Nasional

Gebyar PON di Mimika, Menutup Segala Rangkaian Kesuksesan PON XX Papua



Ketua Panita Gebyar PON Provinsi Papua di Empat Klaster, Otniel Deda saat meninjau kesiapan di Lapangan Timika Indah, Jumat (14/10)

MIMIKA, BM

Rangkaian Gebyar Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua Tahun 2021 telah dilaksanakan di tiga klaster yakni di kota Jayapura, Kabupaten Jayapura dan Merauke.

Dengan demikian, Kabupaten Mimika sebagai salah satu cluster Penyelenggara PON XX Papua akan menjadi sentral penutupan Gebyar PON XX yang akan dilaksanakan pada Jumat (15/10) besok mulai pukul 09.00 WIT hingga 21.00. WIT.

Sebelum dilaksanakan Panitia Besar (PB) PON Bidang Upacara Provinsi Papua yang merupakan penanggung jawab kegiatan mengadakan Gladi Bersih pada Kamis (14/10).

Ditemui disela-sela kegiatan, Ketua Panita Gebyar PON Provinsi Papua di Empat Klaster, Otniel Deda mengatakan Gebyar PON merupakan salah satu media informasi kepada seluruh masyarakat Indonesia tentang pelaksanaan PON di Papua.

Gebyar PON menunjukan bahwa tidak hanya mampu dan siap, namun Papua secara keseluruhan telah sukses menyelenggarakan event nasional terbesar yakni PON XX.

“Ini juga sebagai media untuk mengekspos potensi-potensi kearifan lokal yang terdiri dari kuliner dan kerajinan tangan serta talenta yang dimiliki baik lokal maupun nasional,” imbuhnya.

Otniel Deda menambahkan, Gebyar PON menjadi media strategi untuk mengumpulkan potensi-potensi dan kearifan lokal, yang mana Kabupaten Mimika merupakan kabupaten yang kental dengan nilai-nilai adat istiadat.

“Kami siapkan fasilitas dengan konsep panggung dan lighting yang mewah. Para pelaku Usaha Menengah dan Mikro Kecil (UMKM) baik lokal maupun dari luar Papua juga berkolaborasi untuk terlibat dalam mengekspos dan memunculkan potensi lokal untuk diketahui oleh masyarakat Mimika dan luar Papua,” ungkapnya.

Dikatakan di Gebyar PON ini disediakan lebih dari 30 stand bagi pelaku usaha yang tergabung dalam UMKM sehingga masyarakat bisa datang untuk melihat dan berbelanja.

“Bapak ibu bisa datang belanja, lihat dan berpartisipasi sehingga dampak ekonomi dalam Gebyar PON ini bisa dirasakan oleh pelaku usaha. Masyarkat bisa menikmati acara, mendapat hiburan musik dan tarian, menikmati kuliner dan kerajinan tangan yang merupakan kearifan lokal Mimika,” ujarnya.

Namun Deda mengingatkan, bagi masyarakat yang akan datang untuk menonton agar wajib mengikuti protokol kesehatan yakni memakai masker, menjaga jarak, menyiapkan surat vaksin dan akan di rapid sebelum masuk.

“Kita berharap lewat Gebyar PON ini panggung dimanfaatkan secara baik untuk menyampaikan kepada masyarakat Indonesia bahwa Papua dengan slogan Torang Bisa sangat siap, mulai dari pembukaan hingga penutupan sangat siap. Ini merupakan kerja keras yang luar biasa dan didukung penuh oleh pemerintah, stakeholders dan masyarakat Mimika sendiri,” ungkapnya.

Sebagai Ketua Panitia, ia memberikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada Bupati Mimika Eltinus Omaleng, Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob, dan segenap panitia Sub Klaster Mimika serta TNI Polri atas suksesnya penyelenggaraan PON di Mimika termasuk memberikan ijin terselenggaranya kegiatan Gebyar PON ini.

“Kita akan mulai besok dari pukul 09.00 wit hingga pukul 21.00 wit dan juga ditayangkan live streaming. Even organiser ini dari Jakarta. Kegiatan ini diselenggarakan di akhir penutupan PON karena memang merupakan permintaan bupati, dan karena jadwal dari persiapan tuan rumah,” jelasnya.

Gebyar PON XX Papua Klaster Mimika ini menutup seluruh rangkaian di semua empat Klaster tuan rumah PON XX dan sekaligus menutup pelaksanaan PON XX di Mimika.

“Artis nasional yang akan tampil adalah D’Massiv, Mitha Talahattu, ada juga dari provinsi seperti Hanafi Singer, Robby Sawaki dan artis lokal lainnya. Kolaborasi para artis ini merupakan keunikan kekayaan kita di bumi pertiwi ini,” pungkasnya. (Elfrida)

Mimika Keren! Sukses Gelar Tarung Derajat PON XX Papua, Apresiasi Diberikan Kepada Pemda dan Masyarakat

Sang Guru Badai Meganagara Dradjat (Kang Badai) dan Sang Guru Rimba Dirgantara Dradjat (Kang Badai) saat menyampaikan terimakasih kepada seluruh masyarakat dan Pemda Mimika. Foto : Humas PPM/ Ronald Renwarin

MIMIKA, BM

Laga final Tarung Derajat yang bergulir pada Selasa (12/10) jadi penutup pertandingan Tarung Derajat dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua Klaster Mimika.

