Olah Raga

59 Putra Papua Lolos ke Final Camp PFA 2026

Vice President Community Relations PTFI, Engel Enoch menyerahkan secara simbolis bola ke peserta

MIMIKA, BM

Sebanyak 59 putra Papua yang berasal dari 20 kabupaten/kota di Tanah Papua berhasil lolos ke Final Camp Papua Football Academy (PFA) cari Bakat 2026.

Vice President Community Relations PTFI, Engel Enoch dalam sambutannya menyampaikan, PT Freeport Indonesia (PTFI) berkomitmen membuka ruang bagi anak-anak Papua untuk berkembang, membangun SDM unggul, dan menanamkan nilai keluarga.

Sebelumnya, seleksi ketat berlangsung selama 2 bulan dengan penyaringan oleh coach profesional. Anak-anak difasilitasi kesehatan, akomodasi, dan sarana latihan di Timika.

“Proses seleksi ini cukup panjang, dan nantinya akan ditentukan 20 anak Papua terbaik dari 20 kabupaten/kota. Kalian ini bukan sekadar calon pesepakbola, tetapi juga calon pemimpin Papua yang ditempa melalui karakter, disiplin, dan semangat juang,” ujarnya.

Dia berharap anak-anak fokus pada seleksi dan menunjukkan performa terbaik, sebab proses ini menjadi bukti nyata bahwa PFA bukan hanya mencetak pemain bola, tetapi juga membangun karakter generasi Papua.

“Kalian ini semua sudah belajar. Belajar meninggalkan keluarga, menyesuaikan diri di Timika, dan berlatih hidup mandiri. Jadi yang nantinya tidak lolos tetap semangat, karena kalian sudah hebat dari ribuan anak, kalian punya peluang lain di luar,” tegas Engel.

Sementara itu, Direktur Akademi PFA, Wolfgang Pical memberikan arahan kepada 59 anak Papua yang tengah mengikuti Final Camp PFA 2026 di Timika. Ia menekankan pentingnya disiplin di lapangan, meski suasana di luar tetap penuh kebersamaan. Sebab seleksi ketat akan dilakukan dari 59 peserta akan dipilih 20 anak terbaik.

“Di luar lapangan kita akan “happy-happy”, namun saat bertanding saya harap kalian tampil maksimal. Jangan menyia-nyiakan peluang ini, karena perjalanan kalian hingga tahap ini tidaklah mudah,” ungkapnya.

Salah satu siswa yang masuk 59 besar, Israel Junior Eluwai dari Sentani mengaku sangat antusias mengikuti seleksi PFA. Dirinya berhasil masuk seleksi karena sebelumnya masuk dalam SBB Sentani.

“Hal ini telah lama saya tunggu, maka saya akan menggunakan kesempatan ini dengan maksimal. Saya optimis akan membawa nama baik kota dan keluarga agar dapat bergabung di PFA,” pungkasnya.

Untuk diketahui, pada hari Selasa, Rabu, dan Kamis akan dilaksanakan seleksi teknis, Jumat Psikologi dan Sabtu seleksi kesehatan, selanjutnya anak-anak kembali ke kota masing-masing bersama pendamping dan pengumuman untuk 20 anak akan disampaikan pada bulan Agustus 2026. (Shanty Sang)

Bangun Budaya Kerja Sehat, BRI Timika Gelar Zumba Bersama

Seluruh pegawai BRI Timika saat Zumba bersama

MIMIKA, BM

Branch Office (BO) BRI Timika terus mendorong terciptanya lingkungan kerja yang sehat dan produktif lewat kegiatan senam Zumba bersama yang melibatkan seluruh pegawai, Jumat pagi, 5 Juni 2026.

Kegiatan yang berlangsung di halaman kantor ini menjadi bagian dari komitmen dalam menjaga kebugaran pekerja sekaligus membangun suasana kerja yang harmonis dan positif. Dengan iringan musik energik dan dipandu instruktur profesional, Zin Yuli, para pekerja tampak antusias mengikuti setiap gerakan senam.

Pemimpin Cabang, Arif Ulumuddin mengatakan, olahraga bersama tidak hanya bertujuan meningkatkan kesehatan fisik pegawai, tetapi juga mempererat kebersamaan di lingkungan kerja.

