Kesehatan

Pemeriksaan Kesehatan Jamaah Haji Tahun 2027 Bakal Dilaksanakan Lebih Awal

Pemeriksaan Kesehatan Jamaah Haji Tahun 2027 Bakal Dilaksanakan Lebih Awal

MIMIKA, BM

Pemeriksaan kesehatan (Rikes) jamaah haji tahun 2027 bakal dilaksanakan lebih awal dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Hal tetsebut sesuai dengan instruksi resmi Kementerian Haji dsn Umrah Republil Indonesia.

Guna melaksanakan instruksi tersebut, Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Mimika mengadakan rapat koordinasi penanganan Rikes Jamaah haji Tahun 2027 bersama Tim Dinas Kesehatan, Puskesmas, RSUD, dan Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK), Senin (3/8/2026) di Flash Coffe.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Mimika, H. Muhammad Hilal menyampaikan jika rapat ini diselenggarakan untuk menyamakan persepsi seluruh pemangku kepentingan terkait pelaksanaan Rikes jamaah haji tahun 2027.

“Pelaksanaan Rikes tahun ini mengikuti instruksi resmi Kementerian Agama Republik Indonesia, di mana pemeriksaan dilakukan lebih awal dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,”kata Hilal.

Dengan dilaksanakannya Rikes lebih awal, diharapkan dapat memberikan waktu verifikasi kesehatan yang lebih panjang, sehingga dipastikan seluruh jamaah benar-benar dalam kondisi sehat dan layak berangkat saat pelaksanaan ibadah haji.

Berbeda dengan tahun sebelumnya yang bersifat, tahun ini jamaah ditempatkan di Puskesmas terdekat sesuai domisili tempat tinggal.

“Contoh Jamaah yang tinggal di sekitar wilayah Puskesmas Pasar Sentral akan diperiksa di lokasi tersebut,” katanya.

Sementara itu, untuk jamaah di luar wilayah Timika, sudah dilakukan koordinasi dengan Kementerian Agama setempat agar tetap mendapatkan pendampingan pemeriksaan dan kelengkapan berkas.

Nantinya, pelaksana pemeriksaan kesehatan dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika. BKK akan mengarahkan dan mendampingi jamaah ke Puskesmas yang telah ditetapkan.

"Jadwal pasti dimulainya pemeriksaan masih menunggu kepastian dari Tim Kesehatan," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Lanjutan, Kefarmasian, dan Alat Kesehatan Dinkes Mimika, Farida mengungkapkan jika tim pemeriksa kesehatan siap bertugas segera setelah jadwal resmi ditetapkan.

“Kesiapan seluruh Puskesmas akan terus dipantau sebagaimana mekanisme tahun sebelumnya,” kata Farida.

Ia mengatakan, Rikes bagi jamaah haji ini juga sebelumnya sudah menjadi bagian dari pelayanan pada program Medical Check Up (MCU) yakni para calon jamaah haji/umroh, maupun warga non-Muslim yang hendak bepergian untuk beribadah, berhak mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara gratis yang ditanggung Dinas Kesehatan.

Adapun, pemeriksaan mencakup Pemeriksaan fisik dasar (Tinggi Badan, Berat Badan), tes darah lengkap, seperti cek hemoglobin, hematokrit, leukosit, dan trombosit, pemeriksaan kolesterol dan gula darah, pemeriksaan fungsi organ seperti jantung (EKG) dan pemeriksaan mata dan THT (Telinga, Hidung, Tenggorokan) dan Pemeriksaan gigi.

Lokasi pelayanan Rikes masih sama seperti tahun lalu yang ditetapkan di 3 lokasi yang sama yakni di Puskesmas Timika, Puskesmas Pasar Sentral, dan Puskesmas Wania.

"Pemeriksaan kesehatan bakal dilaksanakan sebanyak 2 kali. Pemeriksaan pertama diupayakan dapat dimulai pertengahan bulan Agustus 2026," Jelasnya.

