Cara Bidang Kesehatan 'Sehatkan' PON XX di Mimika

Ketua Bidang Kesehatan PB PON Papua Sub Mimika, Reynold Ubra bersama timnya melakukan exercise lapangan

MIMIKA, BM

Tim Kesehatan PB PON XX Papua Sub Mimika merupakan satu dari 15 bidang penyelenggaraan PON di Mimika yang sudah siap untuk melakukan apa yang menjadi tugas dan tanggungjawab mereka selama perhelatan berlangsung.

Agar kontingen PON baik itu atlet, pelatih, official maupun tamu undangan lainnya tetap sehat, tidak terkena malaria, terpapar maupun menularkan covid-19 bahkan mengalami cedera parah di lapangan, maka Tim Kesehatan PB PON Mimika telah melakukan sejumlah kesiapan teknis.

Untuk memaksimalkan semua potensi yang ada agar selama PON di Mimika berlangsung dengan baik terutama dalam segi kesehatan maka bidang kesehatan membagi 5 tim guna memudahkan sistem kerja mereka.

Hal ini dijelaskan Koordinator Bidang Kesehatan yang juga kepada Dinas Kesehatan Mimika, Reynold Ubra kepada BeritaMimika usai melakukan exercise lapangan bersama tim worknya, Kamis (2/9) sore.

Tim pertama merupakan tim yang akan melakukan surveilans, pengendalian penyakit, malaria dan penanganan covid-19.

Tim kedua adalah tim food security atau keamanan pangan yang didalamnya tergabung Dinas Kesehatan, KKP dan Loka POM.

Tim ketiga merupakan tim pelayanan kesehatan dan gawat darurat yang terdiri atas 100 dokter dan para medis.

"Mereka ini juga akan ditempatkan di poliklinik yang akan kita siapkan di hotel yang ditinggali kontingen agar tetap memberikan pelayanan kesehatan terbaik selama kontingen ada di Timika," ujarnya.

Tim keempat adalah tim dopping control yang terdiri atas 100 tenaga farmasi dan laboratorium medis. Sementara kelima adalah tim Inforkes (informasi kesehatan).

"Hari ini (kemarin-red) kami lakukan exercise lapangan untuk memperkenalkan titik-titik dimana bidang kesehatan harus berperan sebagaimana yang sudah diarahkan atau disepakati pada exercise lapangan dengan TD, Panwasra, PB Pon dan panitia cluster Mimika beberapa waktu lalu," ungkapnya.

Disebutkan Reynold Ubra, total tenaga kesehatan yang nanti terlibat dalam PON XX di Mimika berjumlah 363 orang dan akan tersebar di seluruh venue dan hotel.

Hanya saja dalam kondisi penanganan covid-19 maka akan ada penambahan Liaison Officer (LO) dan volunteer. Volunter yang awalnya 100 akan ditambahkan menjadi 150

Komposisi LO yang yang direkrut adalah tenaga kesehatan yang memang punya sertifikat sebagai tenaga kesehatan dan sertifikat kompotensi seperti untuk penanganan kegawatdaruratan.

"Selain itu kami juga butuh relawan di bidang IT dan komunikasi karena sekretariat kami sudah dibentuk dan akan dikelola oleh mereka yang memahami IT dan komunikasi," ujarnya.

Saat ini, Mimika juga telah memiliki 20 ambulance untuk membackup keberlangsungan PON. 2 merupakan bantuan dari kemenkes sementara 3 sedang di pesan melalui APBD Dinas Kesehatan dan diharapkan tiba dalam waktu dekat.

Masalah Ini Harus Segera Diperhatikan PB PON XX Papua

Hanya saja dibalik semua kesiapan yang dilakukan tim kesehatan, ada satu kendala yang harus segera direspon oleh PB PON Papua XX.

Kendala tersebut adalah hingga saat ini di semua venue tidak ada obat-obatan dan alat kesehatan. Keadaan ini tidak bisa dipandang sebelah mata karena PON semakin dekat.

"Hampir semua venue, obat-obatan dan alat kesehatan tidak tersedia. Kami melakukan exercise lapangan ini supaya kami dapat mengambil inisiatif untuk mengadakan," ujarnya.

Padahal menurut Reynold Ubra, dalam master plan untuk bidang kesehatan, obat-obatan dan alat kesehatan pengadaanya dilakukan oleh PB PON Papua.

"Nah ini yang sangat menghawatirkan kami termasuk sarana pendukung lainnya. Oleh karena itu kami turun bukan hanya untuk memetakan lokasi dimana protokol kesehatan harus dilakukan tapi mengasesmen jumlah ruangan, tabung oksigen dan berapa emergensi kids yang harus kita pasang. Sejauh ini kita masih menunggu kedatangan mereka ke Mimika," ungkapnya. (Ronald)

Top