Papua Raih Medali Terbanyak Biliar PON XX Tapi Bukan Juara Umum

 

Pasangan pemain biliar DKI Jakarta, Fatra Masum/Desi Arista menunjukan medali emas nomor 9 Ball Double Putri yang dirainya dalam cabor Biliar PON XX Papua 2021 yang dilaksanakan di GOR Biliar, Kabupaten Mimika, Papua, Kamis (14/10/2021). Foto : Humas PPM/Spedy Paereng 

MIMIKA, BM

Setelah digelar selama 12 hari mulai 3-14 Oktober 2021 di GOR Biliar SP 2, Timika, pertandingan cabang olahraga biliar pada PON XX Papua 2021 resmi ditutup, Kamis (14/10) malam.

Dari pertandingan yang memperbutkan total 80 keping medali itu, kontingen Provinsi Papua tercatat sebagai peraih medali terbanyak sebanyak 14, terdiri dari 2 medali emas, 3 perak dan 9 perunggu.

Meski jadi peraih medali terbanyak, bukan berarti Papua memuncaki klasemen. Papua berada di urutan keempat.

Pertandingan cabor biliar diikuti 28 provinsi, 126 atlet dan melibatkan 125 orang wasit nasional dan asisten wasit dari Papua.

Ketua Panitia, Dani Rahayaan melaporkan, ada 16 provinsi yang berhasil membawa pulang medali.

Selain Papua di urutan keempat, provinsi peraih medali yang masuk lima besar yakni Jambi dengan 2 medali emas.

Kemudian Jawa Tengah di urutan ketiga dengan 3 emas, 1 perak dan 4 perunggu. Jawa Barat berada di urutan kedua dengan 3 emas, 3 perak dan 3 perunggu.

DKI Jakarta Juara Umum Biliar PON XX Papua

DKI Jakarta didaulat menjadi juara umum pada cabang olahraga biliar, di ajang pekan olahraga nasional (PON) XX Papua tahun 2021 dengan meraih 6 medali emas, 1 perak dan 3 perunggu.

Manajer Cabor Biliar DKI Jakarta, Jainudin mengaku jumlah emas yang diraih lebih dari target yaitu lima medali emas.

"Alhamdulillah target kami lima emas. Tapi yang kuasa beri kemudahan yang akhirnya kami diberikan lebih," ungkap Jainudin saat diwawancara di Venue Biliar Mimika, Kamis (14/10/).

Dia juga mengapresiasi kesepuluh atletnya yang luar biasa, dan mampu menerapkan semua ilmu dan program belajar yang didapat.

Sebelum mengikuti PON XX Papua, para atlet biliar DKI Jakarta mengikuti training camp selama 40 hari. Selama training camp mereka mendapat pelatihan tidak hanya teknik bertanding, tetapi juga mental.

"Kita lihat hati ini mereka mampu buktikan kinerjanya, dan ilmu yang didapat selama training camp," tutur Jainudin.

10 atlet biliar bermain di 18 dari 20 nomor, yang dipertandingkan pada ajang PON XX Papua.

Sedangkan enam emas yang diraih diantaranya Rudy Hasan menyumbang dua emas dari nomor Libre Carom dan Three Cushion Carom Single, Jahja Johanes juga menyumbang dua emas dari nomor English Biliard Frame 250 poin dan English Biliard Frame 150 poin.

Sedangkan dua emas lainnya dari nomor pool kelas 10 ball double putra Edward/Ponco, dan 9 ball double putri Fatrah Masum/Desi Aristya.

Selain enam medali emas, DKI Jakarta juga mendapatkan satu medali dari nomor One Cushion yang diperoleh atlet Rudy Hasan.

Adapun tiga medali perunggu dari nomor 9 ball single putra Ponco Manurung, 9 ball double putri dan perunggu 3, 9 ball single Ponco Manurung,10 ball putri dan 9 ball single putri Desi Aristya. (Humas PPM/Anya Fatma, Selvi, Shanty dan Sianturi)


Top