Massa Bakar Rumah Milik Pelaku Serta Menyerang Kantor Polsek Miktim

Anggota Kepolisian Mimika saat berada dilokasi kejadian untuk mengamankan situasi

MIMIKA, BM

Selain rumah milik pelaku (H) yang berada di SP8 dibakar oleh sekelompok warga dari keluarga korban siswi SMP yang dibunuh di Kampung Kaugapu beberapa hari lalu, Kantor Polsek Miktim juga sempat diserang sehingga mengakibatkan kerusakan pada atap kantor dan mobil patroli.

Kejadian ini terjadi pada Jumat (11/11/2022) di Kampung Kaugapu, Distrik Mimika Timur.

Kapolsek Mimika Timur AKP Matheus Tenggu Ate saat ditemui di Kantor Polsek Miktim menerangkan bahwa kejadian bermula keluarga korban tidak menerima dengan alasan kakak dari pelaku berinisial S itu tidak ditahan.

"Maunya keluarga korban kakaknya pelaku berinisial S ini juga ditahan. Sementara hukum tidak berkata demikan, karena siapa yang berbuat dialah yang menanggung akibatnya. Bagaiamana mungkin kakaknya yang tidak tahu menahu kita tahan,"terangnya.

Menurut Kapolsek Miktim, akibat ketidakpuasan tersebut, massa sempat mengejar kakaknya pelaku bahkan telah mengaraknya namun polisi berhasil mengamankan.

"Karena dibalut emosi malah menyerang petugas dan mobil patroli. Saat S diamankan di Polsek, mereka datang dan berujung penyerangan terhadap kantor dengan batu sehingga mobil patroli alami kerusakan,"sambungnya.

Setelah itu massa dari kerabat dekat korban ini menuju ke rumah milik pelaku H di SP8 yang sudah dalam keadaan kosong dan melakukan pembakaran. Selain rumah dibakar, terlihat juga satu unit motor dan genset ikut terbakar.

"Kerugian diperkirakan kurang lebih Rp300 hingga 400 juta, sementara mobil patroli yang dirusaki itu kerugiannya diperkrakan Rp 10 juta,"ujar Kapolsek.

Disampaikan Kapolsek Miktim, kasus ini sudah ditangani pihak PPA Reskrim Polres Mimika.

"Hasil pemeriksaan saksi, satupun belum ada yang menyebutkan saudara dari pelaku berinisial S itu. Sama sekali belum ada indikasi S itu pelaku. Tapi keluarga korban mengklaim ia juga pelaku, sehingga mereka buat steatment yang mengatakan tidak percaya polisi, karena polisi memihak kepada pelaku. Bagaimana mungkin kita memihak sama pelaku," ujar Kapolsek.

"Kami polisi akan menyelidiki siapa pelaku-pelaku yang menyerang, merusak mobil polisi atau membakar rumah pelaku,"ungkapnya.

Menurut Kapolsek bahwa sebelumnya Polsek Miktim telah mengimbau pihak korban untuk tetap tenang dan mengagendakan pertemuan dengan keluarga pelaku.

Namun hal itu malah dilanggar. Warga yang merupakan kerabat dan keluarga korban justru bertindak main hakim sendiri hingga menganiaya saudara dari pelaku.

"Ini pasti ada provokasinya,"ungkapnya.

Akibat kejadian tersebut arus lalu lintas kemarin sempat macet namun berkat kehadiran personil gabungan dari Polsek Poumako dan Sabhara Polres Mimika situasi kondisi di Kampung Kaugapu sudah terkendali dan aman. (Ignasius Istanto)

Top