Budaya

Pemkab Mimika Terima Sertifikat Hak Kekayaan Intelektual Mbitoro dan Karapao Dari Kemenkum Papua 

Bupati Mimika dan Wakil Bupati saat menerima sertifikat Hak Kekayaan Intelektual produk Mbitoro dan Karapao

MIMIKA, BM

Kantor Wilayah Kementerian Hukum Papua menyerahkan Sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) untuk produk Mbitoro dan Karapao.

Penyerahan sertifikat ini diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Mimika oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum (Kemenkum) Papua, Antonius M. Ayorbaba. 

Bupati Mimika, Johannes Rettob bersama Wakil Bupati, Emanuel Kemong secara langsung menerima sertifikat tersebut dengan disaksikan oleh pihak PTFI, unsur forkopimda dan masyarakat seusai pelaksanaan launching program distribusi air bersih kota Timika pada Sabtu (12/07/2025) kemarin di SP2, jalur V. 

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum (Kemenkum) Papua, Antonius M. Ayorbaba menyampaikan bahwa kekayaan intelektual ini ada dua bagian yakni pertama kekayaan intelektual komunal yang terdiri dari 4 hal seperti ekspresi budaya tradisional (mengatur tentang tarian, cerita rakyat dan permainan tradisional).

Selain itu juga, pengetahuan tradisional, sumber daya genetik ( jenis tanaman tertentu, hewan tertentu dan tumbuh-tumbuhan tertentu) yang harus dilindungi, dan ke empat disebut dengan potensi indikasi geografis. 

Kemudian, kekayaan intelektual kedua yakni kekayaan intelektual personal, dimana terdiri dari hak cipta, merk, paten, desain industri, letak serkuit terpadu dan rahasia dagang. 

"Jadi pada hari ini saya sampaikan terimakasih dan tentang ekspresi budaya tradisional berkaitan dengan Mbitoro dan Karapao," ujarnya. 

Dalam kesempatan tersebut, Antonius juga menerangkan budaya tradisional berkaitan dengan Mbitoro dan Karapao, dimana Mbitoro adalah ekspresi budaya berupa seni ukir patung yang merupakan bagian dari tradisi suku Kamoro.

"Patung-patung ini miliki makna penting sebagai rumah bagi roh leluhur dan simbol kehidupan serta kebersamaan dalam masyarakat Kamoro. Mbitoro juga digunakan dalam berbagai upacara adat sebagai bentuk penghormatan dan permohonan perlindungan leluhur," terangnya.

Sementara, Karapao dikenal sebagai upacara adat suku Kamoro, yang menandai peralihan anak laki-laki ke usia dewasa.

"Upacara ini menjadi bagian penting dari warisan budaya suku Kamoro yang melibatkan berbagai ekspresi budaya termasuk pemotongan bagian bawa busana, adat Tauri dan tanggungjawab baru dari ipar lelaki terhadap anak lelaki tersebut," sambungnya. 

Oleh karena itu, menurut Antonius harapan dari Kementerian Hukum kedepan prospek perubahan dan pembangunan Mimika itu bisa dilakukan dalam satu even.

"Jadi even yang digabungkan sehingga akan ada banyak pihak dari daerah lain untuk datang menyaksikan keunikan yang ada disini termasuk dengan potensi yang lainnya. Kami juga berharap Kabupaten Mimika harus bisa melahirkan perda perlindungan kekayaan intelektual," ujarnya.(Ignasius Istanto)

Mulainya Kepengurusan Baru, Pemuda Flobamora Diharapkan Berkontribusi Positif Bagi Masyarakat di Mimika

Foto bersama seusai pelantikan Badan Pengurus Pemuda Flobamora di Kabupaten Mimika periode tahun 2025 - 2030.

MIMIKA, BM

Badan Pengurus Pemuda Flores. Sumba, Timor Alor (Flobamora) periode tahun 2025 - 2030 resmi dilantik oleh Ketua Ikatan Kerukunan Flobamora (IKF) Kabupaten Mimika, Marthen LL Moru.

Pelantikan Jumat (11/07/2025) malam dilakukan di Timika, disaksikan oleh pengurus Ikatan Kerukunan Flobamora (IKF) Kabupaten Mimika, perwakilan forkopimda, pemuda Kei dan tamu undangan. 

Mereka dilantik berdasarkan Surat Keputusan (SK), Nomor : 01.006/SK/IKF-MMK/VII/2026, tentang susunan Badan Pengurus Pemuda Flobamora Kabupaten Mimika Periode 2025 - 2030.

Pelantikan ini menandai dimulainya kepengurusan baru yang akan bertugas untuk mewadahi dan mengembangkan potensi pemuda Flobamora.

Ini juga menjadi momentum penting bagi pemuda Flobamora untuk semakin berperan aktif dalam pembangunan dan kemajuan kota Mimika serta berkontribusi positif bagi masyarakat. 

Ketua Ikatan Kerukunan Flobamora (IKF) Mimika, Marthen LL Moru, meminta agar organisasi ini dijadikan sebagai tempat belajar, untuk berkumpul dan bercerita, bahkan tempat untuk bersama-sama menyelesaikan sesuatu persoalan dengan akal budi dan akal sehat.

"Jadikan juga sebagai tempat untuk bersama-sama mengenang cerita-cerita dari kampung halaman," ujarnya.

