HUT Noken ke-10, Kelompok atau Pengerajin Noken Harus Terus Bangkit dan Pertahankan Warisan Budaya


Sekelompok mama-mama Papua sedang merajut noken

MIMIKA, BM

Dalam memperingati HUT Noken ke-10 tahun 2022, kelompok atau pengerajin noken di Mimika diminta terus bangkit dan tingkatkan kearifan lokal yang menjadi warisan budaya di Papua.

Hal ini diingatkan dalam acara doa syukuran FKUB yang mengusung tema"Manusia Merencanakan,Tuhan Menentukan" dan sub tema "Syukuran HUT Noken ke-10 tahun 2022 sebagai refleksi warisan budaya dan kearifan lokal guna peningkatan ekonomi melalui UMKM", Rabu (7/12/2022) di Hotel Cenderawasih 66.

"Karena noken ini memiliki nilai ekonomis yang tinggi dipasaran dan banyak peminatnya," kata Ketua FKUB Kabupaten Mimika, Ignasius Adii.

Menurut Adii, peringati HUT Noken ke-10 itu sudah ditetapkan UNESCO pada tanggal 4 Desember 2012.

"Kita sebagai orang papua harus bangga Noken papua sudah ditetapkan sebagai warisan budaya. Kita sebenarnya merayakan ditanggal 4 Desember kemarin tapi baru laksanakan hari ini karena kita lihat waktu yang tepat,"ujarnya.

Oleh karena itu kata Adii, noken menjadi salah satu komoditi nilai ekonomis yang harus dikembangkan.

"Seperti yang ditanggapi serius oleh Pemda Mimika, dimana bersama Kadin Mimika saat ini sudah memperjuangkan dalam UMKM,"katanya.

Atas peran penting dari pemerintah daerah dan Kadin Mimika selaku ketua FKUB menyampaikan apresiasinya. Pasalnya sudah sangat membantu pengerajin noken yang tergabung dalam UMKM untuk meningkatkan perekonomiannya.

Sementara Ketua Kadin Mimika, Abraham Raweyai menyampaikan bahwa Kadin diberikan tanggungjawab sebagai marketingnya UMKM karena selama ini UMKM berjalan sendiri-sendiri dan tidak terorganir serta tidak ada pemasaran.

"Kita juga ajak pihak Bank BRI dan Bank Papua untuk sponsor. Saya juga memberikan saran kepada pemerintah bahwa harus ada asosiasi, karena asosiasi sangat penting supaya kita bisa komunikasikan untuk pemasaran dan produk kemasan supaya bisa diterima oleh orang dari luar,"ungkapnya.

Mewakili Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika, Paulus Dumais selaku Asisten I Setda Mimika mengajak seluruh lapisan masyarakat baik masyarakat asli maupun pendatang untuk melestarikan noken sebagai salah satu warisan budaya dunia.

"Kita tahu bersama noken saat ini sudah semakin berkembang dalam dunia mode bukan hanya sebagai tas penyimpan hasil kebun. Bahkan di jaman saat ini noken digemari anak muda dalam fashion," ungkapnya.

Karena noken papua sudah mendunia, mantan Sekwan ini mengatakan bahwa pemerintah daerah akan terus melestarikan noken.

"Banyak mama-mama papua pengerajin noken dengan berbagai motif dan kreatifnya sendiri maka kita dari pemerintah daerah akan memperhatikan ini agar memberikan yang terbaik buat mama-mama kita,"katanya.

Disela-sela kegiatan tersebut, Ketua FKUB Kabupaten Mimika memberikan piagam penghargaan kepada Plt Bupati Mimika, Johannes Rettob sebagai bapak pembangunan dan pendukung budaya papua serta motivator antar umat beragama dalam menjaga toleransi, kerukunan serta menciptakan mimika cerdas,aman,damai, dan sejahtera di Kabupaten Mimika.

Kelala Kesbangpol, Yan Slamet Purba juga diberikan penghargaan sebagai bapak pendukung budaya papua dan motivator antar umat beragama dalam menjaga toleransi, kerukunan di Kabupaten Mimika. (Ignasius Istanto)

BERITA EKONOMI & PEMBANGUNAN

Hotel Horison Ultima Timika Hadirkan Promo di Bulan Februari

Ekonomi dan Pembangunan 2023-02-03 13:48:00

Dishub Mimika Gunakan Rp27 Miliar Tahun Ini Untuk Lanjutkan

Ekonomi dan Pembangunan 2023-02-01 08:13:58

Arus Balik: 1700 Orang Masuk Timika, Lebih Rendah Dari Yang Keluar

Ekonomi dan Pembangunan 2023-02-01 07:21:08

Pelabuhan MAF di Kota Kepi Rampung Dikerjakan

Ekonomi dan Pembangunan 2023-01-31 10:18:18

Tahun 2023 Target Penerimaan KPP Pratama Timika Rp3,978 triliun

Ekonomi dan Pembangunan 2023-01-30 08:12:55

Top