Disparbudpora Gelar Pembinaan Organisasi Kepemudaan

     Foto para peserta kegiatan bersama Wabup John Rettob

MIMIKA, BM

Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Mimika menggelar kegiatan pembinaan organisasi kepemudaan dari denominasi gereja dan masjid yang ada di Timika.

Kegiatan yang dilaksanakan di MPCC, Rabu (16/9) dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Mimika, Johanes Rettob ditandai pemukulan tifa.

Wakil Bupati Mimika, Johanes Rettob dalam sambutannya mengatakan, pemuda adalah generasi penerus bangsa di mana sosok pemuda diharapkan dapat melanjutkan perjuangan dari generasi sebelumnya.

Ia mengatakan, bangsa ini memiliki harapan besar agar pada masa yang akan datang para pemuda dapat menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang lebih maju.

"Pemuda adalah generasi bangsa dan generasi Kabupaten Mimika. Jadi pemuda sekarang ini harus lebih semangat dan lebih inovatif,"tutur Wabup John.

Wabup berharap, Disparbudpora Mimika selaku pengelola organisasi kepemudaan agar dapat membuat kegiatan yang dapat mendukung serta memfasilitasi aktivitas kepemudaan dengan program-program kerja yang dapat meningkatkan sumber daya berkompeten yang mampu membantu pemerintah mengisi pembangunan di segala bidang.

Dijatakan, bahwa pelaksanaan kegiatan pembinaan organisasi kepemudaan merupakan suatu kegiatan yang sangat positif dalam rangka meningkatkan peran serta pemuda pada organisasi kepemudaan dan sekaligus menambah wawasan tentang cara berorganisasi yang benar sesuai dengan harapan bangsa dan negara yang dicintai bersama.

"Pemuda sebagai kontrol sosial dan agen perubahan memiliki tanggung jawab dalam proses pembangunan nasional yang harus selalu belajar mengembangkan pengalaman seluas-luasnya sehingga visi misi positif organisasi kepemudaan dapat tercapai dan dapat dirasakan oleh masyarakat luas Kabupaten Mimika,"tutur Wabup John.

Diharapkan, dengan kegiatan ini mampu meningkatkan pengetahuan dan wawasan serta mewujudkan pemuda yang berakhlak, cerdas, mandiri, kreatif dan inovatif memiliki jiwa kepemimpinan kewirausahaan yang mampu memberikan kontribusi dalam pengembangan daerah.

"Apa yang disampaikan oleh narasumber harus diperhatikan dengan baik-baik. Pemuda sebagai kontrol sosial dan agen perubahan, harus memiliki tanggungjawab dalam proses pembangunan nasional dan harus selalu belajar mengembangkan pengalaman seluas-luasnya sehingga misi visi positif dalam organisasi yang dibentuk agar dapat dirasakab oleh masyarakat luas,"ungkapnya.

Sementara Ketua Panitia Anderias Ngurwuldan dalam laporannya mengatakan maksud dan tujuan dari kegiatan ini agar dapat mencetak generasi muda yang mandiri berdaya saing berkarakter dan memiliki jiwa kepemimpinan serta manajerial dalam mengelola organisasinya.

Selain itu agar dapat memberikan penyadaran dan pemberdayaan organisasi kepemudaan dalam menata dan mengefektifkan organisasi dalam menjalankan kegiatannya dan dapat meningkatkan fungsi generasi muda serta bersama-sama menyatukan gerak dan langkah secara Sinergi dalam menghadapi berbagai persoalan bangsa.

"Peserta kegiatan terdiri dari perwakilan pemuda dan pemudi dari berbagai denominasi gereja dan masjid yang ada di Timika sebanyak 60 orang,"ungkapnya. (Shanty)

Top