Polisi Beberkan Keterlibatan Tiga Tersangka Jual Beli Amunisi

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal didampingi Kapolres Mimika, AKBP I Gede Putra dan Dandim 1710/Mimika, Letkol Inf Dedy Dwi Cahyadi saat menggelar konferensi pers di Mako Polres Mimika 32, Jalan Agimuga

MIMIKA, BM

Kepolisian Mimika akhirnya membeberkan keterlibatan tiga tersangka terkait jual beli amunisi di wilayah hukum Polres Mimika pada konferensi pers di Mako Polres Mimika 32, Jalan Agimuga, Sabtu (24/9).

Ketiga tersangka ini masing-masing berinisial MN, BK dan YA ditangkap beserta BB.

Dijelasakan Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal, bahwa ketiga tersangka ini ditangkap diwaktu dan tempat yang berbeda.

Ketiganya juga memiliki peran yang berbeda. Tersangka YA sebagai penjual amunisi, MN merupakan pembeli amunisi sekaligus perantara sementara BK merupakan pembeli.

"Ketiga tersangka ini ditangkap oleh Polres Mimika dibackup Satgas Damai Cartenz," jelasnya didampingi Kapolres Mimika, AKBP I Gede Putra dan Dandim 1710/Mimika, Letkol Inf Dedy Dwi Cahyadi.

Disampaikan Kabid Humas, tersangka YA adalah ketua KNPB Mimika sementara MN ketua KNPB sektor Jayanti Timika dan BK adalah KKB kodap 8 Kemabu, Kabupaten Intan Jaya.

"Saat dilakukan penangkapan kita dapatkan beberapa BB dan saat ini kita sedang dalami asal-usul BB yang mereka dapat. Karena YA sebagai penjual sendiri belum ada keterbukaan secara utuh, mudah-mudahan tidak lama lagi kita bisa tangkap pelaku atau penimbun yang jatuh ketangan YA," jelas Kamal.

Dalam kesempatan ini Kamal juga menjelaskan bahw tersangka YA sudah beberapa kali  menjalani hukuman, pertama tahun 2012 kemudian tahun 2017 dan tahun 2018.

"Ketiganya sudah ditahan untuk proses hukum selanjutnya. Ketiganya dikenakan Pasal 1 ayat 1 UU Darurat nomor 12  tahun 1951,"katanya.

Sementara, Kapolres Mimika, AKBP I Gede Putra menuturkan bahwa tersangka MN ditangkap di Kampung Jayanti sementara tersangka BK di Jalan poros SP5 dan tersangka YA ditangkap di perumaham Pondok Indah Amor.

"Kalau untuk BB ini ditemukan dalam tas saat ditangkap di Kampung Jayanti. Sementara beberapa saksi sudah kita pulangkan, karena kita hanya mintai keterangan pada saat dilakukan penangkapan," tuturnya.

Ditegaskan kapolres bahwa apabila jika ada indikasi oknum yang terlibat dalam proses jual beli inu maka sudah jelas akan diberikan sanksi hukum.

"Kita tidak main-main dan kita akan terapkan aturan itu,"tegasnya.

Sementara Dandim 1710/Mimika,Letkol Inf Dedy Dwi Cahyadi, mengatakan bahwa pihaknya juga sedang mendalami kasus ini bersama Polres Mimika.

"Kita masih dalami secara bersama dan kita belum tahu siapa dalang dibalik ini semua, ini" katanya.

Adapun BB yang diamankan, diantaranya 1 buah tas samping warna hitam, 2  buah kantong plastik warna hitam, 95 butir amunisi tajam berwarna kuning bergaris hijau caliber 5.56, 18 butir amunisi karet berwarna kuning bertuliskan pin 7.62 TK dan 9  buah besi rel amunisi bertuliskan pin K50.

Selain itu 1 buah hp vivo warna merah tipe 1820, 1 buah hp nokia 105 warna hitam, 1 unit hp merk samsung galaxi a13 warna cokelat dan 1 buah hp nokia 105 warna pink. (Ignasius Istanto)

Top