Sukseskan PON, 100 Wartawan di Papua Ikuti Pelatihan Jurnalis Peliputan

Pelatihan jurnalis dibuka Sekum PB PON XX Papua Elia Lopati didamping Staf Ahli Triwarno

JAYAPURA, BM

100 Wartawan yang merupakan perwakilan media cetak dan online di Provinsi Papua mengikuti Pelatihan Jurnalis Peliputan PON XX Papua di Jayapura, Rabu (20/01).

Para wartawan ini berasal dari Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Merauke dan Mimika yang merupakan empat daerah penyelenggaraan PON XX Papua.

Pelatihan ini dilakukan untuk menyiapkan SDM jurnalis olahraga di Papua, mengusai standar SOP peliputan PON 2021, memberikan bekal bagi jurnalis Papua agar mengenal dan mengerti cabor yang dipertandingkan, venue dan lokasi pertandingan di 4 Sub PB PON.

Selain itu pelatihan ini juga diharapkan dapat meningkatkan teknis dan komposisi jurnalis dalam membuat berita berbobot, melaporkan olahraga secara cepat, valid dan bertanggung jawab terhadap masyarakat Indnesia khususnya Papua.

Kegiatan yang dilangsungkan selama tiga hari hingga Jumat (22/01) di lantai III meeting room Hotel Fox dibuka oleh Sekretaris Umum PB PON XX Papua, Elia Lopati bersama Triwarno, Staf Ahli Bidang Pengembangan Otonomi Khusus Pemprov Papua dan Jafaris Sinambela perwakilan Bidang Humas dan PPM.

Sekretaris Umum PB PON XX Papua, Elia Lopati mengatakan kehadiran jurnalis pada giat ini menunjukan dukungan media dalam mensukseskan PON XX Papua.

Pelatihan ini menurutnya merupakan tugas penyelenggara agar jurnalis Papua mengupgrade kemampuan untuk meliputi PON termasuk memahami SOP penyelenggaraan PON nanti.

Ia mengingatkan agar pada peliputan PON nanti jurnalis tetap mengacu pada fakta, data, konfirmasi dan recek. Lopati juga meminta panitia agar memperhatikan kenyamanan bagi jurnalis dalam peliputan.

"Saya berharap pelatihan ini menghasilkan jurnalis Papua yang tidak kalah bersaing dan kompatitif dengan jurnalis dari daerah lain. Pelatihan ini juga menunjukan tanda kesiapan kita menghadapi PON. Ini olahraga sehingga sportivitas dan teknis harus diperhatikan secara khusus," harapnya.

Sambutan Gubernur Papua Lukas Enembe yang disampaikan Staf Ahli Triwarno, berharap agar pelatihan ini dapat menghadirkan jurnalis Papua yang handal dan profesional dalam mendukung kesuksesan PON 2020 karena kesuksesan PON juga sangat ditentukan oleh media.

"PON ini mendapat perhatian dan dukungan banyak pihak dari pusat hingga daerah sehingga PON ini harus sukses yang bermakna Torang Bisa. Sukses Pon, prestasi, penyelenggara dan sukses pemberdayaan ekonomi akan menjadi kontribusi jurnalis yang paling besar pada penyelanggaran nanti," ungkapnya.

Gubernur Enembe berharap Bidang Humas dan PPM PON XX bersama media dan jurnalis di Papua menjadi leading sektor dalam mensosilisasikan dan mengkomunikasikan even PON.

"Humas dan jurnalis harus bisa meningkatkan citra Papua baik secara nasional maupun internasional terutama melalui pemberitaan," harapnya.

Gubernur Enembe mengatakan seorang jurnalis sejati selalu sanggup dan rela berkorban untuk mendapatkan berita yang baik karena itulah nafas dari seorang jurnalis.

Dikatakan juga bahwa semua perubahan yang ada dalam segala aspek kehidupan saat ini termasuk dunia olahraga sangat dipengaruhi oleh aktifitas jurnalis.

"Dengan demikian maka kalian (wartawan-red) selalu dituntut untu bekerja dengan sungguh-sungguh, handal dan peofesional. Berita juga harus relevan dengan fakta di lapangan. Jurnalis tidak boleh berbohong apalagi menghasilkan berita bohong karena kalian betanggungjawab terhadap kebenaran dan kevalidan berita yang dikonsumsi masyarakat," terangnya.

Pada kegiatan ini, Kabupaten Mimika diwakili oleh 16 wartawan dari BeritaMimika, Timika Bisnis, Seputar Papua, Tabuka News, Amungsa News, Gyrod, Liputan Papua, Papua 60 detik, Fajar Papua, Anterin Papua, Radio Publik Mimika, Radar Timika, Timika eXpress dan Harian Papua serta perwakilan dari Kominfo Mimika. (Ronald)

Top