Gelar Musrenbang, 68 Program Kegiatan Diusulkan di Distrik Iwaka
Kepala Distrik Iwaka Linus Dolame menyerahkan berita acara Musrenbang distrik ke Bappeda
MIMIKA, BM
Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Distrik Iwaka tahun 2025 telah resmi digelar di Hotel Kanguru, Senin (17/2/2025) dan menghasilkan 68 usulan program dan kegiatan.
Puluhan program itu diusulkan 11 kampung, pendidikan, kesehatan, babinkamtibmas dan babinsa yang berada di wilayah Distrik Iwaka.
Musrenbang yang bertemakan "Peningkatan Pelayanan Dasar Dalam Rangka Pertumbuhan Ekonomi Lokal Yang Berkelanjutan" dibuka secara resmi oleh Asisten II Bidang Perekonomian Setda Mimika, Frans Kambu.
Ketua Panitia, Sagiyem dalam laporannya mengatakan, pelaksanaan kegiatan musyawarah perencanaan pembangunan dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan koordinasi kerja antara legislatif dan eksekutif, efektif dan efisien dalam penyelenggaraan pembangunan daerah khususnya di bidang pembangunan kampung.
Selain itu, untuk menimbulkan rasa semangat kebersamaan dalam pelaksanaan dan pengendalian secara terencana, terarah, dan terpadu untuk lebih mengoptimalkan sumber daya yang ada secara efektif, dan efisiensi untuk mencapai tujuan pembangunan.
Asisten II Bidang Perekonomian Setda Mimika, Frans Kambu dalam sambutannya mengatakan, Musrenbang merupakan forum yang sangat penting dan strategis dalam proses perencanaan pembangunan daerah. Forum ini menjadi wadah untuk berdiskusi, menyampaikan aspirasi, serta merumuskan program dan kegiatan yang benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat.
"Dengan adanya Musrenbang, kita berharap perencanaan pembangunan daerah dapat lebih terarah, tepat sasaran, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di Distrik Iwaka,"tutur Frans.
Dalam kesempatan ini, Frans menekankan beberapa hal yang perlu menjadi perhatian bersama yakni pembangunan yang berkelanjutan, perencanaan yang disusun harus mengutamakan prinsip keberlanjutan, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan oleh generasi mendatang. Peningkatan kesejahteraan masyarakat yang diusulkan harus berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, terutama dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.
Lainnya, kolaborasi dan sinergi keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga pada keterlibatan masyarakat, sektor swasta, dan semua pemangku kepentingan.
”Oleh karena itu, harus memperkuat kolaborasi untuk mencapai tujuan bersama. Efisiensi dan transparansi anggaran pengelolaan anggaran harus dilakukan secara efektif, efisien, dan transparan agar setiap program yang direncanakan benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Distrik Iwaka Linus Dolame mengatakan, kegiatan Musrenbang ini rutin dilakukan setiap tahunnya. Oleh karena itu, program apa yang belum ada di kampung seperti sektor pendidikan, kesehatan dan lainnya dapat diusulkan.
"Jadi, jika sudah pernah diusulkan tahun sebelumnya tapi belum terjawab maka bisa diusulkan kembali lagi. Tapi usulan harus benar-benar sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan," pungkasnya. (Shanty Sang)






















