Olah Raga

Sambut HUT RI ke-80, Pelajar Tingkat SMP, SMA/SMK Ikut Kejuaraan Sepak Bola

Wakil Bupati Mimika saat menendang bola tanda dimulainya kejuaraan sepak bola tingkat pelajar di Kabupaten Mimika. 

MIMIKA, BM

Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-80 tahun 2025, para pelajar tingkat SMP, SMA/SMK kelompok putra dan putri mengikuti kejuaraan sepak bola yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kebudayaan dan Pemuda Olahraga (Disparbudpora).

Kejuaraan sepak bola itu secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong di Stadion Wania Imipi SP 1, Kamis (10/07/2025) . 

Dalam sambutan Kepala Disparbudpora Mimika, Elisabeth Cenawatin menyampaikan bahwa kejuaraan sepak bola antar pelajar tingkat SMP, SMA/SMK ini akan berlangsung selama seminggu. 

"Saya berharap selama berlangsung kejuaraan sepak bola ini para pemain tetap menunjukkan sportifitas," ucapnya. 

Sementara itu dalam sambutan Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong menyampaikan dalam pertandingan sepak bola antar sekolah ini selain menunjukkan prestasi, juga harus tunjukkan rasa penuh persahabatan hingga usai pertandingan.

"Menurut saya pertandingan antar sesama sekolah ini kita tidak lawan siapa-siapa di sini, kita sedang bertanding dengan teman-teman dari sekolah yang lain. Jadi ini pertandingan persahabatan, jangan karena mau rebut piala kalian baku pukul tapi tunjukkan sportifitas," pesannya.

"Saya juga berharap terus tingkatkan prestasi supaya bisa ikut sampai tingkat nasional,"sambung Wakil Bupati Mimika. 

Dalam kesempatan tersebut juga, Wakil Bupati Kemong mengapresiasi kepada tim putri dari tingkat SMP dan SMA/SMK yang turut adil dalam turnamen sepak bola. 

"Luar biasa putri-putri juga ikut, dan saya harapkan bermain baik dan tunjukkan bakat kalian," ujar Wakil Bupati Mimika. (Ignasius Istanto)

Optimisme Pemanah Papua Tengah di Fornas VIII : TC 6 Bulan dan Pengalaman Jadi Ukuran


Tim pemanah Papua Tengah 

MIMIKA, BM

Tim Pemanah asal Papua Tengah yang tergabung dalam Federasi Seni Panahan Tradisional Indonesia (Fespati) Papua Tengah yakin naik podium dan raih medali pada event Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII Tahun 2025 yang akan digelar pada 26 Juli hingga 1 Agustus 2025 di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Ketua Fespati Papua Tengah, Musab melalui telepon mengatakan dirinya optimis tim panahan yang dipersiapkan dari Papua Tengah dapat meraih medali emas pada ajang dua tahunan itu.

Pada pelaksanaan Fornas VIII, tim panahan Papua Tengah mengikuti 16 kategori lomba yang terdiri dari lomba panahan untuk kategori U12 putra dan putri jarak tembak 10 meter pada babak kualifikasi dan Eliminasi.

Kategori U18 putra dan putri jarak 20 meter pada babak kualifikasi dan eliminasi. Kategori Hunting dewasa putra dan putri, kategori Jamparingan dewasa putra dan putri.

Kategori memanah berkuda Abilasa dan Panca Abilasa untuk kategori putra dan kategori on ground putra dan putri.

Musab mengaku dari 16 kategori mata lomba panahan ini, dirinya sudah bisa memetakan kategori lomba apa saja yang bakal disabet medali emas oleh tim panahan Papua Tengah.

Peserta panahan dari Papua Tengah yang akan berlaga di Mataram itu kata Musab telah diseleksi sebelum ditetapkan sebagai peserta dan telah menjalani latihan selama enam bulan dan telah mengikuti Training Camp (TC).

"TC kita lakukan di Nabire dan Mimika karena peserta panahan yang akan mengikuti lomba panahan event Fornas berasal dari dua Kabupaten ini. Kita belum bisa lakukan TC secara terpusat karena kekurangan anggaran," kata Musab.

Anggaran menjadi kendala terbesar bagi Fespati Papua Tengah untuk melakukan TC terpusat. Musab mengaku ada peralatan latihan yang rusak dan tidak bisa dilakukan pengadaan baru.

"Meskipun banyak kekurangan tapi itu tidak menyurut semangat para pegiat panahan dari Papua tengah untuk terus melatih kemampuan mereka," kata Musab.

