Pulang Kampung, Pasangan JOEL Disambut Ribuan Warga Kokonao

Pasangan Nomor Urut 1 Pilkada Mimika, Johannes Rettob dan Emanuel Kemong saat tiba dan disambut tarian masyarakat Kokonao

MIMIKA, BM

Pasangan calon bupati dan wakil bupati Mimika Johannes Rettob - Emanuel Kemong (JOEL) berkunjung ke Kokonao, Distrik Mimika Barat, Kabupaten Mimika, Kamis (14/11/2024).

Ribuan warga Kokonao penuh antusias memadati jalan-jalan menyambut John dan Emanuel. Mereka melakukan sambutan secara adat Suku Kamoro, masyarakat asli Mimika yang mendiami wilayah dataran rendah.

Kokonao yang dikenal sebagai "kota tua" menyimpan banyak kenangan masa kecil bagi kedua pasangan ini. Di tempat inilah John dan Emanuel kecil mengenyam pendidikan SD hingga tamat di SMP YPPK Le Cocq D'Armandville Kokonao.

"Sebenarnya kami dua punya waktu sangat sempit sekali, tetapi kami dua harus kembali datang ke Kokonao karena kami dua tamat SMP Le Cocq D'Armandville sama-sama," kata Johannes Rettob di hadapan ribuan warga Kokonao.

Menurut John, kedatangannya ke Kokonao bukan untuk berkampanye. Tetapi mengunjungi kampung halaman dan meminta restu dari alam dan leluhur adalah kewajiban.

"Kami dua harus pulang kampung. Kalau tidak, nanti kami dua dapat marah dari kamu semua," kelakar John disambut tawa warga.

John-Emanuel meyakini akan membuktikan visi misi "membangun dari kampung ke kota" bermula dari Kokonao, kota tua bersejarah yang kini tertinggal dan mulai terlupakan.

"Begitu kami menang, kami akan kembali ke sini, sekalian peletakan batu pertama pembangunan Kokonao. Kita akan mulai (pembangunan) dari sini," tegas John Rettob.

"Saya dengan pak Manu akan membuat satu badan khusus untuk percepatan pembangunan Agimuga dan Kokonao. Jadi ini bukan janji, tetapi ini program kami sudah dirancang," pungkasnya.

Johannes Rettob juga mengatakan bahwa Mimika saat ini semuanya berawal dari Kokonao, sayangnya ketika perkembangan terus dilakukan, kota tua ini semakin dilupakan.

"Kokonao jangan begini terus. Kita harus bangun tempat ini. Kita tahu Kokonao ini dulu hebat. Dari sinilah semua berawal, terjadi pembangunan di Mimika dan terbentuk kota Timika yang berkembang sampai saat ini. Tapi begitu Mimika jadi kabupaten, kota tua ini seakan dilupakan," ungkapnya.

Kepala Suku: Alam Tahu Begitu John-Emanuel Menginjak Tanah Kokonao

Perlu diketahui saat kedua pasangan ini pulang kampung ke Kokonao untuk meminta restu masyarakat di kota tua ini, sangat kelihatan bagaimana masyarakat menyayangi John Rettob dan Emanuel Kemong.

Kedatangan keduanya tidak dilihat masyarakat sebagai sebagai calon bupati dan wakil bupati, namun mereka terlihat seperti sedang menyambut kerabat atau orang tua yang rindu kampung halamannya.

Di momen ini saat iring-iringan rombongan usai melakukan penyambutan, tiba-tiba seorang mama bernama Teresa berlari dan memeluk John-Emanuel. Dia memeluk John erat-erat sembari mengungkap kerinduannya.

Kepala Suku di Kokonao, Yohanis Aturi, menyebut tidak hanya masyarakat yang menyambut kedatangan John-Emanuel. Tetapi alam dan leluhur tahu begitu keduanya menginjakkan kaki di tanah Kokonao.

"Tadi kakak dua kasih turun kaki dari pesawat, tanah ini, mama ini buang air mata karena dia rasa betul. Bahkan pohon melambai, hutan kecil ini dia sudah tahu bahwa John dan Emanuel ada turun ini, anak dari Kokonao," ungkap Yohanis.

Yohanis menaruh harapan besar bagi John-Emanuel untuk mengembalikan kejayaan Kokonao, kota sejarah awal mula Kabupaten Mimika yang kini tertinggal dan terlupakan.

"Kokonao ini mau dilupakan. Bapak dua besar sampai SMP di sini, SMP YPPK Le Cocq D'Armandville Kokonao. Coba tolong bangkitkan Kokonao ini kembali jadi seperti dulu waktu tete dan bapak (ayah John) dorang masuk," tutur Yohanis. (Tim

Top