang layak," ungkapnya. (Ronald)

HUT ke-57 Persipura, Suporter The Karaka’s Ungkap Doa dan Harapan

The Karaka’s saat menyaksikan laga Persipura vs PSIS (Februari 2020)

MIMIKA, BM

Klub sepak bola Persipura Jayapura merayakan hari jadi ke-57 pada 25 Mei lalu. Perayaan tahun ini tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Pandemi Covid-19 membuat semuanya berbeda.

Walau demikian, sebagai tifosi sejati, pendukung Persipura yang tergabung dalam supporter The Karaka’s yang juga merupakan pekerja atau karyawan di PT Freeport Indonesia (PTFI) tetap bersukacita atas perayaan ini.

Pandemi Covid-19 tidak menjadi pembatas bagi mereka untuk terus memberikan dukungan kepada klub yang menjadi kebanggan masyarakat Papua ini.

“Persipura telah mengangkat harga diri orang Papua melalui prestasi, kami pun memberi dukungan dari Tembagapura dengan terus bekerja agar Freeport dapat terus men-support tim kesayangan kami Persipura melalui kontribusi sponsorhip”, kata Ketua The Karaka’s, Fredrik Magai.

Bagi Supporter The Karaka’s PTFI kecintaan terhadap Klub Persipura Jayapura didasari karena kekompakan para pemain, pelatih serta manajemen persipura.

Mereka selalu merindukan saat dimana para pemain persipura menyanyikan lagu-lagu penyemangat hingga lagu rohani sebagai bentuk ungkapan syukur mereka

Harapan senada disampaikan Penasehat The Karaka’s PTFI, Frans Pigome, yang juga mewakili Senior manajemen PTFI.

“Persipura adalah klub sepakbola profesional yang sudah membuktikan kapasitas dan kapabilitas performance di Ievel tertinggi di Indonesia, dan sebagai klub yang menghasilkan banyak pemain kunci di semua klub maupun di tim nasional sejak tahun 70-an,” ujarnya.

Di momen HUT ke-57 ini, The Karaka’s terus mendoakan semoga di tahun ini Persipura terus berjaya, tepat semangat dan eksis dalam mewarnai sepakbola di tanah air hingga dikancah Asia. Itulah yang menjadi semangat PTFI untuk tetap memberikan dukungan maksimal kepada Persipura.

Sementara itu mewakili sekjen dan suporter The Karaka’s, Yudha Noya berharap Persipura terus memberi perhatian kepada klub usia muda dengan metode pembinaan yang modern.

“Keunikan tim Persipura dan eksistensi PTFI akan menjadi spirit kebersamaan untuk membangun Papua dan Indonesia. Dalam usianya yang semakin dewasa, semoga Persipura sebagai klub kesayangan dan kebanggaan masyarakat Papua terus meningkatkan kualitas mereka. Selamat ulang tahun, Perispuraku,” ujarnya. (Ronald)

 

31 Atlet dan Pelatih Ikut Rapid Tes di Mimika, Hasilnya Negatif

Pengarahan sebelum dilakukan tes antibodi

MIMIKA, BM

Sebanyak 18 atlet dan 13 pelatih Cabang Olahraga (Cabor) Atletik yang kini tengah menjalani Tranning Centre (TC) di Kabupaten Mimika, pada Kamis (2/7) kemarin melakukan rapid tes atau tes antibodi di penginapan mereka, hotel Cendrawasih 66.

Koordinator tim TC Cabor Atletik PON Papua, Matias Rumkorem mengatakan tujuan dilakukannya rapid test untuk mengecek kesehatan atlet.

Hal ini ia sampaikan melalui rilis yang diterima BeritaMimika dari Humas KONI Mimika pagi ini, Jumat (3/7).

"Puji Tuhan hasilnya semua negatif. Selain mengecek kesehatan, ini juga bertujuan sebagai akses kami untuk kembali ke Jayapura dalam beberapa hari ke depan guna mengikuti sentralisasi pelatihan," katanya.

Hasil rapid tes negatif menjadi salah satu persyaratan bagi 31 atlet dan pelatih cabor ini untuk dapat menggunakan maskapai penerbangan ke Jayapura.

Jika ada yang ditemukan reaktif atau positif maka sudah pasti akan menjalani isolasi 14 hari dan keberangkatannya akan ditunda.

"Ini protokol kesehatan yang harus kita penuhi karena aturan di maskapai dan Jayapura wajib kantongi surat keterangan bebas Covid-19 dari dinas kesehatan setempat," ujarnya.

Hanya saja Matias belum dapat memastikan jadwal keberangkatan rombongannya ke Jayapura karena masih menunggu koordinasi dengan KONI Provinsi Papua.

"Kami masih tunggu informasi dari KONI Provinsi. Kita lakukan rapid tes supaya ketika waktunya tiba kita langsung berangkat. Yang pasti kami diberangkatkan sebelum akhir waktu surat keterangan bebas Covid-19," jelasnya.

Sementara itu Sekretaris Umum KONI Mimika, Cessar A. Tunya secara terpisah mengatakan pelaksanaan rapid tes dilakukan setelah pihaknya melakukan koordinasi dengan dinas kesehatan.

"Kita koordinasi dengan Plt Dinas Kesehatan Reynold Ubra karena mereka harus kembali ke Jayapura untuk mengikuti pemusatan latihan. Puji Tuhan semuanya negatif dan saat ini sedang menunggu koordinasi dengan provinsi untuk kepastian waktu keberangkatan," jelasnya. (Ronald)

Top