Kunjungan Dirjen Otda ke Mimika Bukan Tentang Pemekaran

Dirjen Otda Akmal Malik didampingi Bupati Eltinus Omaleng saat memberikan keterangan pers kepada awak media

MIMIKA, BM

Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Akmal Malik, tadi malam di Rimba Papua Hotel melakukan pertemuan dengan Pemda Mimika.

Usai melakukan pertemuan, didampingi Bupati Mimika Eltinus Omaleng, Dirjen Otda Akma Malik menyampaikan maksud kedatanganya ke Mimika.

Ia mengatakan dalam waktu dekat, Mendagri Tito Karnavian akan melakukan lawatan ke Timika guna melihat kesiapan Mimika sebagai salah satu tuan rumah penyelenggaraan PON XX.

"Kunjungan ini berkaitan dengan kita membantu pemerintah untuk melihat kesiapan kunjungan pak menteri. Beliau akan berkunjung nanti dan kita punya tanggungjawab bersama untuk mensukseskan PON. Ini jadi tanggungjawab semua termasuk kami di Kemendagri," jelasnya.

Menurutnya, selain melihat kesiapan venue, hal mendasar yang menjadi perhatian Kemendagri adalah tata kelolanya.

"Kita mengidentifikasi apa yang masih kurang, apa yang belum jelas, kita kerjakan sama-sama. Ini yang juga kami sampaikan ke pak bupati dalam pertemuan tadi (malam-red)," ujarnya.

Menurutnya, pegelaran PON XX di Papua tinggal menyisahkan beberapa bulan lagi sehingga pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten penyelenggara harus memahami porsi tanggung jawab masing-masing.

"Semua, baik pusat, provinsi maupun kabupaten harus memastikan bahwa semua jelas. Ini tentang siapa melakukan apa dan siapa bertanggung jawab terhadap apa sehingga pelaksanaan PON bisa berjalan baik," ungkapnya.

Hasil kunjungan ini, menurut Akma Malik akan langsung ia laporkan ke Mendagri usai kembali ke Jakarta. Hanya saja ketika dikonfirmasi waktu pasti kapan Mendagri ke Mimika, ia mengatakan secepatnya.

"Saya akan laporkan ini ke pak menteri sehingga ketika ia memantau nanti minggu depan, ini bisa kita carilan solusi. Intinya kita mengidentifikasi," terangnya.

Di momen ini, Dirjen Otda kembali menegaskan bahwa kedatanganya ke Mimika bukan dalam rangka membicarakan masalah Otonomi Khusus maupun pemekaran provinsi baru seperti yang dibayangkan banyak pihak.

"Agenda ini tidak ada kaitan dengan otsus atau pemekaran. Kita fokus pada persiapan mensukseskan PON. Kalau itu (otsus-red), biarlah menjadi agenda DPR RI karena sudah di DPR sekarang. Kami tidak mau komentar," ujarnya.

"Kalau pemekaran masih jauh. Tunggu aja dulu karena berkaitan dengan kesiapan revisi undang-undang. Tugas kami ke Timika hanya itu saja, memastikan kesiapan PON baik di Mimika, Jayapura dan Merauke agar sukses penyelenggaraannya nanti," terangnya. (Ronald)

Top