Olah Raga

Sambut HUT RI 80, Bupati Mimika Resmi Lepas 65 Peserta Gerak Jalan Indah Wanita

Salah satu peserta Gerak Jalan Indah dari organisasi TP PKK Kabupaten Mimika

MIMIKA, BM

Bupati Mimika, Johannes Rettob, secara resmi melepas peserta gerak jalan indah wanita di halaman Graha Eme Neme Yauware, Senin (11/8/2025).

Sebanyak 65 grup peserta gerak jalan indah wanita mengikuti gita ini dalam rangka menyambut HUT ke-80 Republik Indonesia (RI).

Adapun, 65 Grup gerak jalan indah ini berasal dari berbagai organisasi, seperti Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Mimika, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), organisasi wanita lainnya, kerukunan, organisasi gereja dan masjid, sekolah-sekolah, dan juga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Mimika.

Bupati Mimika Johanes Rettob mengapresiasi kepada seluruh organisasi yang ikut sebagai peserta lomba gerak jalan indah.

"Berdasarkan informasi dari panitia kalau mereka pesimis karena peminat lomba ini tidak banyak, sehingga dibuatkan rute yang dilalui tidak begitu jauh karena tidak banyak peserta yang mendaftar," kata Bupati John.

Lanjutnya, awalnya rute pendek karena peserta sedikit, tapi akhirnya rutenya diubah, dan hari ini ada 65 peserta yang ikuti lomba gerak jalan indah khusus ibu-ibu.

"Saya mengapresiasi kepada semua pihak organisasi, gereja, masjid dan organisasi lainnya termasuk OPD yang ikut memeriahkan perlombaan ini,” ujarnya.

Ia menuturkan rangkaian kegiatan dalam rangka HUT Kemerdekaan ini sudah dimulai sejak awal bulan Agustus, dengan berbagai kegiatan mulai Fit Run Dukcapil, Nikah Massal, dan pembuatan KTP.

“Kami sudah melakukan kegiatan ini dengan launching kegiatan di Dukcapil, dan hari ini gerak jalan indah,” ungkapnya.

Adapun rute lomba gerak jalan indah wanita yakni, start dari halaman gedung Eme Neme Yauware menuju ke Horison Diana, kemudian memyusuri jalan Cendrawasih, Kwamki, Ahmad Yani, Bougenville, Pendidikan, Budi Utomo, dan kembali ke halaman Eme Neme Yauware. (Shanty Sang)

Membanggakan, Kontingen Papua Tengah Sudah Raih 25 Medali di Fornas Mataram

Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley didampingi Bupati Mimika Johannes Rettob dan Wakil Bupati Nabire, Burhanuddin Pawennar saat mengunjungi tim Inorga ASSI 

MATARAM, BM

Hingga Rabu (30/7/2025) kemarin, Tim Kormi Papua Tengah untuk sementara telah berhasil meraih 25 medali pada ajang Festival Olah Raga Rekreasi Nasional (FORNAS) ke-VIII yang diselenggarakan di Mataram, Nusa Tenggara Timur.

Dari 25 medali yang didapat, Kormi Papua Tengah berhasil meraih 6 emas, 11 perak dan 8 perunggu.

Kontingen Papua Tengah sebenarnya juga meraih 8 medali emas dan 4 medali perak dari Inorga Muathai namun capaian 12 medali dari Inorga ini tidak dihitung karena dikategorikan eksebisi.

Terkait dengan raihan medali, Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Geley sebelumnya memberikan apresiasi kepada para pegiat yang meraih medali dari beberapa inorga yang telah menyelesaikan pertandingan.

“Perolehan medali dan prestasi yang diberikan dari beberapa inorga membuat kita sangat bangga, apalagi kita Provinsi Papua Tengah ini baru berusia tiga tahun namun sudah mampu berkompetisi dengan baik di kancah nasional. Ini baru awal dan kami yakin bahwa dengan persiapan yang matang, prestasi yang lebih besar akan diraih di masa depan,” jelasnya.

Dia berharap medali yang telah dipersembahkan beberapa inorga dapat memberikan motivasi kepada pegiat dari Inorga lain untuk terus berusaha dan meraih prestasi.

Wagub juga mengatakan Papua Tengah memiliki potensi besar di bidang olahraga yang perlu digali terus dan dikembangkan. Kepada Inorga yang belum berprestasi, Wagub Geley mengatakan jangan berkecil hati

“Kami pemerintah Provinsi Papua Tengah kedepan berkomitmen untuk terus mendorong dan memotivasi anak-anak Papua Tengah, sehingga mereka mampu bermimpi besar dan meraih prestasi yang lebih gemilang dalam berbagai event olahraga ke depan,” ungkapnya.

Bupati Mimika, Johannes Rettob yang juga sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Papua Tengah mengaku bangga terhadap prestasi yang dicapai oleh pegiat dan Inorga.

"Ini sesuatu yang bagi kami sangat membanggakan apalagi kehadiran KORMI Papua Tengah yang menaungi Inorga-Inorga baru berumur satu tahun berjalan, tetapi mampu meraih medali di ajang nasional ini," ujarnya.