Sejumlah pihak mengapresiasi kinerja pemerintah daerah, masyarakat dan termasuk panitia yang ikut mensukseskan jalannya pertandingan cabor asli Indonesia tersebut.

Ketua Harian Pengurus Besar Kodrat, Brigjen Pol Syamsul Bahri MM usai penyerahan medali kepada para atlet mengatakan, ada tiga faktor kesuksesan yang diraih Tarung Derajat dalam PON XX Papua yakni tertib, aman, dan lancar. Selain itu, ia menilai Papua bisa menjadi juara umum dalam gelaran Tarung Derajat karena memiliki nilai disiplin.

“Luar biasanya, tidak ada insiden, tidak ada protes, tidak ada yang menolak hasil yang ada hari ini. Hal itu mungkin dikarenakan Tarung Derajat adalah budaya kita. Karena olahraga ini asli Indonesia yang dilahirkan di Bandung oleh AA Boxer,” ungkapnya.

Apresiasi ia lontarkan kepada Gubernur Papua, Lukas Enembe dan Bupati Mimika Eltinus Omaleng atas sukses penyelenggaraan Tarung Derajat dalam PON XX di Papua.

"Bisa begini aman saja itu menurut kami luar biasa. Siapa bilang Papua tidak aman? Aman. Buktinya kita kemana-mana saja bisa,” katanya.

Sang Guru Rimba Dirgantara Dradjat atau dikenal Kang Badai juga bersyukur karena pertandingan olahraga tarung derajat ini telah selesai dipertandingkan.

"Dari segi penyelenggaraan awal hingga akhir pertandingan alhamdulilah kita lancar. Kemudian kita juga menunjukkan bahwa olahraga cabang tarung derajat Indonesia itu mempunyai nilai-nilai yang bisa dilihat di sini, katanya.

Meskipun di dalam pertandingan mereka berdarah-berdarah, tetapi diluar pertandingan mereka rukun.

"Inilah yang harus disebarluaskan, khususnya olahraga yang memang keras itu harus membuat suatu persatuan yang kuat dan harus dijaga untuk memperketat silahturahmi,"katanya.

Sementara itu, Sang Guru Rimba juga berterima kasih kepada panitia PB PON pusat dan Mimika serta pihak pengamanan yang telah membantu guna menertibkan jalannya pertandingan.

"Kita lihat semua masyarakat di sini sangat tertib disini sekali. Jadi, kalau ada yang bilang orang Papua kasar itu tidak benar. Orang Papua itu memang keras. Artinya, mereka disiplin," ujarnya.

Sang Guru Badai Meganagara Dradjat atau lebih dikenal Kang Badai juga menambahkan bahwa tarung derajat di pelaksanaan PON XX sampai hari terakhir secara kejuaraan berhasil. Hal ini dilihat dari tidak adanya atlet yang mengalami cedera parah.

"Kemudian dari segi pelayanan kepanitiaan atlet pun baik, makan enak dan tidur pun enak. Saya ucapkan selamat kepada atlet Papua di tarung derajat yang telah berhasil meraih empat medali emas dan juara umum," ujarnya.

Dirinya juga mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemda Mimika yang telah memberikan pelayanan terbaik atas terselenggaranya kegiatan ini.

Technical Delegate Tarung Derajat, H Noves Narayana menambahkan kesuksesan penyelenggaraan Cabor Tarung Derajat adalah berkat kerjasama semua pihak. Hal itu membuat tahapan Tarung Derajat berjalan dengan lancar sejak awal.

"Bagusnya karena pertandingan bisa tetap berjalan dan secara khusus yang kami apresasi juga adalah penonton yang selalu dan tetap memenuhi prokes dan tak ada protes selama pertandingan berlangsung di Mimika. Terimakasih banyak warga Mimika,” tutupnya.

(Humas PPM/ Rachmat Julaini, Aprina Hutapea, Elfrida Sijabat dan Ronald Renwarin)

Marahton dan Jalan Cepat Sudah Dilombakan di Kuala Kencana, Ini Yang Harus Kita Ketahui

Peta penutupan dan penyekalan jalan di Kuala Kencana saat lomba dilangungkan 

MIMIKA, BM

Pada Sabtu (9/10) pagi tadi, dua cabang olahraga Pekan Olahraga Nasional (PON) XX nomor Marathon dan Jalan Cepat mulai diselenggarakan di beberapa bagian kota Kuala Kencana.

Untuk memfasilitasi pelaksanaan yang aman maka telah dilakukan penutupan beberapa tempat yang selama ini menjadi alur aktifitas.

Mulai pukul 04.30 WIT, jalan-jalan dan beberapa persimpangan akan ditutup untuk lalu lintas kendaraan. Sementara lalu lintas pejalan kaki akan diizinkan hanya di trotoar.

