61 KK di Kelurahan Dingo Narama Terima Bansos Otsus


Foto bersama penyerahan bansos kepada masyarakat orang asli Papua di Kelurahan Dingo Narama, Selasa (15/11/2022)

MIMIKA, BM

Sebanyak 61 kepala keluarga di Kelurahan Dingo Narama, Distrik Mimika Baru menerima bantuan sosial berupa bahan makanan (bama) dari Dinas Sosial Kabupaten Mimika.

Kepala Kelurahan Dingo Narama, Oktovina Naa, S. IP, kepada wartawan mengatakan, bantuan sosial ini merupakan program Dinas Sosial yang bersumber dari dana Otonomi Khusus (Otsus).

"Menurut informasi dan pertemuan yang kami ikuti, ini dari dana Otsus. Jadi, yang berhak menerima adalah orang asli papua dengan kriteria dia tidak kerja. Dan itu kita lihat berdasarkan NIK di Kartu Keluarga. Kita juga turun langsung cek," ujarnya saat ditemui di sela-sela kegiatan, Selasa (15/11/2022) di Kantor Kelurahan Dingo Narama.

Pada kegiatan bansos ini, masyarakat diberikan bama berupa beras 25kg, minyak 5 liter, dan mie instan 1 karton.

"Kalau bicara dari hati, sebenarnya ini tidak cukup. Dana Otsus itu kan besar, jadi kalau cuma dikasih beras beginikan ya, mungkin ada telur lagi kah, atau apa kah," tutur Oktovina.

"Walaupun saya juga dari pemerintah, tetapi saya juga bicara sebagai bagian dari masyarakat. Daripada nanti cuma begini, terus nanti habis," imbuhnya.

Oktovina menyarankan, agar ke depannya bantuan diberikan dalam bentuk uang tunai sehingga bisa dipergunakan masyarakat sesuai kebutuhannya masing-masing.

"Uangnya dikasih melalui kantor pos kah atau di rekening kah, karena untuk gesekan pasti ada. Karena masyarakat Papua itu dia berhak dengan yang namanya Otsus. Jadi ke depan di tambahlah," tegasnya.

Dia juga berharap, bantuan semacam ini tidak hanya dilakukan diberikan di dalam kota saja, melainkan juga di kampung-kampung yang berada di pedalaman.

"Jangan cuma di kota saja yang kasih. Terutama itu yang di pedalaman sana. Data itu dikasih di pedalaman karena banyak orang di pedalaman sana yang tidak merasakan dana Otsus," pungkasnya.

Sementara itu, salah satu warga RT 9, Oda Sisilia Amareyau merasa beryukur dengan adanya program bantuan ini. Sebab, menurutnya dapat mengurangi beban kebutuhan sehari-hari.

"Terima kasih sudah kasih bantuan ini. Dengan bantuan ini mungkin kita bisa mengisi apa yang kurang di dalam rumah. Ya walaupun sebenarnya tidak mencukupi juga sehingga harapan ke depan ya mungkin bisa lebih lagi kah," ucapnya. (Endy Langobelen)

BERITA EKONOMI & PEMBANGUNAN

Top