Kasus Covid-19 Meningkat, Masyarakat Diminta Tunda Pesta Pernikahan

Bupati Omaleng saat meninjau penggunaan Sisi Selatan Bandara Moses Kilangin

MIMIKA, BM

Aktivitas mudik lebaran lalu bukanlah satu-satunya pemicu lonjakan kasus positif Covid-19 saat ini. Namun juga akibat pergerakan masyarakat yang menimbulkan kerumunan, terutama di area publik dan kegiatan sosial. 

Oleh sebab itu, Pemerintah Daerah (Pemda) Mimika mulai memberlakukan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro di Mimika.

Dan saat ini PPKM sudah berlangsung selama satu minggu, namun pemberlakuan tersebut tidak memberi dampak penurunan kasus covid-19. Terbukti kasus baru covid-19 terus bertambah.

Dari data terakhir yang diberikan Dinas Kesehatan, Kasus aktif positif covid-19 di Mimika kini 661 kasus.

Menanggapi hal ini, Bupati Mimika, Eltinus Omaleng meminta agar semua hajatan termasuk resepsi pernikahan dihentikan atau ditunda untuk sementara waktu. 

Pasalnya hajatan pesta pernikahan membuat kerumuman sehingga memudahkan penularan covid di masyarakat.

Masyarakat diminta memahami keadaan saat ini dan mengerti serta mendukung pemerintah agar Mimika dapat menekan dan membebaskan diri dari penularan virus corona.

"Saat ini sudah ada klaster pernikahan. Jadi saya harap supaya acara nikah itu sabar dulu. Stop dulu. Tongkonan itu selalu acara nikah-nikah akibatnya RSUD sekarang penuh. Itu tidak boleh lagi," tegas Bupati.

Selain ruangan yang mulai penuh, Bupati Omaleng juga menggungkapkan bahwa Mimika saat ini kekurangan oksigen.

"Saya harap supaya masyarakat mengerti dulu lah, takut pemerintah dulu. Kita jaga keselamatan dulu. Kalau kita bicara oksigen dan lain-lain, oksigen sekarang kurang sekali. Mo pakai apa? Jadi acara itu stop dulu,” ungkapnya. (Shanty)

Top