Politik & Pemerintahan

Tahun Depan, Disdukcapil Usulkan Penambahan 4 Unit Mesin ADM

Wakil Bupati, Pjs Sekda dan Kadis Dukcapil saat berkoordinasi di giat launching mesin ADM

MIMIKA, BM

Pemerintah Daerah (Pemda) Mimika melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) pada tahun 2021 akan mengusulkan untuk menambah mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) sebanyak 4 unit.

Kepala Dispencapil Mimika, Slamet Sutejo saat diwawancarai di Kantor Pusat Pemerintahan, Kamis (8/10) mengatakan terkait rencana ini, ia telah menyampaikan kepada bupati dan wakil bupati.

"Saat ini baru satu mesin ADM tapi kami sudah sampaikan ke bupati dan wakil bupati tahun depan dalam rangka PON kita akan perbanyak mesin ADM dan taruh di tempat strategis baik itu di venue, mall atau di kantor distrik juga bisa sehingga masyarakat akan semakin dekat dan mudah untuk memberikan pelayanan adminduk," ungkapnya.

Slamet mengatakan, bahwa usulan penambahan di tahun 2021 sebanyak 4 unit, namun pihaknya akan tetap berpedoman pada pembahasan anggaran karena belum diajukan pada APBD induk tahun 2021.

Slamet berharap, di 2021 nanti terealisasi karena rencananya untuk target jangka panjang semua distrik di wilayah kota harus memiliki mesin ADM.

"Satu ADM ini kita taruh di sentra pemerintahan dulu agar juga menjadi sensasi bagi kita. Jadi masyarakat atau pegawai yang ingin mengaksesnya, untuk sementara dilakukan di sini," tutur Slamet.

Dikatakan, mesin ADM ini memiliki dua tujuan, pertama ialah mempermudah masyarakat dalam memperoleh layanan dukcapil dan mengurangi potensi adanya pungli dan calo untuk layanan dukcapil.

"Jadi dengan adanya mesin ADM ini masyarakat dapat kapan saja mendapatkan akses layanan dukcapil. Mungkin awal bulan depan kami akan coba geser tempatkan ke pusat kota yang dekat dengan masyarakat. Tidak ada batasan kalau blanko habis kita isi lagi. Semua dokumen kependudukan bisa kecuali surat pindah tapi kalau surat pindah kita bisa online kan,"kata Slamet.

Dijelaskan, penggunaan mesin ADM sama seperti ATM. Namun, pemohon dokumen kependudukan melalui ADM harus terintegrasi di kantor dukcapil terlebih dahulu.

Selanjutnya, pemohon akan diberikan nomor PIN lewat SMS, akan terdapat dua jenis PIN yang diberikan.

Pertama, untuk masuk ke dalam sistem yang ada di ADM. Kemudian, PIN untuk mencetak data kependudukan. Tiap data kependudukan akan diberi masing-masing PIN dan bisa digunakan hanya sekali pencetakan.

"Selain pin, warga juga akan diberikan QR (quick response) code atau kode dalam bentuk barcode lewat e-mail masing-masing. Setelah memiliki PIN atau QR code, masyarakat sudah bisa menggunakan ADM-nya. Nantinya, pemohon bisa memilih mengakses ADM menggunakan sidik jari, NIK atau QR code untuk mencetak data kependudukan yang diinginkan,"ungkapnya. (Shanty

Launching Mesin ADM, Salah Satu Hadiah untuk Masyarakat di Momen HUT ke-24 Kabupaten Mimika

Wabup John Rettob saat menunjukan hasil cetakan Kartu Keluarganya dari mesin ADM

MIMIKA, BM

Di momen HUT ke-24 hari ini, Kamis (8/10) Kabupaten Mimika melaunching Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) yang dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil).

Kehadiran mesian ADM ini menjadi wujud nyata dari visi dan misi Bupati Mimika Eltinus Omaleng dan Wakil Bupati Johannes Rettob yang menjadikan Mimika Cerdas, Aman, Damai dan Sejahtera.

Mesin ADM ini juga merupkan salah satu hadiah pemerintah daerah kepada masyarakat sebagai upaya mendekatkan pelayanan secara langsung kepada masyarakat.

Keberadaan mesin ADM juga sebagai bentuk program smart city dan digitalisasi pelayanan publik guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan membahagiakan warga Mimika.

Peresmian dilakukan oleh Wakil Bupati Johannes Rettob didampingi Kepala Dinas Slamet Sutejo, Ketua Komisi A DPRD Daud Bunga dan disaksikan sejumlah asisten, staf ahli dan kepala dinas serta tamu undangan lainnya di Gedung A Sentral Pemerintahan.

Launching ditandai dengan pengguntingan pita oleh Wakil Bupati Johannes Rettob yang dilanjutkan dengan pengoperasian mesin ADM olehnya dengan mencetak Kartu Keluarga.

"Terimakasih atas perhatian ini untuk masyarakat. Kapan saja adminduk kita bisa dicetak dengan mesin ini tanpa harus menunggu lama. Sekarang KTP, Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, akta Kematian dan KIA, langsung bisa dicetak hanya dalam beberapa menit," ungkap Wabup John diiringi tepuk tangan semua yang hadir.

