Sejak 2020 Hingga Saat Ini Tidak Ada Kasus DBD Di Puskesmas Kwamki Narama

dr. Armin Ahyudi, Kepala Puskesmas Kwamki Narama

MIMIKA, BM

Kepala Puskesmas Kwamki Narama, dr. Armin Ahyudi mengaku bahwa sejak tahun 2020 hingga saat ini, tidak ditemukan adanya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Puskesmas Kwamki Narama.

Walaupun, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Mimika sudah ditemukan sedikitnya 32 kasus DBD, namun di wilayah Puskesmas Kwamki Narama tidak ditemukan.

"Kalau misalnya kami temukan ada gejala ke arah demam berdarah itu biasanya kami lakukan pemeriksaan dulu. Tapi untuk saat ini belum ada tanda dan gejala yang kami dapatkan kasus DBD untuk wilayah kerja dari Puskesmas Kwamki Narama," tutur Kepala Puskesmas Kwamki Narama, dr. Armin Ahyudi saat ditemui di Kwamki Narama, Selasa (5/7).

Mengingat sudah banyak kasus DBD di Mimika, kata dr Armin, untuk mencegah terjadinya penyakit DBD maka hal yang dilakukan oleh Puskesmas Kwamki Narama adalah kegiatan-kegiatan promotif.

Karena menurut penjelasannya, fungsi dari Puskesmas lebih pada bagaimana mendekatkan kegiatan promotif dan preventif dibanding kegiatan kuratif dan reabilitatif.

"Untuk itu kami Puskesmas Kwamki Narama melakukan kegiatan promotif. Jadi pencegahan dengan 3M yakni menguras bak mandi, tempat penampungan air, mengubur barang bekas dan kita biasanya lebih menekankan untuk perilaku hidup bersih dan sehat," jelasnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat bahwa, apabila ada tempat penampungan air maka bisa diberikan bubuk abate guna mematikan jentik-jentik nyamuk sehingga nyamuk tidak berkembang dan menggigit masyarakat yang berakibat pada penularan penyakit malaria maupun DBD. (Shanty)

Top