30 Anak TK Yosua Diwisuda

Daniel Rosario Renwarin, salah satu murid TK Yosua saat diwisuda oleh ketua yayasan didampingi keluarganya

MIMIKA, BM

TK Yosua yang terletak di Jalan Budi Utomo, pada Rabu (9/5) pagi melakukan wisuda terhadap 30 siswa-siswi mereka. 

Wisuda dilakukan oleh Ketua Yayasan Ridwan Yosua didampingi Kepala Sekolah Ibu Nurdea dan Waki Kelas Desy Sonda di ruang pertemuan sekolah tersebut.

Penamatan atau wisuda di TK Yosua ini dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Para siswa dan orangtua murid yang datang menghadiri wisuda anak mereka wajib gunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Kepala Sekolah TK Yosua, Ibu Nureda kepada BM mengatakan 30 murid seharusnya mengikuti wisuda ini namun dari jumlah tersebut hanya 2 siswa yang tidak menghadiri proses penamatan.

"Wisudanya 30 anak tapi 2 tidak hadir. Karena situasi pandemi jadi kita percepat prosesnya. Anak datang, diwisuda, serahkan ijazah dan raport, ambil foto langsung kembali ke rumah bersama orangtua," ungkapnya.

Dikatakan, TK Yosua memiliki 5 pengajar, 1 tata usaha dan 1 sekuriti. Kepada BM, Ibu Nureda juga mengisahkan bagimana proses belajar mengajar selama masa pandemi ini.

"Masa pandemi ini ada bagusnya dan ada tidak bagusnya. Kami akui tidak maksimal apa yang kami berikan kepada anak-anak. Harusnya tatap muka selama setahun dengan guru dan teman mereka tapi hal ini tidak terjadi," ungkapnya.


Daniel bersama beberapa temannya di TK Yosua yang telah diwisuda 

Selama pandemi, sistem belajar di TK Yosua dilakukan secara zoom dan video call, pemberian tugas belajar pun dilakukan secara online. Hanya beberapa kali saja dilakukan tatap muka namun itupun dibatasi jumlah murid di kelas.

Kepala sekolah berharap anak-anaknya dapat melanjutkan pendidikan ke sekolah dasar dan ia berharap mereka dapat meraih impian dan masa depan yang mereka impikan.

"Harapan kami, mereka semua lanjut ke SD dan apa yang sudah kami para guru berikan, baik itu kemandirian maupun kreatifitas bisa mereka kembangkan di SD. Intihnya mereka harus menjadi anak yang mandiri," harapnya.

Ia juga meminta maaf kepada para orangtua murid dan anak-anak mereka jika selama ini ada kekurangan dan keterbatasan dalam pengajaran yang mereka berikan.

"Kami akan mendoakan masa depan mereka agar suatu saat jadi anak yang membanggakan orang tua dan keluarga. Terimakasih kepada orangtua atas kepercayaan yang sudah diberikan kepada kami selama satu tahun ini. Kami minta maaf jika ada banyak kekuarangan," ungkapnya.

Sementara itu, Daniel Earl Rosario Renwarin, salah satu murid TK Yoshua menyampaikan terimakasih secara langsung di depan guru dan kepala sekolahnya.

"Terimakasih Mem semua (sebutan untuk guru) Abang udah sekolah di sini, sekarang Abang mau sekolah di SD. Doain kami ya. Terimakasih ibu guru semua," ungkapnya diiringi ucapan sama-sama oleh kepada sekolah dan para guru dengan penuh senyum.

Perlu diketahui, foto yang ditampilkan dalam berita ini sengaja tidak menggunakan masker karena diminta keluarga untuk mengabadikan momen dan telah diizinkan oleh pihak sekolah.

Pengambilan gambar juga dilakukan dengan cepat karena protokol kesehatan, mengingat situasi pandemi saat ini. Setelah di foto, semua kembali menggunakan masker. (Red)

Top