RSUD Apresiasi Kepedulian Warga Mimika Dalam Membantu Ketersediaan Stok Darah

Kantong darah (Foto Google)

MIMIKA, BM

Kita patut berbangga karena sebagai orang Mimika, kita dikenal sangat peduli dengan berbagai hal yang berhubungan dengan aksi kemanusiaan.

Satu hal yang mungkin jarang diketahui banyak orang adalah bahwa banyak warga Mimika aktif dalam memberikan darahnya untuk membantu menyelematkan hidup orang lain.

Kepedulian ini berimbas pada ketersediaan stok darah di rumah sakit. Rata-rata pasien yang berada di rumah sakit, ketika membutuhkan bantuan darah, mereka selalu terbantukan.

Kepada BM, Humas RSUD Mimika, Luki Mahakena membenarkan hal tersebut. Luki memberikan apresiasi kepada mereka yang selalu peduli membantu dan menyelamtakan hidup orang lain dengan bantuan donor darah yang diberikan.

"Orang Mimika sangat suport dan dukung kegiatan donor. Setiap saat masyarakat selalu datang. Ada yang bahkan secara berkala. Kami sangat berterimakasih karena kantong darah tidak bisa dijual beli. Ini lebih pada unsur kemanusiaan. Mungkin tidak dipandang namun sangat bermanfaat bagi kehidupan orang lain. Ini luar biasa sekali," ungkapnya.

Ia mengatakan bahwa selain petugas, keluarga dan kerabat pasien, instansi pemerintah, swasta, TNI - Polri hingga dunia usaha di Timika selalu aktif menjadi pendonor bagi RSUD Mimika.

"Stok darah di RSUD selalu ada dari instansi dan pendonor aktif serta peserta donor berkala. Sifatnya mereka donor darah bila mana perlu," ujarnya.

"Untuk hal yang urgent selalu tersedia. Pada saat dibutuhkan selalu ada. Secara internal biasa dari petugas dan keluarga inti pasien. Kalau secara external TNI - Polri selalu ada membantu kami. Mereka paling sering, termasuk warga lainnya," ungkapnya.

Mahakena mengatakan bahwa stok darah donor di bank darah RSUD Mimika selalu tersedia, hanya saja selalu berlaku masa expire. Artinya stok darah yang ada tidak bisa disimpan dalam kurun waktu yang lama.

"Kami selalu tersedia namun bila pasien yang dirawat belum ada yang membutuhkan maka kurang lebih tiga minggu, stok itu tidak bisa digunakan lagi karena ada batas waktu penggunaannya. Namun ketika pas lagi kosong, ada pasien yang butuh maka biasa kami langsung komunikasi dengan pihak TNI-Polri dan swasta. Mereka selalu siap," ungkapnya.

Dijelaskan, RSUD Mimika selama ini selalu terlibat dalam berbagai giat bhakti sosial yang berhubungan dengan donor darah yang dilakukan oleh instansi pemerintah, swasta, TNI - Polri hingga perhotelan.

"Hampir setiap saat selalu ada kegiatan donor darah dan kami terlibat. Artinya untuk mewaspadai karena kita harus selalu butuh fresh donor. Di setiap giat baksos kami selalu dapat 30, 50 hingga 100 kantong darah. Ini sangat membantu karena kebutuhan darah itu fleksibel," ungkapnya. (Ade

Top