DLH Mimika Butuh Tambahan Armada Pengangkut Sampah

Kepala DLH Mimika, Jefry Deda

MIMIKA, BM

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mimika membutuhkan tambahan armada truk sebanyak 3 unit untuk bisa menjangkau pengangkutan sampah dari semua lokasi.

Pasalnya, armada yang saat ini dimiliki belum dapat mengangkut semua sampah di Mimika. Mengingat volume sampah yang besar. 

"Saat ini, kami memiliki 21 fasilitas pengangkut sampah yang terdiri dari dump truk dan Amco. Tapi fasilitas itu hanya mampu mengangkut 89 ton sampah, padahal per hari sampah di Timika 96 ton," kata Kepala DLH Mimika, Jefry Deda.

Jefry mengatakan, kurangnya fasilitas menyebabkan beberapa lokasi tidak bisa dijangkau seperti Pomako, Mile 32-Mayon dan wilayah Mimika Timur.

Beberapa wilayah tersebut akhirnya mengelola sampahnya sendiri meskipun sebenarnya itu tugas dari DLH. 

"Kami usulkan penambahan tiga unit truk dan penambahan tenaga kerja 21 tenaga, karena satu truk itu di tangani 7 orang, yakni 1 supir dan 6 pengangkut. Selain itu, bahan bakar, suku cadang semua harus ditambah, semua itu berkaitan," jelas Jefry. 

Sementara terkait Tempat Pembuangan Akhir (TPA), DLH juga sudah mengusulkan ke Dinas Pertanahan dan Perumahan Rakyat Kabupaten Mimika untuk penambahan lahan seluas 10 Ha berdekatan dengan TPA di Iwaka. 

Nantinya, lokasi tersebut akan digunakan sebagai lokasi pengelolaan sampah dari open dumping control menjadi sanitary landfill. 

"Kami sudah usulkan 10 Ha, bersebelahan dengan TPA yang lama. Mereka sudah datang mengecek. Mudah-mudahan disetujui," ungkapnya. (Shanty Sang)

Top