Masih Terkendala Hujan, Pencarian Kapal LCT Cita Lewat Udara Belum Dilakukan

Nampak Kakansar Timika bersama Danlanud YMU Timika dan Danlanal Timika saat melihat peta untuk melakukan pencarian di hari ke empat.

MIMIKA, BM

Sudah tiga hari tim Sar gabungan belum menemukan titik terang keberadaan Kapal LCT Cita XX yang hilang kontak dalam perjalanan dari Timika menuju Yahokimo.

Oleh karena itu di hari ke empat Selasa (23/07/2024) pencarian kembali dilanjutkan melalui udara dengan menggunakan pesawat Boing 737-200 Surveillance milik TNI AU, akan tetapi hal tersebut belum bisa dilakukan mengingat cuaca masih hujan dan masih diliputi kabut.

Namun untuk pencarian dengan menyisiri perairan laut di hari ke empat dengan menggunakan KRI Teluk Lada 521 masih berjalan.

Kepala Kantor Sar Timika, I Wayan Suyatna mengatakan pencarian hari ke empat tim sar gabungan rencana akan menggunakan pesawat Boing 737-200 Surveillance milik TNI AU dengan melakukan penyisiran lewat udara.

"Pesawat ini akan melakukan pengamatan menggunakan kamera pesawat yang lebih efektif dalam memantau setiap tempat yang dicurigai terdapat kapal LCT Cita XX," katanya.

Lanjutnya,"Jadi pesawat ini akan melakukan pencarian mulai dari titik awal kapal itu mulai berlayar hingga sampai ke titik terakhir dimana kapal itu akan berlabuh,"sambung I Wayan.

Namun dikarenakan cuaca saat ini masih hujan dan kabut, kata I Wayan, tim sar gabungan masih standbye di Bandara Mozes Kilangin Timika untuk bersiap melakukan pencarian.

"Mudah-mudahan cuacanya mendukung dan membaik tim akan mulai melakukan pencarian lewat udara," ujarnya.

Perlu diketahui sebelum dinyatakan hilang kontak, Kapal LCT Cita XX dengan POB sebanyak 12 orang berangkat dari Timika menuju Yahokimo pada Senin (15/07/2024), namun rencana tiba di Yahukimo Kamis sore (18/07/2024) kapal tersebut tidak muncul dan tidak ada informasi sehingga dilaporkan ke kantor Sar dan dilakukan pencarian.(Ignasius Istanto)

Top