2 Bulan Menuju Akhir Tahun, Serapan APBD Mimika Baru Capai 53,25 Persen

Kepala BPKAD, Jania Basir

MIMIKA, BM

Serapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Mimika tahun anggaran 2022 hingga semester 2 baru mencapai 53,25 persen, padahal dua bulan lagi tahun ini berakhir.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Jania Basir mengatakan, capaian tersebut merupakan total dari anggaran Rp5 triliun setelah perubahan.

"Target kita dalam waktu tersisa ini capaian realisasi keuangan bisa capai 80 hingga 90 persen," Kata Kepala BPKAD, Jania Basir saat ditemui di Hotel Horison Diana, Selasa (18/10/2022).

Jania mengatakan, saat ini sudah ada himbauan langkah akhir tahun yang akan disebarkan ke semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk diperhatikan agar realisasi keuangan maupun fisik bisa sesuai target. Salah satu poinnya yakni batas akhir pemasukan SPM, SPJGU, pergantian UP dan lainnya.

"Yang jelas banyak langkah-langkah jelang akhir tahun itu kita lihat ulang karena seperti himbauan tahun lalu kita keluarkan langkah-langkah akhir tahun tapi ternyata kita tidak bisa laksanakan," ujarnya.

Katanya, dari awal sudah disampaikan bahwa kontrak jangan melewati tanggal 15 Desember. Jadi kalau ada kontrak yang tercantum sampai tanggal 30 Desember maka bukan tanggungjawab BPKAD.

"Memang kemarin sempat ada OPD yang sampaikan bahwa mereka membuat kontrak sampai tanggal 30 Desember. Dan itu harusnya tidak boleh karena dari awal kita sudah sampaikan jangan sampai tanggal 30 Desember," Tambahnya.

Menurutnya, kontrak itu harus sampai tanggal 15 Desember atau maksimal tanggal 20 Desember karena terhitung dengan PHO.

"Jika progresnya 50 persen maka kita bayar 50 persen sehingga tidak ada lagi hutang. Kita sudah tegaskan bahwa tidak akan ada lagi hutang di tahun depan," Ungkapnya.

Jania berharap kalau bisa untuk kegiatan rutin paling tidak awal Desember sudah dirampungkan semua agar tanggal 1 keatas akan difokuskan untuk kegiatan fisik.

"Kalau bisa rutin kita selesaikan kecuali gaji dan TPP itu harus awal Desember," tutupnya. (Shanty Sang)

BERITA EKONOMI & PEMBANGUNAN

Top