Budaya

PARADE FOTO Lemasa Sudah Tata Seluruh Tanah Adat di Mimika

MIMIKA, BM

Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme (LEMASA) sudah menata dan menyelamatkan seluruh tanah adat di Mimika untuk keberlangsungan hidup generasi penerusnya.

Penataan tanah adat bagi masyarakat Amungme ini merupakan program kerja utama dari Lemasa.

Foto-Foto : Shanty Sang - Berita Mimika

Pemilik tanah, Agustinus Anggaibak menyampaikan sambutan.


Tokoh masyarakat Amungme, Yanes Natkime menyampaikan sambutan.
Masyarakat Amungme, dan tamu undangan mengikuti acara.
Pemilik tanah Agustinus Anggaibak menandatangani berita acara.
Perwakilan masyarakat Amungme membacakan surat pernyataan sikap dan disaksikan seluruh masyarakat Amungme.
Amungeme Nagawan, Menuel Jhon Magal dan Direktur Eksekutif Lemasa, Fransiskus Pinimet membuka tirai papan nama tanah adat masyarakat Amungme.
Masyarakat Amungme foto bersama usai membuka tirai papan nama tanah adat.

GKI Diaspora Gelar Natal PAR Anak dan Remaja

Para guru sekolah minggu foto bersama

MIMIKA, BM

Menyambut Hari Raya Natal 202, Badan Pengurus Pelayanan Anak dan Remaja ( PAR ) Gereja GKI Diaspora menggelar natal PAR anak dan remaja.

Natal PAR Diaspora Anak dan remaja ini mengusung Tema "Kemuliaan Bagi Allah dan Damai Sejahtera di Bumi".

Dalam khotbah singkat yang dipimpim Pendeta Arjuni Leo, ia menyebutkan bahwa dalam Bacaan Injil Yohanes 3:16-21 disampaikan bahwa Tuhan Allah begitu mengasihi umatnya sehingga Dia memberikan anakNYA Yesus Kristus untuk datang ke dunia, lahir di Betlehem untuk menebus dosa-dosa kita.

"Karena itu, kita diajak untuk menjadi anak-anak yang mau mengasihi Tuhan, yang mau hidup sebagai anak-anak terang, dan hidup dalam kasih supaya ketika Yesus datang lagi kedua kali kita juga akan menerima mahkota kehidupan bagi setiap anak-anak yang setia,"kata Pendeta Arjuni.

Arjuni berharap anak-anak sekolah minggu terus menjadi anak-anak yang rajin, setia, taat, dengar-dengaran sama orang tua, selalu mengasihi Tuhan, dan selalu membawa terang bagi banyak orang.

"Seperti Tuhan juga datang sebagai terang bagi hidup kita maka kita juga menjadi anak-anak Tuhan yang menjadi terang dimana pun kita berada," ujarnya.

Sementara itu Ketua panitia, Anita, mengucapkan terima kasih atas partisipasi para guru sekolah minggu terutama panitia yang telah bekerja keras menyelenggarakan natal ini. 

"Kami percaya bahwa campur tangan Tuhan sungguh luar biasa bagi kami sehingga kegiatan natal PAR Diaspora anak dan remaja ini boleh berjalan sukses,"tutur Anita.

Anita mengatakan bahwa Yang tergabung dalam jemaat GKI Diaspora ada 9 Rayon dan semua anak-anak dari 9 rayon terlibat dalam perayaan natal kali ini.

"Pada perayaan natal anak-anak ini ada ibadah, puji-pujian, diisi juga dengan tari lilin, drama yang dibawakan oleh anak remaja dan dance," ungkapnya. (Shanty Sang)

81 Pasangan Ikut Sidang Itsbat dan Nikah Massal

Foto bersama perwakilan pasangan, tamu undangan, dengan Wabup John Rettob

MIMIKA, BM

Sebanyak 81 pasangan mengikuti sidang itsbat nikah dan nikah massal yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil bekerjasama dengan Pengadilan Agama dan KUA Mimika.

Pelayanan terpadu Itsbat dan nikah massal ini dalam rangka HUT Korpri 2023 ke 52 tahun.

Kegiatan yang berlangsung di Graha Eme Neme Yauware, Rabu (29/11/2023) ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Mimika, Johanes Rettob.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Slamet Sutejo mengatakan, dalam rangka memperingati HUT Korpri ke 52 Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Mimika berkolaborasi dengan Kementerian Agama dan Pangadilan Agama Mimika untuk melaksanakan sidang itsbat dan nikah massal.

"Alhamdulilah semua persiapan kita lalui cukup singkat sekitar 1 bulan dengan peserta hampir 100. Namun karena persiapan sudah singkat dan pemberkasannya ada yang belum lengkap sehingga dibatasi hanya 81 pasangan saja,"kata Slamet.

Slamet merincikan, 81 pasangan tersebut terdiri dari pasangan yang melaksanakan sidang itsbat Pengadilan Agama Mimika sebanyak 6 orang, nikah muslim di KUA sebanyak 35 pasangan dan nikah sipil sebanyak 40 pasangan.

Sementara itu, Wakil Bupati Mimika Johanes Rettob dalam sambutannya mengatakan, Pemerintah terus berusaha memberikan kemudahan untuk membantu masyarakat Mimika.

"Saya minta juga agar Dukcapil terus berinovasi untuk bagaimana masyarakat duduk di tempat dan bisa mendapatkan layanan Adminduk semuanya,"kata Wabup John.

Wabup John mengatakan, dalam rangka HUT Korpri pemerintah memberikan pelayanan terpadu itsbat dan nikah massal. Karena, diketahui bersama bahwa banyak masyarakat sebenarnya yang ingin menikah tetapi karena keterbatasan-keterbatasan tertentu sehingga prosesnya tidak pernah dapat dilakukan.

"Saya berharap pemerintah menggunakan kesempatan-kesempatan ini, kita juga akan membuat gerakan-gerakan seperti ini supaya masyarakat tercatat di KUA bagi yang muslim dan tercatat di catatan sipil bagi yang kristen,"ujarnya.

Katanya, dengan jumlah pasangan yang melaksanakan itsbat dan nikah massal yang saat ini artinya animo masyarakat sangat bagus dan banyak.

"Saya kira ini sesuatu yang pemerintah harus menginisiasi yaitu Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA). Kita berusaha agar semua masyarakat punya data data baik. Dan pelayanan ini pemda berikan secara gratis. Tapi kita harap juga masyarakat jika ingin berumah tangga harus melengkapi beberapa syarat. Pemerintah juga gencar melakukan penurunan stunting mulai dari proses pernikahan,"ungkapnya. (Shanty Sang)

Top