Nasional

Cara PT Freeport Indonesia Mendukung Percepatan Pembangunan di Wilayah Timur Mimika

PTFI membantu dan mendukung pengembangan seni ukir dan anyaman masyarakat

MIMIKA, BM

PT Freeport Indonesia (PTFI) bersama Pemerintah Daerah dan sejumlah organisasi kemasyarakatan serta keagamaan setempat, terus berupaya meratakan pembangunan Kabupaten Mimika dengan mempercepat pengembangan wilayah timur kabupaten.

Di tengah adaptasi kebiasaan baru ini, berbagai penyesuaian dilakukan agar upaya pengembangan dapat terus berjalan tanpa mengabaikan kesehatan dan keselamatan masyarakat.

Salah satu penyesuaian yang dilakukan adalah memfokuskan program pembangunan pada perlindungan sosial masyarakat dari dampak pandemi, misalnya dengan memasok kebutuhan logistik dan fasilitas kesehatan, serta memberi edukasi kebersihan dan kesehatan.
 
Secara umum, pembangunan infrastruktur di wilayah timur Mimika belum sepesat di wilayah barat, tempat Kota Timika sebagai ibukota kabupaten berada.

Untuk itu, sesuai dengan amanah yang tertuang dalam dokumen AMDAL 300K tahun 1997, PTFI terus menunjukkan komitmennya untuk membangun area wilayah timur Mimika agar ikut merasakan manfaat dari keberadaan perusahaan.


PTFI mendukung pengembangan usaha perikanan masyarakat pesisir lewat Koperasi Bintang Laut

"Adaptasi kebiasaan baru tidak menghambat upaya kami untuk terus melakukan aktivitas pengembangan. Dengan berbagai penyesuaian, kami tetap teguh memproyeksikan hasil jangka panjang yang dapat dicapai dari program-program ini, yakni memandirikan masyarakat di wilayah Timur dan membantu mereka berkontribusi lebih terhadap pergerakan ekonomi serta sosial di Mimika,” ujar Nathan Kum, VP Community Development PTFI yang menangani bidang pengembangan dan pemberdayaan masyarakat di sekitar area kerja PTFI.
 
Pengembangan ekonomi di bidang perikanan dan pertanian, yang merupakan kekayaan Kabupaten Mimika, menjadi contoh program yang telah dan masih terus berjalan.

Dalam bidang perikanan misalnya, PTFI, Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta Keuskupan Mimika berupaya menjadikan Kampung Omawita, Fanamo, dan Otakwa yang berada di Timur Mimika sebagai pusat transportasi dan ekonomi Mimika Timur, melalui penyediaan fasilitas dan komoditas.

Sementara di bidang pertanian, PTFI dan Koperasi Maria Bintang Laut yang dikelola Keuskupan Mimika menyediakan fasilitas penjualan produk pertanian serta berbagai kebutuhan pendukung kegiatan pertanian lainnya.
 
Benyamin Meo, Ketua Komisi Pengembangan Sosial Ekonomi Keuskupan Mimika yang juga adalah Manager Koperasi Maria Bintang Laut (KMBL) mengapresiasi kolaborasi antar pihak dalam percepatan pembangunan ini.


PTFI juga mendukung pengembangan program coklat dan kakao 

"Berkat kontribusi berbagai pihak, seperti Keuskupan Mimika dan PTFI, sumber daya manusia dan infrastruktur di timur Mimika sudah menunjukkan perkembangan. Mereka kini memiliki setidaknya 4 pusat pengumpulan ikan bagi masyarakat di 8 kampung, serta bangunan dan fasilitas Pusat Grosir Otakwa yang dapat menggerakkan roda ekonomi,” ujar Benyamin.
 
Selain di sektor ekonomi, pemerataan pembangunan juga dilakukan secara kolektif oleh PTFI dan pihak-pihak lain, seperti Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK), di sektor kesehatan dan pendidikan.

