Pekan Depan, 25 Gerai Layanan MPP Segera Dibuka di Kantor Disdukcapil
Suasana berlangsungnya pertemuan di Kantor Disdukcapil yang dipimpin oleh Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong
MIMIKA, BM
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) akan membuka Mall Pelayanan Publik (MPP) yang akan dipusatkan di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).
Guna memantapkan persiapan launching, DPM-PTSP menggelar pertemuan bersama OPD dan stakeholder yang berlangsung di Aula Kantor Dukcapil, Kamis (12/6/2025).
Untuk diketahui, saat ini, pemkab Mimika tengah menyiapkan loket-loket pelayanan publik yang akan dibuka mulai dari lantai dasar hingga lantai tiga dengan 25 layanan atau gerai yang terdiri dari OPD teknis dan instansi vertikal.
Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong mengatakan berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 89 Tahun 2021 tentang Pelayanan Publik Pemerintah Daerah diwajibkan untuk menciptakan layanan publik yang cepat, terintegrasi dan memberikan kepastian hukum.
MPP merupakan inovasi strategis dalam reformasi birokrasi yang bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, mempercepat proses perizinan serta mendukung kemudahan perusahaan dan investasi.
“Saya harap ini bisa mewujudkan pelayanan yang bermanfaat bagi masyarakat,” kata Wabup Kemong.
Wabup berharap melalui diskusi yang konstruktif dan energi antar instalasi dapat merumuskan langkah-langkah konkrit dalam merencanakan alat perencanaan dan pembangunan publik di daerah Mimika.
Menurutnya, pertemuan hari ini sangat penting untuk menyatukan visi, menjelaskan program dan membangun kolaborasi lintas sektor agar dalam pelaksanaannya MPP ini berjalan baik dan tepat sasaran.
Ia menekankan komitmen, inovasi serta semangat pelayanan harus menjadi landasan dalam mewujudkan MPP yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.
"Mudah- mudahan apa yang menjadi harapan kita, kolaborasi lintas sektor dan kerja sama yang baik dapat tercipta demi pelayanan yang maksimal terhadap masyarakat Mimika," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Dukcapil Mimika, Slamet Sutejo mengatakan pentingnya kolaborasi serta penyatuan visi misi bersama agar dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat bisa tercapai secara maksimal.
"Sebagai tuan rumah, kami Dukcapil sudah mempersiapkan tempat sekitar 30 loket pelayanan, di mana 5 loket diantaranya khusus melayani disabilitas, ibu hamil, dan menyusui. Dukung pelayanan ini, area parkir juga semakin diperluas," tutur Slamet.
Sebagai leading sektor, Kepala DPM-PTSP dan jajarannya akan bertanggungjawab terkait standar operasional layanan. Di mana nantinya, setiap dinas dan lembaga terkait akan mengirimkan minimal dua staf terbaik mendukung implementasi MPP ini.
Adapun standar pelayanan yang akan diberikan harus transparan, akuntabel dan bersinergitas sesuai dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Mimika.
Katanya, Kabupaten Mimika memang sudah selayaknya menjadi barometer kemajuan layanan publik khusus di Indonesia bagian Timur.
"Mudah-mudahan tidak ada hambatan, tanggal 18 kita akan soft opening. Intinya, kita sama-sama membangun sinergitas dan kolaborasi layanan untuk Mimika yang lebih baik kedepannya," pungkasnya. (Shanty Sang)






















