Asisten II : Arsip Masih Dianggap Kertas Usang yang Sewaktu-Waktu Bisa Dibuang

Suasana sosialisasi

MIMIKA, BM

Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Mimika menggelar sosialisasi penilaian dan penetapan hasil alih media sesuai persyaratan penjamin arsip di lingkungan pemerintah Kabupaten Mimika.

Kegiatan berlangsung di Hotel Grand Tembaga, Rabu (18/9/2024) diikuti perwakilan dari masing masing OPD, distrik dan kelurahan.

Adapun yang menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut adalah dari Nasional Republik Indonesia (ANRI).

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Mimika, Willem Naa, dalam sambutan mengatakan selama ini persepsi masyarakat terhadap arsip sangat memprihatinkan, arsip masih dianggap sebagai kertas usang di gudang yang sewaktu-waktu dirancang dan dibuang.

"Padahal arsip itu memiliki peran penting karena melalui arsip pula kita bisa mengetahui secara akurat apa yang telah terjadi dimasa lalu dan di dalam Arsip juga terkandung banyak informasi seperti sejarah berdirinya sebuah organisasi,” kata Willem.

Menurutnya dibutuhkan suatu manajemen sistem kearsipan yang baik agar dapat memperlancar perkembangan organisasi secara keseluruhan, memelihara menyelamatkan arsip yang berasal dari badan pemerintah, swasta, maupun perorangan.

"Saya berharap peserta kegiatan ini, bisa menjadi pengelola arsip dalam pengambilan keputusan dan pertanggungjawaban untuk menjamin keselamatan pemeliharaan dan fungsi arsip itu sendiri," pungkasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Mimika Djante Nere mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menyelamatkan asip dari potensi kerusakan fisik sehingga perlu dilakukan penataan arsip yang mengarah pada pusat sekaligus.

"Dalam perkembangannya, kita sedang menuju digitalisasi. Kalau arsip kita standar nasional, arsip daerah juga kita lakukan penyesuaian,"tutur Djante.

Djante menjelaskan arsip itu adalah rekaman kegiatan atau peristiwa berbagai bentuk dan media sesuai dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang dibuat dan diterima oleh lembaga negara, organisasi politik, kemasyarakatan, perseorangan dalam melaksanakan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. (Shanty Sang)

Top