Lurah Timika Jaya Dorong Pelayanan Pengangkutan Sampah Lebih Dekat
Kepala Kelurahan Timika Jaya, Piter Herman Kabey
MIMIKA, BM
Kepala Kelurahan Timika Jaya, Piter Herman Kabey, S.IP., berharap pelayanan pengangkutan sampah dapat lebih didekatkan guna meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah di wilayahnya. Hal itu disampaikannya usai mengikuti pembukaan Lomba Kebersihan Kelurahan dan Kampung di halaman Kantor Distrik Mimika Baru, Jalan Cenderawasih SP 2, Timika, Papua Tengah, Rabu (5/8/2026).
Piter menjelaskan, Kelurahan Timika Jaya saat ini didukung dua unit kendaraan roda tiga dan satu unit mobil pikap untuk melayani pengangkutan sampah di 22 RT yang berada di wilayah kelurahan tersebut.
Menurutnya, sebagian besar sampah yang memiliki nilai ekonomi diarahkan ke kios sampah untuk ditukarkan melalui program penukaran dengan bahan makanan (Bama). Namun, untuk mendukung kelancaran pelayanan, ia berharap lokasi pengumpulan atau pengangkutan sampah dapat lebih dekat sehingga proses distribusi menjadi lebih efisien.
"Kami berharap pelayanan pengangkutan sampah bisa lebih didekatkan agar apa yang menjadi program Distrik Mimika Baru dapat tercapai dengan maksimal," ujarnya.
Piter menilai secara umum kondisi kebersihan di Kelurahan Timika Jaya sudah cukup baik. Meski demikian, masih terdapat titik yang menjadi perhatian, yakni kawasan pedagang Mama Papua di depan area pasar yang kerap menimbulkan persoalan kebersihan.
Ia menegaskan bahwa penataan kawasan tersebut bukan menjadi kewenangan kelurahan, melainkan berada di bawah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dengan koordinasi dilakukan melalui pihak distrik.
"Kelurahan tidak bisa langsung menangani penertiban karena mekanismenya berjenjang. Kami menyampaikan melalui distrik, kemudian diteruskan kepada OPD yang berwenang," jelasnya.
Selain persoalan sampah, aktivitas pedagang di kawasan tersebut juga dinilai berdampak pada kelancaran arus lalu lintas, terutama pada sore hari. Namun demikian, Piter menilai aspek ekonomi masyarakat juga perlu menjadi pertimbangan sehingga penataan harus dilakukan secara bijaksana dengan menyiapkan solusi alternatif bagi para pedagang.
Terkait pengelolaan sampah dari pelaku usaha, Piter memastikan hingga saat ini tidak ditemukan penumpukan sampah di trotoar maupun bahu jalan di wilayah Kelurahan Timika Jaya. Menurutnya, pihak kelurahan melakukan pemantauan setiap hari dan segera mengangkut sampah yang ditemukan.
"Kalau di Timika Jaya, jalur dari SP 5 hingga kawasan pom bensin relatif bersih. Kami terus melakukan pemantauan setiap hari agar tidak ada sampah yang menumpuk di trotoar maupun di pinggir jalan," katanya.
Ia berharap kesadaran masyarakat, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kebersihan lingkungan terus meningkat sehingga upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman dapat terwujud secara berkelanjutan di Kelurahan Timika Jaya. (Nuel)













