Kabar Gembira, Kemenkes Akan Bangun Rumah Sakit Tipe D di Banti


Kadis Kesehatan Mimika, Reynold Ubra

MIMIKA, BM

Perlahan namun pasti, Kementerian Kesehatan akan membangun rumah sakit pratama atau tipe D di wilayah pegunungan, tepatnya di Kampung Banti 2 Distrik Tembagapura.

Pembangunan rumah sakit tersebut dimaksdukab untuk mendekatkan dan meningkatkan pelayanan kesehatan di wilayah pegunungan yang jauh dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Mimika, Reynold Ubra saat ditemui di Gedung MPCC, Rabu (26/1) mengatakan hal ini.

Menurut Ubra, pembangunan rumah sakit ini merupakan usulan dari Bupati Mimika pada tahun 2018 lalu kepada Kementerian Kesehatan.

Rencana pembangunan rumah sakit pratama ini akan dimulai tahun ini (2022) dengan anggaran sebesar Rp 66 miliar.

"Dipilihnya Kampung Banti untuk pembangunan rumah sakit karena dulu pernah ada rumah sakit yang dibangun oleh LPMAK yang sekarang sudah jadi YPMAK, namun rumah sakit itu sudah tidak ada karena 2017 lalu dibakar oleh kelompok kriminal bersenjata," kata Reynold.

Dengan adanya rumah sakit ini, masyarakat di sekitar Distrik Tembagapura termasuk karyawan PTFI dan keluarga tidak perlu lagi jauh-jauh ke rumah sakit di Timika.

"Proses pelayanan kesehatan di Kampung Banti saat ini dilayani oleh petugas Puskesmas dari Arwanop, yang setiap hari berkunjung ke kampung tersebut," jelasnya.

Reynold mengatakan, rumah sakit tipe D yang dibangun akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas, termasuk rawat inap dengan kapasitas 30 ruangan menyesuaikan perhitungan indikator 1:1000 penduduk.

"Karena tipe D jadi jumlah tempat tidur lebih sedikit dibandingkan dengan tipe C RSUD," ujarnya.

Sementara untuk tenaga kesehatan, rencananya baru akan didistribusikan pada 2023 sekaligus mulai dioperasikan.

"Yah mudah-mudahan tidak ada gangguan keamanan lagi agar masyarakat di wilayah tersebut dapat terlayani dengan fasilitas yang memadai dari Kemenkes," harapnya. (Shanty)

Top