Covid-19 di Mimika, Apa Kabarmu Saat Ini? Apakah Masih Sering Mampir di RSUD?

Direktur RSUD Mimika, dr Anton Pasulu

MIMIKA, BM

Hampir tiga tahun lamanya sejak 2019 akhir, seluruh masyarakat di dunia termasuk Indonesia khususnya Mimika berada dalam satu fase kelam kehidupan akibat pandemi Covid 19.

Berbagai cara telah diupayakan oleh pemerintah daerah guna membentengi penyeberannya demi menekan angka peningkatan kasus Covid 19.

Mulai dari imbauan pola hidup sehat hingga pemberian vaksinasi yang dilakukan secara bertahap. Hingga saat ini, upaya-upaya itu pun masih terus dilakukan.

Dengan segala upaya yang telah dilakukan selama ini, yang menjadi pertanyaan bersama adalah apakah benar Covid 19 kini telah tiada? jika masih ada, bagaimana grafik penularannya saat ini?

Berdasarkan data yang diterima beritamimika.com dari RSUD Mimika, rupanya kasus Covid 19 di Mimika belum berakhir.

Direktur RSUD Mimika, dr Anton Pasulu saat dikonfirmasi via WhatsApp, Minggu (24/7/2022) menyampaikan bahwa jumlah kasus Covid 19 di Mimika periode 1 Januari 2022 hingga 20 Juli 2022 tercatat sebanyak 701 kasus.

"Yang meninggal karena Covid 19 sebanyak 22 orang dan yang sembuh 667 orang. Sementara pasien yang dirawat saat ini sebanyak 1 orang dan yang isoman berjumlah 11 orang," tulis Direktur RSUD melalui pesan WhatsApp.

"Pasien yang dirawat sebagian besar dengan komorbid dan belum memperoleh vaksin secara lengkap. Bahkan sebagian besar belum divaksin," katanya melanjutkan.

Dari data yang disampaikan menandakan bahwa Mimika sesungguhnya belum serta merta terbebas dari bahaya pandemi Covid 19.

Oleh sebab itu, masyarakat Mimika diimbau agar senantiasa menjalani pola hidup sehat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Jika ada keluhan demam, batuk, pilek, sakit menelan, dan sesak napas agar segera memeriksakan diri di fasyankes terdekat. Dan jika memiliki penyakit-penyakit seperti diabetes, hipertensi ataupun masalah paru-paru dan penyakit kronis lainnya agar rutin melakukan kontrol ke fasyankes serta melakukan vaksinasi Covid 19 secara lengkap," imbaunya.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa pandemi yang telah berlangsung hampir 3 tahun ini sebenarnya telah mengajarkan dan mengingatkan kembali masyarakat untuk menjalankan pola hidup yang sehat serta menjaga kebersihan diri dan lingkungan.

"Menjaga kebersihan diri dan lingkungan itu bukan hanya menghindarkan kita dari Covid 19, tapi juga terhadap penyakit-penyakit lainnya yang cukup banyak di Timika. Misalnya malaria, demam berdarah, dan tbc paru," jelas dr Anton.

Ia juga menyebutkan bahwa sepanjang semester 1 tahun 2022, penyakit terbanyak yang dirawat di RSUD Mimika tidak hanya Covid 19 melainkan malaria, infeksi paru, diare, usus buntu, infeksi saluran kencing, diabetes melitus, syndrome dispepsia.

"Maka dari itu, marilah kita tetap menerapkan pola hidup sehat demi menjaga diri kita, keluarga kita, kerabat, serta seluruh masyarakat kita agar terhindar dari segala macam penyakit," pungkasnya. (Ade

Top