Peduli Bencana NTT, Flobamora Mimika Galang Bantuan

Stenly, Koordinator lapangan dan Jamal Wauran, Koordinator Posko Peduli NTT

MIMIKA, BM

Peduli terhadap korban banjir dan longsor yang terjadi di beberapa daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT), Ikatan Keluarga Flobamora NTT Kabupaten Mimika melakukan aksi penggalangan dana dan bantuan.

Aksi galang dana dan bantuan dimulai dengan membuat posko peduli bencana di Jalan Belibis Timika.

Dengan adanya posko ini, siapapun yang hendak memberikan bantuan dalam bentuk barang maupun uang bisa langsung ke posko tersebut yang dibuka 1X24 jam.

Selain keberadaan posko, Ikatan Keluarga Flabamora juga akan turun langsung ke jalan untuk meminta sumbangan sukarela kepada masyarakat. 

Penggalangan dana melalui posko dan aksi turun jalan juga telah mengantongi izin resmi dari Dinas Sosial Kabupaten Mimika.

Koordinator Lapangan peduli NTT, Stenly saat ditemui wartawan BeritaMimika di Posko Peduli,  Selasa (6/4) mengatakan bantuan yang terkumpul nantinya akan disalurkan melalui Basarnas Timika untuk kemudian diteruskan kepada para korban di NTT.

“Disini kami buka 1X24 jam. Jadi siapa pun yang mau membantu silahkan antarkan dan kami akan packing untuk kita serahkan ke Basarnas,"tutur Stenly. 

Stenly mengatakan bantuan yang sangat dibutuhkan korban saat ini adalah pakaian dan obat-obatan.

"Posko ini sudah dibuka sejak Senin kemarin dan Puji Tuhan sudah ada 6 karton obat-obatan serta 16 karton pakaian," ungkapnya.

Stenly menilai kepedulian masyarakat Mimika untuk ikut membantu aksi kemanusian ini sangat luar biasa. Terbukti bantuan yang dikumpulkan saat ini bukan hanya dari masyarakat NTT saja, tetapi dari berbagai suku. Bahkan ada juga dari masyarakat asli Papua.

“Ini bukti bahwa rasa kemanusiaan dan solidaritas masyarakat Mimika kepada bencana di NTT sangat tinggi,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Posko, Jamal Wuran mengatakan hingga saat ini belum ada relawan dari Flobamora Mimika yang berangkat ke NTT, namun jika dibutuhkan mereka akan berangkat.

“Yang terparah itu di Flores Timur tepatnya di Adonara. Kami disini tetap mendoakan dan berusaha semaksimal mungkin untuk membantu saudara dan saudari kita di Flores. Semoga semua bisa kembali pulih lagi,”ungkapnya. (Shanty)

 

 

Top