Jangan Khawatir, Hadapi Lockdown Bulog Tambah Stok Beras

Kepala Bulog Timika, Dedy Rachman

MIMIKA, BM

Bulog Timika akan menambah stok beras dari Merauke. Hal ini dilakukan untuk menghadapi lockdown yang akan berlangsung selama satu bulan penuh pada 7 Agustus sampai 7 September 2021 nanti.

Permintaan ini dilakakukan karena stok beras yang ada di gudang Bulog Timika saat ini sisa 200 ton saja.

Kepala Bulog Timika, Dedy Rachman saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (22/7) mengatakan, stok beras yang ada saat ini di gudang diperkirakan hanya cukup sampai pertengahan Agustus.

"Saat ini kita lagi tunggu pengiriman beras dari Merauke. Jumlahnya saya kurang tahu. Tapi dengan jumlah pengiriman itu setidaknya bisa sampai akhir Agustus atau pertengahan September,” tutur Dedy.

Dedy mengatakan, persediaan beras yang ada di Bulog ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Mimika yang dipasarkan melalui Rumah Pangan Kita (RPK) dan untuk tunjangan beras golongan ASN, TNI/Polri juga untuk Kabupaten Puncak.

Katanya, walau pihaknya melayani Mimika dan Puncak namun dapat dipastikan stok beras yang ada cukup untuk masyarakat.

"Saya pastikan selama lockdown stok beras tidak akan berkurang jadi masyarakat tidak perlu khawatir. Pengiriman dari Merauke inikan untuk mengantisipasi lockdown," tutur Dedi.

Dikatakan, jika stok mulai berkurang maka akan ada alarm dan langsung ada pengiriman lagi.

"Harga penjualan beras Bulog masih tetap sama yakni Rp10 ribu per liter sebagaimana HET," ujarnya.

Ditegaskan jika lockdown nanti masyarakat yang ingin menyetok beras Bulog dengan jumlah banyak tidak diperbolehkan, yang bisa mengambil junlah lebih hanya RPK karena untuk melayani masyarakat sekitar.

"Stok aman jadi masyarakat tidak perlu khawatir dan tidak perlu juga harus menyetok beras Banyak-banyak. Karena, jika kebutuhan di rumah habis maka bisa membelinya lagi di Bulog," ungkapnya. (Shanty)

BERITA EKONOMI & PEMBANGUNAN

Top