Tidak Hanya Lem Aibon, Bensin Juga Kini Dihirup Sebagian Anak

Kapolres Mimika, AKBP I Gede Putra

MIMIKA, BM

Kebiasaan menghirup lem aibon di kalangan sebagian anak-anak harus segera dihentikan oleh semua pihak yang memiliki peran karena jika terus dibiarkan maka selain kecanduan akut juga akan berdampak panjang pada kesehatan mereka.

Parahnya, Polisi telah menemukan hal baru bahwa anak-anak ini ternyata tidak hanya menghirup lem aibon saja namun mereka kini semakin berani untuk menghirup bensin.

Kapolres Mimika, AKBP I Gede Putra, Kamis (4/8) bahkan mengungkapkan hal ini dilakukan oleh sebgaian anak yang kini sedang mengenyam pendidikan di sekolah dasar.

"Seperti yang ditemukan ada kalangan anak-anak yang berusia 7 atau 8 tahun yang berstatus masih sekolah itu sedang menghirup bensin. Miris sekali saya melihat ini, yang mana seharusnya kita persiapkan untuk menjadi penerus kita namun masih kecil mereka sudah menyimpang dari ketentuan atau harapan kita bersama," ungkapnya.

Kapolres kemudian menuntut tanggungjawa real dari orangtua, pihak sekolah hingga pemerintah daerah untuk serius melihat persoalan masa depan anak bangsa ini.

"Ini kembali lagi mungkin pengaruh lingkungan dan pergaulan, karena ajakan dari teman-temannya akhirnya setelah merasakan satu dua kali mereka lakukan berulang hingga jadi kecanduan. Kita juga sedang mencoba mencari formula yang tepat berkaitan penanganan yang dihadapi oleh anak-anak ini,"ungkapnya.

Ia berharap hal seperti ini harus selalu diperhatikan dan diingatkan. Masyarakat yang juga melihat adanya hal seperti ini jangan hanya berdiam namun minimal melarang dan melaporkannya untuk segera diberikan penanganan.

"Anak-anak ini butuh perhatian dari kita semua. Sekali lagi saya sangat mengharapkan peran dari orang tua, pihak sekolah termasuk juga lingkungan di sekitar," ujar Putra. (Ignas)

Top