Contohnya dengan menyediakan layanan kesehatan gratis berupa klinik terapung, serta beasiswa pendidikan bagi anak-anak di sejumlah desa.

"Kami percaya, pembangunan ekonomi dan sosial yang PTFI dan YPMAK lakukan dapat menjadi solusi jangka panjang pemerataan pembangunan di Mimika,” ujar Vebian Magal, Direktur Eksekutif YPMAK.
 
Hingga saat ini, rangkaian pelatihan pengembangan kapasitas telah berhasil menjangkau anak-anak muda di 8 kampung di timur Mimika, menyediakan beasiswa bagi 374 anak, memberikan program pengembangan kegiatan perikanan bagi 188 keluarga, dan program pengembangan pertanian bagi 272 keluarga.


Bentuk pelayanan kesehatan PTFI kepada masyarakat terutama anak-anak sekolah

Sementara dari sisi infrastruktur, Kampung Omawita, Fanamo, dan Otakwa telah berkembang dengan adanya saluran air bersih, aliran listrik, taman bacaan dan bermain, 3 bangunan sekolah, 1 klinik, 2 gereja, dan rumah pastoran.

Melalui YPMAK, PTFI juga telah membangun hunian bagi masyarakat di ketiga kampung, dengan 12 rumah di setiap kampungnya.
 
Sebagai solusi jangka pendek dan menengah, PTFI terus bermitra dengan pemerintah Mimika menyediakan fasilitas transportasi bagi masyarakat di timur Mimika untuk beraktivitas di wilayah barat Mimika.

Salah satunya dengan pengoperasian alat transportasi laut dan bus untuk mempermudah dan mempersingkat waktu tempuh bepergian. Ke depannya, PTFI bersama pemerintah daerah juga tengah merancang sistem transportasi yang lebih terintegrasi.
 
“Sesuai dengan peta jalan yang telah kami rancang bersama pemerintah, pengembangan wilayah timur Mimika ini akan terus dilakukan selama beberapa tahun ke depan. Kami berharap, kolaborasi yang kami inisiasi bersama dengan seluruh pihak mampu membantu dan mempercepat pemerintah dalam upaya meningkatkan taraf hidup masyarakat di Mimika, tempat kami beroperasi,” tutup Nathan. (Red)

HUT KNPI Ke-47, Bupati Minta Pemuda Mimika Jadi Motor Penggerak Perubahan Zaman

Bupati Omaleng dan Ketua KNPI Mimika

"Selamat Ulang Tahun, KNPI Satu Nafas"

MIMIKA, BM

Bupati Mimika, Eltinus Omaleng berharap para pemuda Mimika harus menjadi motor penggerak perubahan zaman dan menjadi laboratorium pemimpin yang berkarakter, berpola pikir majemuk, serta pemimpin yang mampu melihat, mendengar, mengucapkan dan melaksanakan.

Hal tersebut disampaikan dalam sambutannya pada perayaan HUT Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) ke 47, Kamis (23/7).

Ia mengatakan perjalanan panjang bagi KNPI yang ke-47 adalah perjalanan yang cukup signifikan terkait dengan pembangunan Kabupaten Mimika khususnya di bidang kepemudaan.

Bupati Eltinus Omaleng berharap dengan memasuki usia yang matang ini, KNPI Kabupaten Mimika mampu menunjukkan eksistensinya dengan memberdayakan potensi-potensi pemuda yang ada di Mimika.

"Saat ini dengan adanya perubahan zaman yang cukup pesat menuntut para pemuda untuk memperkarya diri dengan ide-ide kreatif, inovatif dalam menghadapi perubahan zaman, karena negeri ini menaruh harapan pada pemuda yang tangguh, cerdas dan berfikir maju," tutur Bupati Omaleng.

Bupati mengatakan, suatu kebanggaan bagi Kabupaten Mimika memiliki pemuda yang kreatif dan inovatif yang senantiasa berkarya dan berjuang bersama Pemerintah Daerah Mimika dalam mewujudkan cita-cita pembangunan.

