Bermula Dari Perkelahian Antar Geng, Pertikaian Dua Kelompok Ini Berakhir Damai

Perwakilan dari dari dua kelompok saat mengikuti pertemuan untuk proses perdamaian

MIMIKA, BM

Pertikaian antara dua kelompok baik dari kelompok yang berada di kompleks Masbait dan Gaharu akhirnya bersepakat damai.

Mereka berdamai setelah dilakukan proses penyelesaian secara kekeluargaan yang difasilitasi oleh pihak kepolisian, Rabu (29/05/2024) di Polsek Mimika Baru.

Proses kesepakatan damai yang diselesaikan secara kekeluargaan ini ditandai dengan pernyataan sikap yang dibuat oleh kedua belah pihak yang bertikai.

Berdasarkan pantauan BM, proses pertemuan untuk penyelesaian dihadiri perwakilan kedua belah pihak baik tokoh masyarakat maupun tokoh agama.

Pertikaian tersebut membuat warga di dua kompleks ini merasa terganggu kenyamanannya sehingga dengan adanya perdamaian ini kedua belah pihak berharap kejadian serupa tidak terulang lagi.

Ketua Kerukunan Kampung Yamtimur wilayah Masbait, Berty Temorubun menuturkan bahwa motif dari pertikaian atau bentrok antara dua kelompok ini diciptakan oleh anak-anak geng yang melakukan perkelahian.

"Awalnya bermula dari anak-anak geng, dimana mereka ini datang dari luar dan masuk duduk di jalan Gaharu kemudian datang duduk depaan jalan Masbait dan menciptakan perkelahian antar geng yang kemudian terbawa ke kelompok umum dengan melibatkan keluarga,"tuturnya.

Ia menuturkan bentrok yang sudah terjadi itu tidak ada suatu perencanaan sebelumnya dari kedua kelompok untuk saling menyerang namun kemudian telah melibatkan kelompok umum.

"Sebagai ketua kerukunan sangat mengharapkan kepada pihak kepolisian dengan kesepakatan berdamai dan jika terjadi hal serupa lagi maka itu bukan atas nama kelompok tapi itu pribadi, dan itu harus ditangkap untuk diproses," katanya.

Sementara itu Ketua Kerukunan Keluarga Kei, Antonius Welerubun menyampaikan bahwa dengan adanya kesepakatan melalui surat pernyatan yang sudah dibuat, diharapkan tidak terulang lagi.

"Walaupun ini awalnya dari pribadi lalu geng kemudian kelompok tapi ini membuat kami sebagai orangtua merasa malu atas kejadian yang sudah terjadi,"ujarnya.

Sementara itu, Walau sudah dilakukan proses damai, kata Kapolsek Mimika Baru, AKP J. Limbong sampai sekarang pihak keamanan masih berada di lokasi untuk melakukan pengamanan.

"Tentunya beberapa waktu kedepan kita akan patroli lebih khusus. Disana juga akan kita bangun pos peka sesuai dengan permintaan dari mereka sendiri. Kita bersyukur kejadian tadi malam itu tidak sampai mengakibatkan korban parah walaupun hanya ada korban lecet,"katanya.(Ignasius Istanto)

Top