Mengingat kesempatan berangkat haji adalah rahmat yang besar, Farida berharap jamaah mulai saat ini menjaga pola makan, hindari konsumsi gula berlebihan, rutin berolahraga dan istirahat yang cukup, mengonsumsi makanan bergizi untuk menjaga stamina dan terakhir mengikuti jadwal dan arahan petugas kesehatan dengan tertib. (Shanty Sang)

Dinkes Mimika Gandeng RSUD dan RSMM Untuk Pemeriksaan MCU

Kepala Dinkes Mimika, Godfried Maturbongs, Direktur RSUD, dr. Faustina Helena Burdam dan pihak RSMM foto bersama usai menandatangani PKS

MIMIKA, BM

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika menggandeng Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) untuk menandatangani kerja sama.

PKS yang dilaksanakan di Hotel Horison Diana, Kamis (23/7/2026) untuk menjalankan program pemeriksaan Medical Check Up ( MCU) serta untuk memastikan keterikatan program berjalan lancar.

Kepala Dinkes Mimika, Godfried Maturbongs mengatakan, bahwa program MCU dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) merupakan bagian dari kebijakan strategis nasional yang wajib dilaksanakan dari pusat hingga daerah.

"Untuk MCU ini biasanya berbayar dengan pemeriksaan lebih detail yakni thorax, abdomen, jantung, dan lain-lain. Dan hasilnya dapat digunakan untuk melamar pekerjaan atau melanjutkan sekolah," kata Godfried.

Sedangkan untuk CKG gratis dengan pemeriksaan sederhana yakni tinggi, berat badan, tekanan darah. Dan itu tidak dapat dipakai untuk keperluan administrasi pekerjaan atau sekolah.

“Maka itu MCU ini akan lebih spesifik, dan pemeriksaan dimulai dari Puskesmas. Jika perlu pemeriksaan lanjutan, peserta dirujuk ke RSUD atau RSMM, sehingga Dokter spesialis memberikan catatan medis, lalu pasien dikembalikan ke Puskesmas untuk tindaklanjut melalui sistem rujukan berjenjang,”jelas Godfried.

Lebih lanjut ia menjelaskan, untuk biaya MCU ditetapkan secara administrasi karena penggunaan bahan pemeriksaan, namun ada opsi subsidi dari pemerintah atau dana Otsus namun setelah evaluasi program.

Saat ditanya kuota, katanya tidak ada kuota khusus, layanan terbuka untuk masyarakat umum, termasuk pemeriksaan kesehatan jiwa, anak, bedah, dan kandungan.

“Intinya program ini menekankan sinergi lintas fasilitas kesehatan agar masyarakat mendapat layanan berjenjang, transparan, dan terintegrasi. Sedangkan untuk biayanya akan kami lakukan evaluasi biaya dan subsidi akan dilakukan setelah program berjalan,”ungkapnya. (Shanty Sang)

Sambut HUT Kemerdekaan RI ke 81, Dinkes Mimika Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Kepala Dinas Kesehatan Mimika, Godfried Maturbongs

MIMIKA, BM

Sambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke 81, Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) gelar pemeriksaan kesehatan gratis (CKG) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Mimika, Senin (20/7/2026).

CKG yang dilaksanakan selama 1 hari ini dipusatkan di Kantor Pusat Pemerintahan.

Kepala Dinas Kesehatan Mimika, Godfried Maturbongs mengatakan, bahwa cek kesehatan gratis ini dilaksanakan dalam rangka menyambut HUT RI ke 81. Selain, cek kesehatan gratis ada juga kegiatan donor darah.

"Jadi, kami harap seluruh ASN dapat manfaatkan momen ini untuk cek kesehatan. Dalam pemeriksaan ini ASN bisa mengecek kolesterol, asam urat, hypertensi, gula darah dan lainya," Ujarnya.

Ia mengatakan, dengan adanya kegiatan ini juga untuk mendeteksi secara dini potensi gangguan kesehatan yang mungkin dialami pegawai.

"Menurut saya, pemeriksan ini penting dan juga gratis. Sehingga saya berharap, seluruh pegawai bisa mengikutinya," Ungkapnya. (Shanty Sang)

Top