Untuk itu ia meminta KNPI Kabupaten Mimika harus terus bersinergi bersama pemerintah dan stakeholder terkait dalam memajukan kesejahteraan masyarakat di Mimika.

"Karenanya, KNPI Mimika harus bersinergi dalam mewujudkan dan memajukan daerah ini. Serta merangkul semua pemuda yang ada di Mimika untuk maju dan berkembang," tuturnya.

Sementara Ketua DPD KNPI Mimika, Michael R Gomar mengatakan, kepengurusan DPD KNPI Mimika sekarang ini baru berusia enam bulan. Namun KNPI Mimika telah menunjukkan perannya dalam pelaksanaan pembangunan daerah.

Dimana beberapa waktu lalu, bersama-sama dengan seluruh komponen ikut dalam penanggulangan Covid-19 di Mimika.

"KNPI berisikan pemuda dan pemudi hebat yang memiliki skill dalam pengembangan potensi pembangunan di daerah," katanya.

HUT KNPI ke 47 ini, Kata Gomar, untuk di Mimika mengambil tema "1 Nafas Kebhinekaan Kebangsaan" dan sub tema "youth today future leaders". Kalimat ini memiliki maksud bahwa pemuda-pemudi Mimika dicetak untuk menjadi pemimpin.

"Oleh karena itu, KNPI bertanggungjawab, agar anggotanya jadi kader-kader pemimpin bangsa. Terlebih khusus pemuda-pemudi Amungme dan Kamoro. Dimana mereka merupakan kader terbaik yang disiapkan untuk menjadi pemimpin," ungkapnya.

Dipuncak peringatan HUT KNPI ke 47 sendiri yang jatuh pada 23 Juli 2020, DPD KNPI memeriahkannya dengan acara pemotongan tumpeng, pembagian hadiah, dan pemberian penghargaan kepada beberapa organisasi masyarakat dan kepemudaan, yang telah berperan dalam pelaksanaan pembangunan daerah.

Selain itu, di puncak peringatan HUT KNPI ke 47 juga, DPD KNPI Mimika menggelar donasi bantuan yang hasilnya ditujukan kepada korban musibah banjir di Sorong dan Masamba, Sulawesi Selatan. (Shanty)

 

Maskapai Lion Air Buka Rute Penerbangan Timika-Manado

Pesawat Lion Air (Foto Google)

MIMIKA, BM

Salah satu maskapai penerbangan yakni Maskapai Lion Air akan mulai beroperasi melayani rute terbang pulang-pergi (PP) Timika-Manado dalam waktu dekat.

Diperkirakan minggu depan, Lion Air yang akan menggunakan pesawat Boeing 737-800/900 ini mulai beroperasi. Segala dokumen yang berhubungan dengan pembukaan jalur ini telah fix.

"Lion akan terbang Timika ke Manado direct (langsung-red) pulang pergi setiap hari. Mereka ijin mulai beroperasi tanggal 20 namun karena Air Nav dan bandara meminta dukungan dari pemda, maka saya sudah memberikan jawaban hari ini (kemarin-red) dan dalam tiga empat hari ke depan mereka sudah mulai beroperasi," ungkap Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob.

Wabup John menjelaskan, pengurusan surat ijin slot time juga telah diberikan dan saat ini sedang di proses ke Kementerian Perhubungan Bidang Perhubungan Udara.

"Mereka minta setiap hari namun karena situasi saat ini masih pandemi dan regulasi kita hanya dua kali dalam seminggu sehingga mereka akan mengikuti aturan ini. Jika situasi mulai normal kembali baru mereka bisa layani penerbangan tiap hari Timika-Manado," ungkapnya.

Walau keduanya tengah kontras akibat rolling ASN beberapa hari lalu namun kehadiran Maskapai Lion Air rute Timika-Manado menunjukan kebehasilan Bupati Mimika Eltinus Omaleng dan Wakil Bupati Johannes Rettob dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. (Ronald)

Top