Berikut beberapa tempat yang ditutup sementara:
• Bundaran Kuala Kencana
• Jalan Nusantara Raya Selatan dari Pertigaan LIP sampai ke Bundaran Kuala Kencana
• Jalan Nusantara Raya Utara dari Bundaran sampai ke Alun Alun
• Jalan Irian Jaya Timur dari Bundaran menuju Perumahan RW B
• Jalan Irian Jaya Barat dari Bundaran menuju Perumahan RW A

Hal yang sama juga dibuat di persimpangan diantaranya :
• Pertigaan LIP menuju Bundaran KK
• Pertigaan Jalan Kerta Jasa atau Jalan Nusantara Raya Selatan menuju Stasiun Keselamatan Publik dan Gedung 400, SRM
• Pertigaan Jalan Anggrek menuju Golf
• Pertigaan Jalan Minajerwi menuju Jalan Iwaka dan Jalan Ajkwa
• Pertigaan Jalan Mimika menuju Apartemen
• Pertigaan Jalan Kokonau menuju BQ
• Pertigaan Jalan Cenderawasih menuju RT1 dan RT6

Penutupan jalan ini akan berlaku sampai selesainya dua nomor atletik yang diperkirakan sekitar pukul 09.30 WIT hingga 10.00 WIT, akses kembali dibuka.

Selain lalu lintas serta Office Building 1 dan Office Building 2 serta Pusat Berbelanja Kuala Kencana juga ditutup sejak pagi dan baru akan dibuka pada pukul 13.00 WIT.

Seluruh karyawan PTFI yang dijadwalkan bekerja pada pagi harus berangkat sebelum penutupan jalan atau membuat rencana yang sesuai.

Karyawan yang ingin memarkir kendaraannya di Lapangan Golf Rimba pada malam hari sebelum acara dapat melakukannya; lokasi tertentu akan ditunjuk oleh SRM untuk memfasilitasi keamanan kendaraan tersebut.

Meskipun PTFI tidak akan membatasi karyawan untuk berolahraga di sepanjang rute yang ditutup, perusahaan mendorong warga untuk mempertimbangkan untuk tidak berolahraga atau melakukan latihan mereka di lokasi lain untuk meminimalkan potensi gangguan bagi para atlet.

Penonton yang berencana untuk menonton acara dari titik di sepanjang rute diingatkan untuk melaksanakan protokol covid yang tepat termasuk jarak sosial dan penggunaan masker saat berada di dekat orang lain.

Seperti biasa, karyawan dan anggota keluarga diminta untuk melaporkan aktivitas atau masalah keamanan yang mencurigakan atau tidak biasa ke Pusat Komando atau Pusat Operasi Keamanan melalui telepon rumah atau telepon seluler 24 jam sehari.

Selain itu dibuka juga laporan keadaan darurat dan aktivitas yang tidak biasa ke Pusat Komando di Jalur darat: 546-7777, HP: 0901 467777.

Selain itu jiia ada aktivitas atau tindakan kriminal yang mencurigakan maka dapat dilaporkan ke Hotline Keamanan di Pusat Operasi Keamanan Dataran Rendah (SOC LL), Jalur darat: 546-4444 dan HP: 0901 464444.

Untuk Pusat Operasi Keamanan Dataran Tinggi (SOC HL) dapat dihubungi melalui Land Line: 546-0000 dan HP: 0901 460000.

Selain untuk pekerja dan masyarakat, di Kuala Kuncana telah diatur juga beberapa tempat yang menjadi areal liputan wartawan, diantaranya di pinggir lokasi star dan finish, Bundaran Kuala Kencana dan trotoar jalan Kuala Kencana.

Selama pertandingan, selain atlet dan petugas pertandingan, tidak diizinkan bagi siapapun untuk masuk ke area jalan. Bagi pejalan kaki silahkan menggunakan trotoar pedestrian.

Sementara itu Technical Atletik, Umaryono mengingatkan awal media untuk tidak melakukan siaran langsung karena official broadcest.

Jika ingin mengambil gambar dan video maka wartawan dapat melakuannya di spot yang sudah ditentukan dan dilarang melakukan mobile dengan kendaraan.

"Karena itu harus clear sampa 30 menit pertama. Jalur kita bisa buka dan tutup di cek poin namun kita akan berikan akses tapi hanya terbatas pada pimpinan kontingen yang akan hadir, PB PON maupun KONI yang akan menyaksikan atau jika ada kondisi emergency. Yang lain tidak boleh," ungkapnya.

Ia juga mengatakan, rute terbaik selama penyelenggaraan PON untuk nomor Marathon dan Jalan Cepat di Indonesia adalah Kuala Kencana.

"Ini merupakan salah satu bentuk sumbangsih PT Freeport ke dunia olahraga yang nyata. Momentumnya juga sangat jarang, areal yang rata, kiri kana rimbun, udaranya segar. Di Siak ada tapi di kiri kanan jalan itu pohon sawit, makanya ini yang terbaik," ujarnya mengakui. (Ronald)

Top