Awal 2025, Mimika Sudah Lima Kali Terjadi Kebakaran, Perlu Tambahan Armada 3000 Liter

Kepala BPBD Kabupaten Mimika, Septinus Marandof

MIMIKA, BM

Sepanjang awal tahun 2015, tepatnya di bukan Januari ini, telah terjadi lima kebakaran di Mimika di lima lokasi berbeda.

Kebakaran pertama terjadi di Gang Masbait, Jalan Yos Sudarso, Nawaripi pada Sabtu (4/1/2025) yang mengakibatkan dua rumah ludes terbakar.

Kebakaran kedua terjadi pada tanggal 9 Januari 2025 di Jalan Yos Sudarso yang berdampak pada terbakarnya 7 bangunan.

Kejadian tiga dan keempat terjadi pada 10 Januari di dua lokasi yang berbeda. Yakni salah satu unit rumah di SP2 dan satu unit gudang dan 10 petakan yang berlokasi di lorong arena lama SP1.

Kejadian berikutnya yakni pada tanggal 15 Januari 2025 dimana terjadi kebakaran satu unit Pos Peka di Jalan Kesehatan Dalam Timika yang juga menyebabkan satu unit rumah milik warga ikut terbakar.

Terkait dengan lima kejadian kebakaran ini, Kepala BPBD Kabupaten Mimika, Septinus Marandof mengakui pihaknya sering mengalami kendala atau kesulitan saat merespon kelokasi terjadinya kebakaran.

"Dari 5 kasus tersebut kendalanya itu kadang informasi sudah masuk namun saat di TKP kami susah untuk masuk karena dihambat oleh masyarakat banyak biasa datang mau nonton dan buat vidio,"ungkapnya saat ditemui Rabu (15/01/2025).

Belajar dari lima kasus ini, Marandof mengimbau kepada masyarakat apabila terjadi kebakaran jangan berada dekat lokasi kebakaran, sehingga memudahkan pihaknya memadamkan api.

"Kepada masyarakat kalau memang ada terjadi kebakaran kami minta tolong jangan menghambat. Moto kami itu pantang pulang sebelum padam,"ujar Marandof.

Terkait dengan armada, Marandof mengatakan BPBD masih kekurangan armada 3000 liter. Untuk kapasitas, hanya armada 3000 liter ini yang bisa memasuki lorong atau jalan-jalan yang sempit.

Sementara armada 5000 liter dan 10.000 liter untuk lorong dan jalan yang sempit biasanya digunakan untuk stanby dan suplai.

"Armada 3000 liter itu hanya ada 2 unit, tapi saat ini hanya ada 1 yang beroperasi karena 1 lainnya sedang alami kerusakan,” ungkapnya. (Ignatius Istanto)

Top