Hari Kamis, 420 Atlet Dari 15 Provinsi Datangi Mimika

TD Cabor Atletik

MIMIKA, BM

Sebanyak 420 atlet dari 15 provinsi dan 21 kabupaten kota akan mendatangi Mimika guna mengikuti Tes Even PON 2020.

Kegiatan yang diberi nama Papua Open ini juga merupakan babak kualifikasi terakhir cabang olahraga atletik.

Papua Open akan dilangsungkan 27-29 Februari di Mimika dengan mempertandigkan 40 nomor atletik untuk putera dan puteri.

Wakil Ketua Bidang Organisasi PB Pasi Pusat, Umaryono, Ketua Komisi Perlombaan PB PASI Dwi Priyono, Wasit internasional atletik Sarjito dan Sekretaris Umum PB PASI Papua Markus Raubaba menyamampaikan persiapan mereka melalui Press Release kepada media di Timika, Seni (24/2) malam di Horison.

“Sapta lomba dan dasa lomba tidak kita sertakan karena kesiapan waktu hanya tiga hari. Secara keseluruhan kami melihat bahwa Mimika siap laksanakan tes even. Kalau PON ada beberapa perbaikan tapi saat ini sedang dilakukan sambil berjalan,” ungkap Umaryono.

Ia juga mengatakan bahwa teknis sarana yang digunakan juga sangat memadai yakni Mimika Sport Complex dan jalanan di Kuala Kencana untuk lomba marathon dan jalan cepat.

“Kami sudah cek dan periksa semua peralatan seperti lembing, cakram, martil, tolak peluru, tongkat estafet dan lainnya sudah lengkap. Hanya saja ada beberapa ruangan di MSC terbatas sehingga nanti tambahkan tenda portable yang akan penuhi kebutuhan ruangan,” jelasnya.

Priyono menambahkan, untuk PON nanti di cabang atletik akan dipertandingkan 46 lomba. Namun untuk tes even hanya 40 karena kesiapan waktu dan tidak semua atlet atletik akan ikut Papua Open.

“Kita adakan lomba marathon 42,195 km dan jalan cepat 20 km. Kita pilih kuala karena daerahnya sangat nyaman dan terbaik. Kita juga sudah dikasih izin oleh PTFI. Para atlet juga pasti akan senang dengan keadaan alam di sana,” ungkapnya.

Terkait lomba jalan cepat, anggota Komisi Perlombaan PB Pasi yang juga sebagai Wasit internasional atletik, Sarjito menjelaskan jalan cepat merupakan even unggulan untuk Indonesia khususnya di Asia Tenggara.

“Jalan cepat merupakan even unggulan untuk indonesia khususnya Asia Tenggara, empat kali seagames selalu medali emas untuk putra,” ujarnya.

Ia menjelasan, untuk kejuaraan dunia, pada umumnya atlet jalan cepat asal Jepang dan China yang selalu mendominasi juara. Ia berharap Indonesia ke depan dapat berbuat lebih di tingkat asia.

“Kalau kita membandingkan persiapan di Mimika dan PON di Jabar kemarin, Mimika tidak ketinggalan. Banyak hal tinggal dilengkapi saja,” ungkapnya.

Sementara itu Sekretaris Umum PB PASI Papua Markus Raubaba mengatakan antusias atlet mengikuti tes even PON ini sangat tinggi.

“Kami buka pendaftaran dari tanggal 30 Januaru sampai 13 Februari dan banyak yang ikut. Kita terbatas karena waktu persiapan tapi sejauh ini semua berjalan baik. Selain tes even, bapak-bapak ini juga merupakan technical delegate jadi mereka juga akan mengamati kinerja panitia pelaksana yang terbentu dan bagaimana apliakasinya di lapangan,” ungkapnya. (Ronald)