Sebagai ketua KORMI Papua Tengah, Johannes Rettob berkomitmen untuk terus mendorong inorga- inorga yang berada di naungan KORMI untuk terus eksis pada setiap even baik di tingkat daerah maupun nasional

Sementara itu Wakil Bupati Nabire Burhanuddin Pawennari yang juga hadir di Mataram mengatakan momen Fornas VIII merupakan waktu yang tepat untuk menunjukkan kepada daerah lain bahwa Papua Tengah sebagai Daerah Otonomi Baru mampu bersaing di bidang olahraga.

"Ini adalah momen yang tepat agar Papua Tengah semakin dikenal masyarakat Indonesia, untuk itu saya berharap para pegiat yang dipercayakan mewakili Papua Tengah dapat mengoptimalkan kemampuan untuk meraih medali di Fornas VIII tahun 2025," harapnya.

Berikut daftar perolehan sementara medali Kontingen Papua Tengah 

Fespati (Federasi Seni Panahan Tradisional Indonesia)
2 emas
2 perak

Perpatri (Perkumpulan Panahan Tradisional)
3 emas
3 perak
3 perunggu

ASSI (Asosiasi Street Soccer Indonesia)
1 perak
1 perunggu

ABU (Airsoft Brotherhood Unity)
1 perunggu

ISDMI (Ikatan Senam Dance Mix Indonesia)
1 emas
1 perak
1 perunggu

PORTINA (Persatuan Olahraga Tradisional Indonesia)
2 perunggu

PORPI (Persatuan Olahraga Pernapasan Indonesia)
1 perak

(Ronald Renwarin)

Tim Sepak Bola U-17 PPLPD Siap Berlaga di Turnamen FJL Jakarta

Tim sepakbola U-17 PPLPD Mimika saat di Bandara Mozes Kilangin.


MIMIKA, BM

Tim sepak bola U-17 PPLPD Mimika bertolak ke Jakarta pada Rabu (22/10/2025) untuk berpartisipasi dalam turnament Fossbolin Junior League (FJL).

Tim ini merupakan bagian dari program Pembinaan Pelajar Luar Daerah (PPLPD) yang dikelola oleh Pemerintah Daerah Mimika. Tim akan mengikuti turnamen yang diadakan di Jakarta bersaing dengan tim dari berbagai daerah, yang berlangsung mulai 23 hingga 26 Oktober 2026.

Tim ini dilepas secara langsung oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Mimika, Evert Hindom di Bandara Mozes Kilangin.

Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Mimika, Evert Hindom dalam sambutannya mengatakan, acara hari ini bukan sekadar seremoni pelepasan tim olahraga, tetapi sebuah momentum penting yang menandai semangat kebangkitan olahraga di Kabupaten Mimika.

"Melalui kegiatan ini, kita menyaksikan lahirnya generasi muda yang tidak hanya berbakat, tetapi juga memiliki mental juang, disiplin, dan tekad kuat untuk berprestasi," kata Evert.

Evert bangga sekaligus terharu melihat semangat para atlet muda ini. Para atlet bukan hanya membawa nama sekolah dan tim, tetapi membawa nama besar Kabupaten Mimika dan Provinsi Papua Tengah di ajang nasional.

Keikutsertaan atlet di ajang ini menunjukkan bahwa pembinaan olahraga di Mimika semakin maju, semakin terarah, dan semakin mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang siap bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.

"Tanpa kerja sama dan dukungan dari semua pihak, keberhasilan seperti ini tidak mungkin terwujud. Kalian adalah duta muda Mimika yang membawa harapan besar,"ujarnya.

Ia berpesan bahwa setiap langkah tim di lapangan adalah cermin dari semangat, kerja keras, dan jati diri masyarakat Mimika. Ia meminta agar bertanding dengan semangat tinggi, menjunjung sportivitas dan sikap pantang menyerah.

"Jangan pernah takut menghadapi lawan, karena setiap pertandingan bukan sekadar soal menang atau kalah, tetapi tentang belajar, tumbuh, dan menjadi pribadi yang lebih kuat,” imbuhnya.

”Selaku pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Mimika percaya bahwa kalian mampu menunjukkan kemampuan terbaik dan mengharumkan nama daerah. Ingatlah selalu pesan saya, menang bukan hanya tentang skor, tapi tentang hati yang gigih, semangat yang tak padam, dan niat yang tulus untuk mengharumkan nama daerah." ungkapnya.

Sementara itu, Pelatih fisik PPLPD Mimika, Isak Wakum mengatakan, ini adalah kejuaraan FJL usia 17 tahun dan kebetulan anak-anak yang ada di PPLPD ini usia 15, 16 dan 17.

"Nanti turnamennya dari tanggal 23 sampai tanggal 26 Oktober di Tanggerang," tutur Isak.

Isak mengatakan, turnament FJL ada beberapa kategori di usia 11, 13, 15, dan 17 yang diputar di Tangerang. Sementara untuk usia 11, 13, 15 sudah habis dan yang tersisa usia 17 sehingga tim ikut turnamennya.

"Jadi kalau menang, biasanya menang dengan runner up itu langsung melaju ke putarannya di Malaysia," ucapnya.

Sejauh ini, kata Isak, persiapan tim sudah sangat matang dan cukup luar biasa. Dengan kejuaraan ini juga pihaknya ingin melihat sudah sejauh mana kemampuan atlet dalam satu tahun ini.

"Penerapannya nanti di lapangan, perkembangannya seperti apa, itu ukurannya nanti di kejuaraan FJL ini. Yang berangkat ini 30 orang sudah dengan official," pungkasnya. (Shanty Sang)

Top