Ahli Waris Bamuskam Kampung Atuka Terima Rp 42 Juta dari BPJS Ketenagakerjaan

Penyerahan santunan diwakili Penjabat Sekda Mimika

MIMIKA,BM

BPJS Ketenagakerjaan Cabang Mimika menyerahkan santunan program Jaminan Kematian (JKM) kepada ahli waris anggota Bamuskam Kampung Atuka, Distrik Mimika Tengah.

Penyerahan santunan secara simbolis oleh Kepala Bidang Keuangan BPJS Ketenagakerjaan Mimika, Chandra Frans Sitanggang diterima oleh Penjabat Sekda Marthen Paiding di halaman Kantor Distrik Mimika Baru usai penyerahan DD, Rabu (13/5).

Pejabat Sekda Marthen Paiding mengatakan, Ini merupakan program pemerintah daerah yang bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan dalam rangka memberikan jaminan keselamatan maupun kesehatan bagi aparatur kampung.

"Jadi ketika ada apa-apa tidak lagi menjadi urusan pemerintah namun sudah ditangani oleh BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan. Dengan kerjasama selama ini sudah sangat membantu, seperti saat ini ahli waris atau keluarga yang ditinggalkan bisa mendapatkan santunannya," tutur Marthen.

Kepala Bidang Keuangan BPJS Ketenagakerjaan Mimika, Chandra Frans Sitanggang mengatakan bahwa pada April 2020 lalu anggota Bamuskam Kampung Atuka atas nama Paskalia Tamalyuta mengalami musibah meninggal dunia.

Sesuai aturan BPJS Ketenagakerjaan wajib memberikan santunan meninggal dunia dalam program JKM sebesar Rp42 juta yang bisa diklaim atau dicairkan melalui ahli waris yang sah sesuai putusan pengadilan.

Ia menjelaskan, mengapa harus sesuai putusan pengadilan karena istri almarhum pun telah meninggal dunia pada 2017 lalu dan anak-anak almarhum masih kecil sehingga harus melalui prosedur putusan pengadilan.

"Kami juga menghimbau kepada seluruh kampung untuk berkomitmen memberikan perlindungan kepada masyarakat pekerja yang ada di kampung supaya mendapat perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan karena yang namanya resiko itu kita tidak tahu kapan bisa menimpa kita. Dengan adanya hal seperti ini kepala kampung dan kepala distrik punya kebijakan memberikan perlindungan masyarakat pekerja yang dirasa kurang mampu," ungkapnya.

Chandra mengatakan, untuk Mimika sebanyak 1.700 aparat kampung dari 133 kampung sudah dilindungi BPJS Ketenagakerjaan melalui Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK).

"Kalau ada yang meninggal dunia maka kita akan berikan santunan Rp42 juta kepada ahli waris dan kalau mengalami JKK maka seluruh pengobatan ditanggung BPJS Ketenagakerjaan,"ujarnya. 

Selanjutnya, Kepala Distrik Mimika Tengah Mozes Yarangga mengucapkan terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan yang memberikan santunan kepada salah satu anggota bamuskam di Kampung Atuka.

"BPJS Ketenagakerjaan ini sangat membantu sekali. Terlebih lagi pada 2017 lalu istri almarhum sudah meninggal dan menyusul suaminya yang pada April 2020 lalu meninggal dan meninggalkan anak-anak yang masih kecil. Jadi dengan bantuan ini sangat membantu sekali untuk kebutuhan anak-anak yang ditinggalkan," ungkapnya. (Shanty)

 

 

 

 

Top