Realisasi Keuangan Masih Minim, Ini Penjelasan Bupati

Bupati Mimika Johannes Rettob

MIMIKA, BM

Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mimika sampai kini masih minim.

Untuk mengetahui realisasi keuangan dan pekerjaan, dilakukan rapat evaluasi bersama pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dengan progres pekerjaan dan juga terkait pelayanan kepada masyarakat. 

Hal yang dibahas salah satunya seperti progres realisasi keuangan dan fisik, apakah ada perubahan atau tidak, dan apa alasannya jika tidak ada kenaikan.

“Macam tadi kita dapat realisasi keuangan kita ternyata kecil, pekerjaan kita sudah banyak. Kenapa? Karena memang uangnya belum disetorkan seperti dana Otsus,” kata Bupati Mimika Johannes Retob, di Mall Pelayanan Publik, Senin (16/6/2025).

Bupati menjelaskan, realisasi keuangan masih kecil karena pekerjaan yang sudah dikerjakan tetapi belum ditagihkan dan dibayarkan. 

Selain itu, ada juga pekerjaan fisik yang sumber dananya dari dana otonomj khusus (Otsus) maupun dana alokasi khusus (DAK). 

“Tapi ada juga fisik yang sudah dikerjakan cukup banyak tapi belum bisa ambil uang muka, kenapa? Karena dananya dana khusus. Misalnya, DAK, Otsus itu kan kita belum bisa ambil dari tempat lain,” ujarnya.

Sementara, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Mimika, Marthen Mallisa mengatakan bahwa sampai bulan Juni, penyerapan masih di angka 15,4 persen atau sekitar Rp900 miliar lebih.

Marthen menyarankan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mempercepat tagihan-tagihan pekerjaannya yang sudah berkontrak. 

Pasalnya, penyerapan anggaran ini masih dominan belanja rutin. 

“Kepala OPD harus percepat tagihan pekerjaan, paling tidak itu uang muka,” pungkasnya. (Shanty Sang)

Top