Lebih lanjut, Musab mengatakan tim panahan Papua Tengah yang dipersiapkan ini telah beberapa kali berlaga di Fornas pada tahun sebelumnya.

"Fornas VI di Palembang dan Fornas VII di Jawa Barat tim panahan kita berpartisipasi. Dengan jam terbang dan memaksimalkan potensi yang ada kami yakin tim bisa meraih podium," tuturnya. (Red)

ISDMI Papua Tengah Targetkan Beprestasi di Fornas VIII Mandalika

Ikatan Senam Dance Mix Indonesia (ISDMI) Provinsi Papua Tengah

MIMIKA, BM

Ikatan Senam Dance Mix Indonesia (ISDMI) Provinsi Papua Tengah saat ini sedang mempersiapkan diri guna menghadapi Festival Olah Raga Rekreasi Nasional (FORNAS) VIII di Mataram, Nusa Tenggara Timur.

Di Fornas 2025 ini, ada 10 kategori yang akan dilombakan Induk Organisasi (Inorga) ISDMI. Dari jumlah tersebut, ISDMI Papua Tengah mengikuti 8 kategori.

Adapun 8 kategori yang akan diikuti adalah D’mers perorangan (khusus instruktur), D’mers beregu, umum perorangan, umum beregu, 40 tahun ke atas, 40 tahun ke bawah, mahir dan DMI step. Ikatan Senam dance mix Indonesia! Sementara dua kategori yang tidak diikuti adalah kategori pelajar umum dan pelajar D’mers.

“Jadi kami ISDMI Papua Tengah berangkatkan 14 orang untuk Fornas di Mataram. Dari 10 kategori yang dilombakan, kami ikut 8 kategori,” ujar Sintia Korowa, Sekretaris ISDMI Papua Tengah saat dihubungi malam ini, Selasa (8/7/2025) via telepon. 

Perlu diketahui ISDMI di Papua Tengah hanya baru ada di 2 kabupaten yakni Nabire dan Puncak Jaya. Mimika dan lainnya belum ada.

“Karena kondisi Puncak Jaya yang tidak memungkinkan sehingga tahun ini kami di Nabire yang dipercayakan mengikuti Fornas di Mataram. Pemusatan latihan di Nabire dan kami selalu lakukan di beberapa sanggar karena rata-rata semua punya sanggar jadi kami bergantian tempat,” ungkapnya.

Karena pemusatan latihan hanya di Nabire, Sintia Korwa mengatakan mereka tidak ada kendala dalam persiapan. 

“Kami beruntung jika dibandingkan dengan Inorga lain. Kami semua dari Nabire jadi untuk latihan bisa saling kontrol. Puji Tuhan semua disini jadi mudah untuk disatukan. Jadi sejauh ini tidak ada keluhan atau kendala berarti,” ujarnya.

Dikatakan Sintia, kesiapan menuju Fornas Mataram dilakukan dengan latihan secara rutin tiga kali selama seminggu. Sementara untuk latihan beregu dipercayakan kepada koordinator untuk menyesuaikan waktu latihan. Dan sejauh ini semua berjalan baik.

Sintia juga mengaku optimis bahwa ISDMI Papua Tengah akan meraih target maksimal di Fornas 2025 ini. 

“Kalau target, kami target semua menang dan raih medali. Kami optimis karena yang kami rekrut ini bukan orang baru gabung di senam tapi sudah mahir. Mentor kami di Papua Tengah juga ikut jadi kami yakin di 8 kategori ini kami akan dapat hasil terbaik,” ungkapnya.

“Kami sudah sangat siap untuk bertanding, apalagi satu pegiat kami akan main di dua kategori baik beregu maupun perorangan. Kami juga sudah lihat daftar peserta yang sudah daftar sampai haru ini kami terbanyak yakni orang. Yang lain hanya 2-3,” jelasnya.

ISDMI adalah salah satu induk organisasi yang akan dilombakan di Festival Olah Raga Rekreasi Nasional (FORNAS) VIII.

Organisasi ini menaungi olahraga senam dance mix di Indonesia yang bertujuan untuk untuk mengembangkan serta mempopulerkan senam dance mix sebagai olahraga rekreasi dan gaya hidup sehat. 

Ketika dilombakan pada Festival Olah Raga Rekreasi Nasional (FORNAS) para peserta atau pegiat akan mengikuti gaya instruktur di depan. Para pegiat nantinya diminta untuk mengikuti senam yang diperagakan instruktur. Penilaian nanti lebih pada kekompakan dan kesesuaian gerak. (Ronald Renwarin)

Top