Selain itu, Ketua IKF Marthen juga berpesan agar gerak langkah pemuda itu tetap diatur dan selalu berada dalam komunikasi bersama dengan induk organisasi kerukunan Flobamora Kabupaten Mimika. 

"Saya percaya ketua dan pengurus akan membawa kepercayaan dalam memimpin organisasi pemuda Flobamora," pesan Marthen. 

Sementara itu, Ketua Ketua Pemuda Flobamora Mimika, Jamaluddin Laga Doni menyampaikan, pelantikan ini bukan sekedar seremonial semata. Ini merupakan awal dari suatu perjalanan dan bentuk tanggung jawab.

Harapannya, momentum ini menjadi penting untuk meneguhkan semangat kebersamaan, meningkatkan solidaritas pemuda serta membangun pemuda yang saling berempati.

"Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada ketua dan badan pengurus IKF Kabupaten Mimika yang telah membina dan selalu mendukung kami dalam beberapa kegiatan," katanya.

Ia juga berkomitmen melanjutkan perjuangannya yang telah dilakukan selama ini dan berupaya memaksimalkan serta merangkul semua pemuda yang ada di sektor-sektor agar saling bergandengan tangan membangun kebersamaan dalam suka maupun duka.

"Kami jadi garda terdepan yang membanggakan. Saya menyadari betapa besarnya amanah yang diberikan, ini adalah tanggungjawab yang tidak hanya terletak pada pundak saya sendiri tetapi merupakan tanggungjawab bersama. Jadi mari kita bersatu, bekerja keras dan menjaga semangat kebersamaan dalam setiap langkah kita," ungkap Jamal. 

Badan Pengurus Pemuda Flobamora yang baru dilantik ini juga mendapatkan dukungan penuh dan apresiasi dari beberapa pihak. 

Menurut Kapolsek Mimika Baru, AKP Putut Yudha Pratama, pengurus yang telah dilantik ini menjadi simbol dari kesatuan, gotong royong dan simbol dari kebersamaan serta nilai-nilai adat dan budaya dari NTT. 

"Ini yang nantinya bisa dirawat dan diwariskan semangatnya ke generasi-generasi selanjutnya. Mewakili Kapolres, kami dari pihak kepolisian selalu berpesan mari sama-sama kita menjaga kamtibmas di Mimika," serunya.

Apresiasi juga disampaikan oleh Leonardus Tumuka yang mewakili pemuda dan tokoh masyarakat Kamoro. Ia berharap mereka terus membangun komunikasi yang positif dan membangun persatuan masyarakat di Kabupaten Mimika. 

"Tugas memang berat, oleh karena itu komunikasi menjadi hal yang sangat penting, makanya sebagai pemegang tongkat komando (ketua) itu harus bisa memahami karakter dan tingkah laku setiap anggotanya," ucapnya. 

Sementara itu, mewakili Ketua IKF, Paul Weti selaku Ketua harian Flobamora, mengaku senang dimana pemuda Flobamora di Mimika sudah menunjukkan jati dirinya dalam hal-hal positif di Mimika.

"Karena ditanah ini kita hidup dan masa depan kita disini. Mari kita bangun dengan cara menciptakan situasi aman dan minta kepada pemuda Flobamora untuk membantu pihak keamanan dalam menciptakan kamtibmas," katanya. (Ignasius Istanto)

PKK Mimika Hadiri Puncak HKG Ke-53 dan Rakernas X di Samarinda

Ketua TP PKK Mimika Ny. Susy Herawaty Rettob dan pengurus foto bersama

SAMARINDA, BM

Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) X digelar pada Selasa (8/7/2025) di Samarinda, Kalimantan Timur.

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Mimika Ny. Susy Herawaty Rettob didampingi pengurus turut hadir dalam kegiatan tersebut beserta TP PKK dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) seluruh Indonesia.

Adapun tema yang diusung dalam Puncak Peringatan HKG ke-53 dan Rakernas X ini yakni “PKK Bergerak Bersama, Mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas.”

Ketua Umum TP PKK Pusat Ny. Tri Tito Karnavian mengatakan tujuan peringatan HKG PKK tersebut adalah diantaranya untuk meneguhkan komitmen TP PKK terhadap pelaksanaan 10 program pokok PKK.

Senada dengan itu, Pelindung TP PKK Nasional Ny. Selvi Gibran Rakabuming mengajak seluruh kader PKK menjadikan HKG PKK sebagai momentum untuk memperkuat koordinasi, konsolidasi dan evaluasi pelaksanaan dari program–program PKK agar selaras dengan arah kebijakan pemerintah dibawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Dalam kesempatan tersebut, Kementerian Koperasi dan UMKM serta Badan Gizi Nasional juga turut hadir memberikan presentasi.

Dimana rencananya akan berkolaborasi bersama PKK dalam mewujudkan program peningkatan ekonomi masyarakat serta dalam tujuan pengentasan stunting.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pagelaran Expo UMKM di Dome Balikpapan pada 9 Juli 2025 bagi masyarakat umum yang di meriahkan berbagai event, yaitu Gala Dinner, UMKM Festival, Gerakan Pangan Murah, Cek Kesehatan gratis, dan pembagian Kaca Mata Gratis. (Tim)

Top