Plt Bupati : Tanda Tangan Palsu Bupati Mimika itu Masih Unsur Dugaan

Plt Bupati Mimika, Johannes Rettob

MIMIKA, BM

Sepekan kemarin, publik Mimika dikejutkan dengan adanya temuan dugaan tanda tangan Bupati Mimika yang dipalsukan pada rolling jabatan tahun 2022 lalu.

Info ini kemudian mulai beredar luas di masyarakat Mimika. Banyak warga yang menyesali adanya perbuatan tersebut. Bahkan di beberapa group besar WA, hal ini jadi topik kritikan.

Guna mencari tahu kebenaran informasi tersebut sekaligus menelusuri prosesnya, media ini melakukan konfirmasi dengan Plt Bupati Mimika Johannes Rettob.

Plt Johannes Rettob mengatakan, terkait persoalan tanda tangan palsu tersebut sebenarnya masih dalam unsur dugaan.

"Yang pasti bahwa hal ini tidak boleh terjadi. Andaikan itu benar tanda tangan palsu, maka kita akan proses, " tegas Plt Bupati Mimika, Johanes Rettoh saat diwawancara, Minggu (22/1/2023).

Ia katakan, pemerintah daerah melalui Sekretaris Daerah langsung menggelar rapat dengan semua unsur terkait untuk menindaklanjuti masalah ini.

"Rapat dipimpin langsung oleh Sekda dan minggu depan kami akan tindaklanjuti lagi. Kami akan periksa internal dulu sebelum kita lanjut ke proses yang lain andaikan benar terjadi," jelasnya.

Ia mengatakan, bahwa apa bila benar terjadi pemalsuan tandatangan, tentu akan ditindaklanjuti melalui jalur hukum.

"Jadi itu sudah pasti rana pidana, " katanya.

Ketika ditanya apakah berpengaruh pada rolling jabatan, ia mengaku bahwa hal itu merupakan dua hal yang berbeda. Dan saat ini pihaknya sementara melakukan evaluasi kinerja semua pimpinan OPD.

"Ini kita lakukan secara aturan berdasarkan undang-undang ASN dan saran dari komisi ASN. Kan ada banyak hal yang terjadi, ada yang sudah sekian tahun menjabat sebagai kepala dinas, ada juga yang baru tapi belum benar kerjanya atau lainnya,"ungkapnya. (Shanty Sang)

Top