Wabup mengatakan suatu karya besar yang dibuat negara adalah bagaimana memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Dulu mengurus KTP dan lainnya rumit dan berbelit-belit. Sekarang mengurus adminduk sangat mudah. Saya sampaikan terimakasih dan apresiasi kepada kepala dinas dan semua pegawai dukcapil atas apa yang kalian hadirkan untuk masyarakat," ujarnya.

Menurutnya apa yang dilakukan Mimika saat ini dalam layanan adminduk, dicontohi oleh kabupaten kota di Papua.



Foto bersama pegawai Dukcapil dengan Wakil Bupati Johannes Rettob usai melauncing mesin ADM

"ADM ini satu-satunya di Indonesia timur. Ini persembahan pemerintah daerah untuk masyarakat. Saya berharap kita semua harus punya kreasi, bagaimana caranya memberikan pelayanan termuda dengan inovasi dan regulasi yang mudah," harapnya.

Menurut Wabup John, inovasi pelayanan ini juga sangat mendukung Mimika menuju smart city. Salah satu bentuk smart city adalah smart people.

"Saya berharap semua pimpinan OPD punya kreasi dan inivasi lebih dalam membangun Mimika dan mendekatkan pelayanan secara langsung kepada masyarakat," harapnya di momen HUT ini.

Wabup kembali menyampaikan bahwa kehadiran ADM merupakan salah satu bentuk pelayanan yang luar biasa karena ini juga menjadwab kecepatan dalam pelayanan kepada masyarakat.

"Selamat Hari Ulang Tahun Mimika ke-24 untuk kita semua. Mari, dengan segala kemampuan dan inovasi yang ada, kita lakukan untuk melayani masyarakat. Tunjukan bahwa kita ada. Mari bersama-sama kita dukung visi misi bupati dan wakil dalam menciptakan Mimika Cerdas, Aman, Damai dan Sejahtera," tutup Wabup John Rettob.

Pada momen ini, didengarkan pula sambutan virtual dari Prof, DR Sudan Arif Faluruloh, Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri. Selain laporan panitia oleh Sekretaris Dukcapil Lukas Tahitu.

Perlu diketahui, pengoperasian mesin ADM tidak berbeda jauh dangan mesin ATM. Di layar terpampang beberapa pilihan untuk melakukan pencetakan data adminduk yang dapat terkonek dengan menggunakan sidik jari, NIK atau QR Code.

Namun sebelum dapat mengoperasikan mesin ini, setiap orang terlebih dahulu harus mendaftarkan dulu di Dukcapil. Setelah pendaftaran, kita akan diberikan kode melalui email atau pesan singkat.

Setelah mendapatkan kode, kita bisa langsung melakukan scan QR code (di mesin sudah disediakan) termasuk scan sidik jari.

Setelah proses ini, ikuti langkah-langkah yang ditampilkan di layar, dengan begitu hanya dalam hitungan menit, KTP, Kartu Keluarga, KIA dan Akta sudah langsung terprint secara otomatis tanpa harus mengantri atau lama menunggu. (Ronald)

Dukcapil Mimika Jadi Rujukan di Provinsi Papua

Wabup John saat menyampaikan sambutan di acara seminar Dukcapil Mimika

MIMIKA, BM

Wakil Bupati Johannes Rettob memberikan apresiasi kepada seluruh pegawai ASN dan honorer Dinas Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Mimika atas pencapaian mereka dalam mengubah dan menciptakan inovasi dalam layanan adminduk kepada masyarakat.

Hal ini disampaikan Wabup John saat membuka Seminar Membangun Sinergitas Mewujudkan Data Kependudukan yang Akurat dan Multiguna di Moza, Selasa (6/10) kemarin.

"Dulu di Provinsi Papua, Disdukcapil Kota Jayapura selalu jadi rujukan semua pemerintah daerah di Papua. Tetapi sekarang semua merujuk ke Mimika. Mereka melihat inovasi dan prestasi kita sehingga banyak yang mau datang belajar ke kita," ungkap Wabup John di Moza, Selasa (6/10).

Wabup mengaku hal ini karena sejumlah terobosan dan inovasi yang dibuat OPD ini mendapatkan perhatian dari pemerintah kabupaten dan kota di Papua.

Pasalnya terobosan inovasi-inovasi baru yang dihadirkan dukcapil semakin mendekatkan pelayanan secara langsung ke masyarakat.

Adapun beberapa inovasi yang sudah diciptakan agar menjadikan Mimika sebagai Smart City adalah LALA PU KAKA, ORLANDO, JOK MARRIED, PATEN DUKCAPIL-DISTRIK SI LINCAH dan Anjungan Dukcapil Mandiri.

"Menuju smart city harus benar-benar kita berikan pelayanan paling dekat kepada masyarakat. Terimakasih pak Slamet dan semua pegawai dukcapil. Hal baik seperti ini harus terus ditingkatkan untuk Mimika," ujar Wabup John.

Selain Dukcapil, wabup juga mengatakan ada beberapa OPD lainnya yang juga melakukan inovasi serupa kepada masyarakat, ia berharap hal ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan.

"Kita adaalah pelayan, tugas kita menjadi fasilitator buat masyarakat. Yang terpenting juga, kita semua harus selalu sinergi dalam membangun Mimika," ungkapnya. (Ronald

Top