Politik & Pemerintahan

Bundaran Petrosea Dihiasi 6 Patung Melambangkan Perdamaian

Gambat design Bundaran Petrosea

MIMIKA, BM

Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Mimika melalui pihak ketiga saat ini tengah menggenjot pengerjaan Bundaran Petrosea, pasalnya sesuai kontrak kerja, pengerjaan bundaran harus beres tahun ini.

Kepada BeritaMimika di Resto 66, Kepala Dinas Robert Mayaut menjelaskan apa saja yang akan dipasang guna mempercantik ikon baru Mimika ini.

"Di bundaran nanti dibuat patung dan trase jalan. Jadi patungnya itu ada 6, dibuat dengan menggunakan tombak dan perisai. Motif tradisional ini bercerita tentang mereka ingin menegakkan perdamaian dan menghentikan peperangan," ungkapnya.

Menurutnya, di Bundaran Petrosea corak budaya yang lebih ditampilkan adalah budaya Kamoro sementara bundaran di depan airport mencirikan khas Amunge.

"Di Bundaran Petrosea nanti juga dilengkapai dengan air mancur dan spot lampu sorot. Selain itu nanti diperhalus supaya posisinya simetris sesuai gambarnya," ungkapnya.

Dikatakan 6 buah patung ini sudah di pesan oleh PPTK di salah satu pemahat terkenal asal Jogjakarta. Pemahat ini dipakai karyanya karena kemahiran, kemampuan dan nama besarnya.

"Untuk pemahat kita harus lihat kualifikasinya secara nasional termasuk apakah sudah pernah buat pameran tunggal dan sebagainya. Kita berikan gambaran dan mereka buat sesuai gambaran kita. Ini semua sudah di urus oleh PPTK dan mereka sudah ke sana melihatnya. Tahun ini harus terselesaikan," jelasnya.

Sementara itu terkait dengan posisi bundaran yang terlihat dari pandangan atas belum simetris, Robert Mayaut mengatakan semuanya masih dalam pengerjaan. Ketika selesai, bundaran dan area sekitarnya akan sesuai dengan gambarnya.

"Kan barang belum jadi makanya kita lihat kenapa dia buncit sana buncit sini. Nanti pembebasan lahan clear dulu baru kita stel ulang. Kemarin kan pengadaan tanahnya juga belum beres jadi harus di selesaikan dulu baru kita bisa kerja dengan baik. Itu juga nanti kita alihkan ke sebelah kanan sehingga pertemuan di bundaran itu simetris," ungkapnya.

Selain itu pihaknya juga tengah menunggu proses penyelesaian dan pengadaan tanah tembusan Petrosea airport baru.

"Ini urusannya di bagian pertanahan. Saya tidak tahu prosesnya sampai dimana makanya kita belum bisa lelang yang di situ karena tanahnya belum beres," ungkapnya. (Ronald

Dewan Minta Masyarakat Mimika Timur Dukung Rencana Pemerintah



Wakil Ketua I DPRD Mimika Aleks Tsenawatme 

MIMIKA, BM

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mimika meminta masyarakat Mimika Timur untuk mendukung rencana pemerintah daerah dalam menjadikan Puskesmas Mapurujaya sebagai tempat penanganan pasien Covid-19.

Wakil Ketua I DPRD Mimika Aleks Tsenawatme menilai bahwa rencana ini dilakukan sebagai bagian dari upaya kemanusiaan mengingat tingginya kasus penularan Covid-19 di Mimika.

"Semua puskesmas berada dibawa dinas kesehatan. Dengan demikian maka dinas kesehatan memiliki hak lebih dalam menentukan ini. Mereka sudah pasti memikirkan segara hal secara matang apalagi ini menyangkut masalah kemanusiaan," ujarnya.

Ia meminta warga Mimika Timur memahami kondisi hari ini dan menurutnya apa yang dilakukan pemerintah daerah nanti tentunya melalui mekanisme yang sudah dipikirkan secara matang.

"Mengapa Puskesmas Mapurujaya yang dipilih? Tentunya dengan berbagai pertimbangan. Selain kelengkapan alkes juga karena kapasitas dan daya tampung dinilai layak. Penanganan covid pun pasti akan dilakukan sesuai SOP yang ada sehingga warga tidak perlu khawatir tentang hal ini," jelasnya. (Rafael

PARADE FOTO Forum Anak Merupakan Pelopor Pembangunan

MIMIKA, BM

Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob mengatakan, Forum Anak merupakan mitra pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan anak-anak, menjadi wadah dalam rangka pemenuhan hak partisipasi anak yang dibentuk secara berjenjang mulai tingkat nasional hingga kampung.

Hal ini disampaikan Wabup John dalam Sosialisasi Anak Sebagai Pelopor dan Pelapor yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) di Hotel Grand Tembaga, Kamis (24//9).

Foto : Shanty

Wakil Bupati Mimika, Johanes Rettob menyampaikan sambutan pada pembukaan kegiatan sosialisasi anak menjadi pelopor dan pelapor

Wakil Bupati Mimika, Johanes Rettob didampingi Kepala DP3AP2KB Maria Rettob dan narasumber memukul tifa

Narasumber dari Deputi Tumbuh Kembang Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindingan Anak menyerahkan bantuan alat musik kepada peserta

Peserta kegiatan dari perwakilan sekolah SMP dan SMA serius mengikuti kegiatan

Wakil Bupati Mimika, Johanes Rettob, Kepala DP3AP2KB Maria Rettob foto bersama tamu undangan dari OPD-OPD

Peserta kegiatan foto bersama dengan Wakil Bupati Mimika, Johanes Rettob, Kepala DP3AP2KB Maria Rettob dan narasumber

Kepala DP3AP2KB Maria Rettob memukul tifa pada kegiatan penutupan sosialisasi anak sebagai pelopor dan pelapor

Kepala DP3AP2KB Maria Rettob, Sekretaris DP3AP2KB Agustina Rahaded dan PPTK foto bersama dengan P2TP2A

Bidang hubungan antar lembaga foto bersama Kepala DP3AP2KB Maria Rettob, Sekretaris DP3AP2KB dan PPTK.

Panitia kegiatan melakukan foto bersama

Top