"Senam Zumba ini akan kami lakukan tiap bulan. Setiap awal bulan kita akan awali dengan Zumba," kata Arif.

Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan seluruh pekerja dapat bekerja lebih optimal, memiliki energi positif, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Selain menjadi sarana menjaga kebugaran, kegiatan Zumba bersama juga dinilai efektif dalam mengurangi kejenuhan kerja dan meningkatkan konsentrasi pegawai.

"Langkah ini sejalan dengan upaya perusahaan dalam membangun budaya kerja sehat yang adaptif dan produktif di tengah dinamika dunia kerja saat ini," tutup Arif. (Shanty Sang)

Papua Football Academy Cari Bakat, Keliling Papua Bidik Talenta Sepak Bola Masa Depan

Anak-anak tampak gembira menikmati latihan bersama

MIMIKA, BM

Papua Football Academy (PFA) kembali menggelar program pencarian bakat tahunan. PFA Cari Bakat yang akan menjangkau seluruh provinsi di Tanah Papua, pada bulan Mei hingga Juni 2026.

Direktur Akademi PFA, Coach Wolfgang Pikal mengatakan program ini terbuka bagi anak-anak Papua kelahiran tahun 2013 atau berusia 13 tahun pada tahun 2026.

Nantinya Tim PFA Cari Bakat 2026 akan mendatangi setiap provinsi yakni Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Papua Selatan, dan Papua Pegunungan.

“PFA Cari Bakat 2026 bertujuan menjaring talenta muda terbaik dari berbagai daerah sekaligus membuka kesempatan bagi mereka untuk mengasah kemampuan di bawah bimbingan pelatih profesional dan berkompetisi di level yang lebih tinggi,” kata Coach Wolfgang.

Ia menjelaskan dalam PFA Cari Bakat, pihaknya menyeleksi peserta dengan kriteria diantaranya anak kelahiran tahun 2013, mempunyai disiplin tinggi, motivasi yang kuat, sehat jasmani, nilai sekolah baik, dan memiliki postur tinggi sebagai nilai tambah.

Anak-anak yang terpilih dalam seleksi PFA Cari Bakat 2026 akan mendapatkan beasiswa penuh dan akan tinggal di Markas PFA Mimika Sport Complex (MSC) yang dibangun PTFI di Timika, Papua Tengah.

Manager Sport Management, Sustainable Development Division PTFI Janjai Adii mengapresiasi PFA Cari Bakat yang secara proaktif mendatangi setiap provinsi untuk menemukan talenta-talenta muda sepak bola. Upaya ini akan membuka jalan dan peluang bagi anak-anak di berbagai daerah di Tanah Papua untuk mengikuti seleksi masuk PFA.

“Kami berharap PFA Cari Bakat bukan hanya sekedar proses merekrut anak–anak dari seluruh Papua masuk ke PFA, namun bagaimana akademi ini mampu menjadi perpanjangan tangan untuk menjangkau bakat–bakat sepakbola usia muda yang ada dipelosok Papua,” katanya.

Coach Wolfgang mengatakan antusiasme terhadap program ini terus meningkat dari pelatih maupun orang tua. Ia optimistis pencarian bakat di 19 kota dan kabupaten akan menghasilkan pemain-pemain potensial.

“Saya optimistis akan menemukan talenta kelahiran 2013 yang berpotensi. Terima kasih untuk semua pelatih dan orang tua. Good luck anak-anak! Mari mengukir prestasi bersama PFA. Dari tanah Papua untuk Indonesia,” ujar Coach Wolfgang.

Adapun tahapan seleksi akan digelar di stadion atau lapangan sepak bola yang telah ditentukan di masing-masing daerah.

Informasi detail terkait lokasi dan jadwal seleksi di setiap kabupaten/ kota akan diumumkan secara resmi melalui kanal media sosial PFA @papuafootballacademy, serta bekerja sama dengan PSSI dan pemerintah daerahsetempat.

Tentang Papua Football Academy Papua Football Academy (PFA) merupakan wujud nyata komitmen investasi sosial PT Freeport Indonesia dalam pengembangan sepak bola Papua.

PFA berfokus pada pembinaan talenta muda Papua secara holistik—meliputi aspek teknik, pendidikan, karakter, dan kesehatan—serta berkomitmen mencetak pemain berprestasi, berintegritas, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional. (Ronald R)

Top