Dokumen Kependudukan Bisa Dicetak Hanya Dengan Kertas HVS

Kadis Dukcapil Mimika, Slamet Sutejo

MIMIKA, BM

Kecuali Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Identitas Anak (KIA), semua dokumen kependudukan di Mimika dapat dicetak hanya dengan menggunakan kertas HVS putih 80 gram.

"Jadi tidak ada lagi akte kelahiran berhologram kecuali KTP elektronik dan Kartu Identitas Anak. Jadi warga bisa mencetak sendiri dari rumah," ujar Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Mimika, Slamet Sutejo.

Kepada BeritaMimika di ruang kerjanya, Sutejo mengatakan sejak Juli 2019 hal ini sebenarnya sudah diterapkan di seluruh Indonesia.

"Cuma memang karena transisi ini kita harus butuh banyak sosialisasi pelan-pelan karena pasti orang berfikir ini asli atau tidak. Tapi untuk keasliannya bisa di cek lewat barcode di aplikasi hp, yang jelas apa yang dikeluarkan oleh Disdukcapil tetap asli," ungkapnya.

Ia menjelaskan, regulasi ini ditetapkan melalui Permendagri Nomor 109 Tahun 2019 tentang Formulir dan Buku yang digunakan Dalam Administrasi Kependudukan.

Substansi dalam permendagri ini adalah amanat perubahan spesifikasi blanko Dokumen Kependudukan (kecuali KTP Elektronik dan Kartu Identitas Anak).

Dengan diberlakukan permendagri ini pula maka ketika Mimika kehabisan persediaan blanko dokumen kependudukan maka tidak akan melakukan pengadaan lagi ke pemerintah pusat.

Dukcapil Mimika dapat langsung mencetak atau menerbitkan dokumen kependudukan yang telah ditanda tangani secara elektronik atau dengan menggunakan barcode.

"Ini sudah berlaku secara nasional. Untuk Mimika, kami lagi siapkan surat edaran pemerintah daerah terkait permendagri ini dan akan disosialisasikan kepada masyarakat agar mereka memahami hal ini," ujarnya. (Ronald)

Top